<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472</id><updated>2011-12-14T14:13:27.676+07:00</updated><category term='IT Linux'/><category term='Travelling'/><category term='Penting'/><category term='Iseng'/><category term='Kuliner'/><category term='Melanjutkan Pesan'/><category term='Mikrotik'/><category term='Delphi'/><category term='Liputan'/><category term='IT'/><title type='text'>Details</title><subtitle type='html'>&lt;a href="http://meinardi-raharjo.blogspot.com/search/label/IT"&gt;IT&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://meinardi-raharjo.blogspot.com/search/label/Kuliner"&gt;Kuliner&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://meinardi-raharjo.blogspot.com/search/label/Travelling"&gt;Travelling&lt;/a&gt;</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>58</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-4664271740688559461</id><published>2011-11-25T11:11:00.001+07:00</published><updated>2011-11-25T14:53:24.487+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>Tahun Baru = Gaji Baru = Ditabung ?</title><content type='html'>Awal tahun biasanya kita sebagai pegawai berharap mendapatkan kenaikan gaji. Selama ini setidaknya hampir selalu kita dapatkan, sejauh perusahaan tempat kita bekerja dalam kondisi sehat. Beberapa bulan menjelang akhir tahun, seperti saat ini, bulan November 2011, saatnya para Bupati, Walikota, Gubernur, dan pejabat-pejabat terkait membahas dan menentukan besaran Upah Minimum Kota (UMK), Upah minimum Propinsi (UMP) untuk awal tahun 2012. Untuk mendukung hal itu, para buruh atau para "buruh bayaran" ramai-ramai berdemo, memberikan tekanan pada yang sedang melakukan rapat.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;   &lt;img src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" height="60" border="0"/&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada dua atau tiga kelompok demo yang bagi saya cukup aneh dan tidak masuk akal. Salah satunya KASBI di Yogyakarta yang menuntut UMP 2.5 juta perbulan, berdasarkan hasil survei kebutuhan hidup buruh di Yogyakarta dengan perincian kebutuhan makan minum sebesar 409 ribu, kebutuhan sandang Rp 120.850, perumahan Rp 437.800, pendidikan Rp 56 ribu dan kesehatan Rp 39.500. Sedang kebutuhan transportasi sebesar Rp 900 ribu dan tabungan/rekreasi Rp 543 ribu. Total keseluruhan 2.5 juta. Mungkin mereka menghitung begitu agar cukup hanya bapak yang bekerja, dan ibu yang mengurus rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pihak mereka, tentu benar mereka menuntut gaji sebesar itu, demi kesejahteraan hidup keluarga mereka. Di sisi lain, terlihat tidak masuk akal, bila satu orang buruh mendapat gaji sebesar itu, berapa pengeluaran perusahaan untuk gaji baru, tentunya bila besaran gaji itu disetujui, pastilah para staff dan tingkatan diatasnya akan menuntut kenaikan yang sepadan. Bisa dihitung, besarnya pengeluaran perusahaan untuk membayar gaji seluruh pekerjanya akan membengkak lebih dari 100%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saya bekerja di perusahaan yang mengikuti aturan UMR, saya baru mengamati perubahan kenaikan gaji dan perubahan biaya hidup yang ternyata kira-kira sejajar. Meski saya tidak melakukan perhitungan detilnya. Bila gaji UMR naik, kita semua senang, buruh terutama yang lebih senang, juga para pegawai negeri. Tapi tidak lama setelah kenaikan UMR diumumkan, mungkin kenaikan gaji tadi malahan belum dinikmati, harga-harga bahan kebutuhan pokok ikut naik. Bukan tidak mungkin, setelah menerima gaji baru, harga-harga naik lagi. Bila itu terjadi, lebih mending tanpa kenaikan gaji, asal harga-harga tetap. Apa yang dibanggakan bila gaji naik 10-15% tapi harga-harga barang ikut naik, mungkin bisa lebih tinggi dari persentase kenaikan gaji kita. Malah pengeluaran kita akan lebih besar daripada tahun-tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi perusahaan, akan berpikir, produktifitas buruh itu seberapa besar, kok menuntut gaji sebesar itu. Memang terlihat arogan, tapi memang dari sisi pengusaha, lebih menguntungkan menggunakan tenaga mesin dibandingkan tenaga manusia. Mereka menggunakan tenaga para buruh karena aturan pemerintah, untuk memberikan lapangan pekerjaan. Bila semua produk yang bisa dihasilkan oleh mesin, diproduksi oleh mesin, akan sangat banyak pengangguran. Kebalikannya, bila produk-produk tadi diproduksi oleh buruh, tidak sedikit masalah yang terjadi, demo, mogok kerja, dan berbagai masalah hubungan kerja yang pernah kita baca di media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari situ saya bisa mengira-ngira, kenapa tidak ada pabrik chip elektronik yang saat ini sangat besar digunakan. Indonesia adalah pasar elektronik terbesar, perusahaan telepon selular menjual sebagian besar produknya di Indonesia. Bisa anda hitung, dalam 1 telepon selular, ada berapa banyak chip yang dipakai. Satu yang tidak mungkin anda lupakan, kartu SIM adalah salah satu produk elektronik yang pemakaiannya cukup besar. Bila anda hitung, dengan membeli kartu perdana seharga 25 ribu, anda mendapatkan bonus pulsa total sebesar 35 ribu, bulan selanjutnya harga normal, beli 25 ribu, pulsa senilai 25 ribu juga. Tentunya lebih mending kita beli perdana lagi dong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, apakah Indonesia memiliki pabrik SIM card ? Kelihatannya sih, tidak mungkin. Pabrik seperti itu sangat-sangat tidak mungkin menggunakan tenaga manusia dalam proses produksinya. Tenaga manusia hanya digunakan untuk area gudang, distribusi dan bagian administrasi saja. Semua sudah otomatis dikerjakan oleh mesin. Operator mesinnya-pun bukan level buruh, minimal mendapat pendidikan sarjana, untuk mengawasi satu mesin yang bisa memproduksi 1000 kartu dalam beberapa menit. Mesin bekerja 24 jam, paling banyak hanya menggunakan pengawas 3 orang dalam masing-masing shift. Bagi negara, tidak ada kontribusi penting dalam mengurangi pengangguran, selain pendapatan dari pajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya, seharusnya kelompok-kelompok yang berdemo tadi menuntut penurunan biaya hidup, misalnya biaya angkot yang lebih murah, harga bahan-bahan kebutuhan pokok yang lebih murah, sekolah gratis, kuliah murah, listrik murah, air yang lebih bersih, sehingga tidak perlu direbus lagi yang berarti menghemat gas elpiji. Tanpa kenaikan gaji, bila contoh tadi terjadi, tentunya yang bisa kita tabung akan lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti kita melihat harga emas / logam mulia. Jaman saya SD dahulu, emas 1 gram seharga nasi bungkus saat ini, 5 ribu - 10 ribu. Bandingkan harga saat ini, 1 gram seharga 550 ribu. Tentunya itu terlihat sebagai investasi yang menguntungkan. Sebelum anda terlalu senang, hitunglah dahulu, seberapa besar keuntungannya. Bandingkan pada tahun misalnya 1980, harga emas berapa, harga beras berapa. Pada tahun ini, harga emas berapa, harga beras berapa. Dari situ anda bisa menilai, sebenarnya perubahan harga emas tadi itu menguntungkan atau biasa-biasa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa itu, saya bisa membeli permen seharga 5 rupiah, pada saat ini, sebutir permen seharga 75 rupiah hingga 100 rupiah. Anggap saja seharga 100 rupiah, berarti peningkatan harga permen sudah 20 kali lipat dalam sekitar 25 tahun. Bila pada saat itu emas seharga 30 ribu dan sekarang seharga 550 ribu, maka peningkatan harganya hanya 18 kali lipat. Berarti bila permen bisa disimpan selama itu, seharusnya lebih untung menabung permen :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pertimbangan, jangan melihat hanya dari gaji yang kita dapat, trus kita banggakan, tapi bandingkan dulu dengan biaya hidup anda. Barulah anda bisa tahu, berapa besar manfaat kenaikan gaji anda. Bila harapan anda untuk mendapatkan kenaikan gaji terlalu besar, sebaiknya anda jangan bermimpi, mulailah bisnis anda sendiri, menjadi bos dari karyawan-karyawan anda, itu jauh lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-4664271740688559461?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/4664271740688559461/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=4664271740688559461' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4664271740688559461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4664271740688559461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2011/11/tahun-baru-gaji-baru-ditabung.html' title='Tahun Baru = Gaji Baru = Ditabung ?'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-7139195442311840573</id><published>2011-11-23T14:10:00.001+07:00</published><updated>2011-11-23T14:10:54.842+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>BANJIR BUKAN "CUMA" KARENA SAMPAH (2)</title><content type='html'>Sejak proyek box culvert Banyu Urip dilaksanakan, arus air di sungai menjadi 2 atau 3 kali lebih cepat dari sebelumnya. Ditambah lagi pengerukan endapan tanah di sungai yang lebih hilir. Salah satu atau gabungan dari dua kondisi itu yang meningkatkan kecepatan air. Sejak saya berdiri di situ sekitar pukul 2130, hingga setidaknya pukul 1230, ketinggian dan arus air tidak berkurang sama sekali. Sungguh mengerikan bila semua air itu tidak bisa mengalir ke laut, mungkin banjir bisa lebih dari 1 meter seperti yang sering terjadi di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;   &lt;img src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" height="60" border="0"/&gt; &lt;/a&gt;  Selama ini banyak orang menganggap banjir terjadi karena banyak sampah yang menghambat aliran air, atau malah air tidak bisa mengalir karena banyaknya sampah yang menutup pintu air. Dari banjir yang sekarang terjadi, kesimpulan yang menyatakan sampah adalah penyebab banjir benar-benar tidak valid. Bagian mana yang tersumbat, sedangkan arus air begitu cepatnya. Kali ini penyebabnya adalah debit air yang jauh melebihi kapasitas sungai. Hingga jalan yang berada sejajar dengan sungai, berubah menjadi sungai dengan kecepatan arus yang sama. Diperparah dengan semakin berkurangnya lahan terbuka yang lebih mudah menyerap air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum tahun 2000 masih terdapat ladang sayur di sebelah kantor kecamatan. Mundur ke tahun sebelum 1990, pasar mangkrak yang berada di sebelah sungai, saat itu masih berupa tanah lapang yang banyak ditumbuhi rumput dan tanaman liar. Saat itu masih terdengar suara jangkrik, katak, juga beberapa kali ular masuk ke dalam rumah. Sejak ladang sayur berubah fungsi menjadi rumah, seingat saya, sejak itulah banjir mulai terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang saya sebut diatas, banjir kali ini bukan karena sampah. Air yang mengalir tidak terlihat membawa banyak sampah, sedikit sampah terlihat, saya kira wajar, bisa karena tong sampah yang isinya hanyut kena arus air, dan sudah pasti juga karena sebagian kecil penduduk sekitar sungai menumpahkan isi tong sampahnya ke sungai, padahal ditempat dia berdiri, bak sampah beton miliknya tidak terisi penuh. Dia mungkin merasa hal itu bukan masalah besar, toh sampahnya tidak cukup banyak untuk menimbulkan banjir. Di tempat saya berdiri ada sedikit sampah plastik, ranting pohon, kertas, sisa-sisa makanan yang meletus dari bungkusnya setelah sempat terinjak entah oleh siapa. Dan yang agak menjijikkan, ada sampah yang terlihat mirip bangkai tikus yang telah hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada kegiatan lain yang bisa saya kerjakan saat menunggu surutnya banjir, selain mengamati orang-orang di sekeliling saya yang sebagian berteduh di warung sambil makan nasi bebek, malam itu nasi bebeknya benar-benar laris. Sebagian berusaha menyalakan motornya yang mogok karena tenggelam. Sebagian lagi berjalan menerobos banjir. Orang-orang datang dan pergi entah sudah berapa banyak. Anak-anak seusia smp sengaja berkeliling menikmati banjir. Hanya ada satu mobil yang terjebak di lokasi tanpa bisa kemana-mana sebelum air benar-benar surut, rumahnya di Petemon yang menurut dia, banjirnya lebih dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bapak-bapak yang saya "temani" menunggu air surut kencing dengan bebasnya di arus banjir, seorang anak dari keluarga yang tinggal di stan-stan pasar mangkrak, beol di teras stan, yang langsung hanyut terbawa arus. Seorang remaja cewek terlihat bersih, mungkin tinggal di gang itu, sambil berpayung karena masih gerimis, asyik memotret situasi banjir dengan BB, mungkin langsung di upload ke FB. Beberapa orang yang akhirnya bosan menunggu banjir, mencari-cari tas plastik dari barang-barang yang terdampar disitu, untuk menutup kenalpot motornya, kemudian diikat, agak air tidak leluasa masuk, mencelupkan motornya ke banjir yang sekarang sudah tinggal sepaha orang dewasa, menuju kerumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini banjir lebih cepat surut, jam 4 pagi jalanan sudah tidak tergenang air lagi. Beberapa tahun sebelumnya ketinggian air tidak separah hari ini, tapi air baru surut sekitar pukul 10 keesokan harinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-7139195442311840573?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/7139195442311840573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=7139195442311840573' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/7139195442311840573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/7139195442311840573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2011/11/banjir-bukan-cuma-karena-sampah-2.html' title='BANJIR BUKAN &quot;CUMA&quot; KARENA SAMPAH (2)'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-2674582601785736060</id><published>2011-11-10T16:05:00.000+07:00</published><updated>2011-11-23T14:09:52.868+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>BANJIR BUKAN "CUMA" KARENA SAMPAH (1)</title><content type='html'>Hari Selasa 8 November 2011 kemarin, Surabaya hujan deras. Banjir Mulai dari yang biasa-biasa hingga yang luar biasa, bisa dinikmati di beberapa wilayah Surabaya. Hujan turun cukup deras selama beberapa jam, karena hujan deras pertama kali, tidak terpikir bakal banjir, biasanya banjir akan terjadi bila telah hujan deras beberapa kali, setelah air di dalam tanah sudah jenuh, ketika datang tambahan air, tidak bisa diserap oleh tanah. Namun kali ini berbeda, hujan deras pertama kali dan langsung banjir melebihi rekor tertinggi tahun-tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;   &lt;img src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" height="60" border="0"/&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya mulai khawatir hujan saat itu agak mencurigakan, meskipun masih tetap hujan, saya segera pulang dari belanja kopi snack, dll yang rutin tiap bulan untuk stok di kantor :) saat itu baru sekitar pukul 21 malam. Tanda-tanda banjir dimulai dari jalan Embong malang, sisi jalan sebelah selatan yang memang rendah sudah tergenang air, dan semakin ke barat genangan sudah mencapai sisi utara jalan, yang berarti sebelah selatan cukup dalam. Bila jalan Embong Malang sudah seperti itu, pasti jalan Tidar lebih parah. Separuh jalan Tidar yang berada di sebelah timur sedikit lebih "tinggi" daripada jalan Tidar yang di sebelah Akhirnya saya memilih lewat jalan Kranggan, yang saya harapkan tidak separah jalan Tidar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melewati jalan Blauran, banjir, belok ke jalan Kranggan, ternyata sama saja, dari ujung ke ujung semuanya tergenang air, tidak jauh berbeda dengan jalan Tidar. Hingga belok ke jalan Arjuna yang hanya sedikit "tergenang" karena posisinya cukup tinggi. Saya memilih lewat Petemon 2, berdasarkan "riset" saya, kedalaman banjirnya termasuk paling rendah dibandingkan dengan gang-gang lainnya, paling tinggi sekitar separuh ban motor GL, kenalpot motor GL belum pernah tenggelam di Petemon 2. Biasanya, warga Petemon 2 tidak pernah marah-marah kalau ada pengendara motor yang lewat, tapi hari itu, beberapa warga ngomel-ngomel, dan salah satunya segera memasang gembok pada portal, agar tidak ada yang bisa lewat lagi. Itu berarti saya harus maju terus dan tidak mungkin bisa keluar lagi. Padahal gang-gang selanjutnya menuju rumah saya semakin parah kondisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencoba lewat gang-gang kecil yang "biasanya" masih boleh dilewati, ternyata semua di portal atau tidak mungkin dilewati karena banjirnya cukup dalam. Sambil berhenti di ujung salah satu gang yang "kering", saya mencoba mengingat-ingat gang-gang mana saja yang mungkin bisa dicoba, akhirnya ada salah satu warga setempat yang memberi saran untuk melewati gang kecil yang lebarnya hanya satu meter untuk menyeberang ke gang sebelah yang kedalaman air dan status portalnya tidak saya ketahui. Dua kali "nyemplung " jalan yang airnya dalam dan berarus deras, sudah mirip sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya mentok di ujung jalan Kali Kundang yang memang saat itu benar-benar menjadi kali. Semakin ke tengah, saat itu kedalaman air mencapai pantat orang dewasa. Beberapa orang yang sudah kepalang tanggung, motor sudah mogok dari "sungai-sungai" sebelumnya, tanpa pikir panjang mencelupkan motornya ke dalam genangan banjir yang setinggi sadel motor bebek, toh besoknya tetap harus ke bengkel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian ini sudah dua kali saya alami, tahun 2010 yang lalu saya terjebak banjir di daerah Darmo Indah. Hingga saya terpaksa tidur di kursi ruang tamu kos teman dan baru bisa pulang pada pagi harinya. Terdampar di depan toko swalayan yang tidak tergenang air hingga pukul 1 pagi. Balik lagi ke tempat semula sudah tidak mungkin, banjir sudah lebih tinggi, dan tidak pantas saya menunggu banjir yang tidak bisa diprediksi kapan surut di rumah seorang teman cewek. Jalan terus menuju rumah jauh lebih parah lagi, banjir mungkin lebih dalam dari posisi saya terdampar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga pukul 1 pagi, saat orang-orang sesama korban banjir sudah bubar, akhirnya saya memutuskan untuk berkeliling ke arah Mayjend Sungkono, sambil mengingat-ingat rumah mana yang bisa saya "kunjungi" malam itu. Beruntunglah, saya memiliki sahabat yang saat itu masih tinggal di Surabaya, dan karena insomnia-nya, pada jam 130 saat itu, dia belum tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini sedikit lebih "beruntung", saya terjebak banjir hanya 200 meter dari rumah. Bersama korban-korban banjir yang pastinya sebagian besar adalah warga gang sebelah atau gang-gang lain dekat rumah saya, sebagian menunggu air surut, sebagian sudah desperate, mendorong motornya berenang.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-2674582601785736060?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/2674582601785736060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=2674582601785736060' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/2674582601785736060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/2674582601785736060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2011/11/banjir-bukan-cuma-karena-sampah-1.html' title='BANJIR BUKAN &quot;CUMA&quot; KARENA SAMPAH (1)'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-6136502242695140436</id><published>2011-10-31T13:56:00.002+07:00</published><updated>2011-10-31T15:08:25.716+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>DATABASE PELANGGAN "DIJUAL"</title><content type='html'>Permasalahan pencurian pulsa oleh cukup banyak content provider yang bekerjasama dengan operator GSM ataupun CDMA akhirnya membuat hp saya lebih sepi dari sms spam, karena masih saja belum hilang. Selain mengganggu, juga menimbulkan kekhawatiran, apakah sms iklan yang dikirim selama ini, memotong pulsa saya ? Karena mereka ternyata terbukti bekerja tanpa menggunakan etika. Sangat besar jumlah uang yang dihasilkan dari sms maling tersebut. Bila satu sms senilai Rp. 2000, dikalikan jumlah pengguna kartu GSM saja, sudah bisa digunakan untuk membuat 1 pabrik dalam 1 bulan. Seharusnya mereka bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi banyak pengangguran di Indonesia ini, setelah beberapa tahun dengan bebasnya menjalankan bisnis CP seperti itu. Kalau dilihat, pihak operator GSM seharusnya juga mengetahui cara kerja seperti itu, karena untuk bisa menggunakan nomor 4 digit, harus mendapatkan ijin khusus dari operator bersangkutan, termasuk juga pembagian hasil 40-60 atau 50-50 atau berapapun itu.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;   &lt;img src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" height="60" border="0"/&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ternyata ada beberapa cara, bagaimana nomor hp kita bisa diketahui oleh pengirim iklan. Cara yang ternyata mungkin juga dipakai oleh sales-sales kartu kredit. Mereka membeli nomor-nomor hp yang aktif dari para penjual pulsa elektronik. Sangat murah juga, 1 nomor seharga Rp. 2. Tapi sangat mengganggu bagi kita yang menerima sms iklan tersebut. Semula saya mengira pihak operator yang "menjual" nomor-nomor yang aktif saat ini. Setelah membaca berita detik 20111026, kita tidak akan bisa lagi meminta operator untuk menghentikan sms iklan, seperti yang beberapa tahun lalu pernah saya lakukan, karena pelakunya tidak hanya operator, karena bisa dari pihak lain juga. Saat itu dalam satu hari saya bisa menerima lebih dari 10 sms iklan, bahkan di tengah malam. Sayangnya, pada saat itu belum terpikir untuk mengecek ulang nilai pulsa saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alat atau program sms otomatis memang sudah lama ada. Biasanya dimanfaatkan oleh media radio, televisi atau perusahaan untuk menerima (saja) sms dari pemirsanya, misalnya request lagu, traffic report, dan yang paling menguntungkan adalah sms dukungan pada peserta kontes-kontes di televisi. Per sms seharga Rp. 2000, dan yang gila, ada juga pengirim yang sengaja membeli alat tersebut untuk mengirimkan sms dukungan biar jarinya tidak pegal. Tinggal ketik pesan, isi nomor tujuan dan jumlah sms yang akan dikirim. Pada awal-awal maraknya kontes di televisi, penjualan sms bomber tersebut cukup laris di kalangan produsen elektronik, mengapa saya sebut produsen ? Karena sejauh ini belum pernah saya temukan alat sms bomber tadi yang ber-merk, semuanya buatan lokal, hanya orang-orang yang paham elektronika saja yang mampu membuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pelaku, memang hal itu tidak melanggar undang-undang, karena mereka hanya tahu nomor saja, tanpa mengetahui nama dan alamat pemilik nomor tersebut. Mereka menganggap cara itu persis seperti saat membagikan brosur di mal-mal atau di pinggir jalan. Tapi bagi penerima sms spam, privasi kita sudah dilanggar. Kita tidak pernah ditanya apakah mau menerima sms iklan tersebut. Tidak pernah ditanya juga, berapa banyak sms iklan yang bakal kita terima tiap hari. Lagian, apa untungnya juga kita menerima sms spam tersebut, sedangkan spam di email saja, kita biarkan tidak dibaca hingga dihapus oleh yahoo atau google setelah lewat 30 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah dengan "ditutupnya" sms reg 4 digit ini (entah sementara atau selamanya), akan menyebabkan biaya telp dan biaya sms naik? Apakah juga bonus sms, telepon atau gratis internet bakal berkurang? Kita lihat saja nanti, karena salah satu pendapatan provider adalah dari situ. Pertama dari pembagian hasil, yang kedua dari penjualan pulsa yang bisa habis total tersedot sms premium. Saya juga menunggu para analis menghitung-hitung perubahan pendapatan para provider, perubahan jumlah kartu yang dihanguskan karena proses unreg yang tidak pernah berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila mereka berdalih tidak semua CP yang beroperasi melakukan kecurangan, bahkan ditutupnya operasi CP akan mematikan industri kreatif. Apakah anda semua sudah lupa ? Pernah satu kali saya ditegur teman, "dengaren pake ringtone dangdut", padahal jelas-jelas semua teman saya tahu, saya tidak doyan lagu dangdut. Siapa yang lancang memasang ringtone dangdut pada nomor saya, dan begitu curangnya mereka, bila telah lewat 30 hari masa gratis, maka pulsa saya akan otomatis dipotong untuk membayar royalti lagu yang dipasang. Apakah industri kreatif itu yang dimaksud ? Saya harus menelpon ke customer service untuk menghapus lagu itu, dimana saya harus dipotong pulsa lagi, karena nomor telepon gratis yang disediakan selalu online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dukungan pulau Komodo sebagai kandidat 7 keajaiban dunia, saya absen aja deh. Meskipun sekarang hanya berharga Rp. 1 untuk setiap sms, dari semula Rp. 1000. Apa ada jaminan nanti nomor saya bakal aman dari spam CP itu ? Apakah anda semua yakin, hanya Rp. 1 yang dipotong dari setiap sms yang anda kirimkan ? Kalau memang pemerintah menginginkan pulau Komodo menang, ya beli saja berapa ribu nomor, berapa ribu sms bomber, isi masing-masing sebesar 100 ribu rupiah, kirimkan semua, tanpa sms kita, jumlah tadi sudah menang, karena cuma dibutuhkan 30 juta sms. Kenapa kita yang kita yang sedang ilfil kasus CP malah disuruh ikut CP lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.detiknews.com/read/2011/10/25/141254/1752186/10/wah-satu-nomor-ponsel-dijual-2-rupiah-saja?nd992203605&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 25/10/2011 14:12 WIB &lt;br /&gt;Marak SMS Iklan&lt;br /&gt;Wah! Satu Nomor Ponsel Dijual 2 Rupiah Saja&lt;br /&gt;Nurvita Indarini - detikNews&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta - Pengguna ponsel merupakan ladang berharga untuk promosi via SMS. Mengingat nomor ponsel jadi elemen penting promo, data base nomor ponsel pun diperdagangkan. 1 Data nomor ponsel dijual Rp 2 lho!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka ada yang beli data base juga ke kami. Per nomor beli Rp 2. Ada sekian ratus yang bisa dikirimi," ujar Erwin, pengelola SMS iklan, dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (25/10/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengklaim memiliki data sejuta nomor ponsel orang Indonesia. Nomor-nomor ini diperoleh Erwin dengan mencari di internet dan kerja sama dengan kios penjual pulsa elektronik.&lt;br /&gt;"Kalau ada yang gagal (tidak aktif lagi) bisa dikembalikan ke kami. Ini untuk keperluan promo, jadi hanya ada nomornya saja dan tidak ada nama pemilik nomor. Meski nomornya regional, kita juga tidak tahu di mana alamat pemilik nomor," papar Erwin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini, sambung dia tidak ada keluhan atas data base nomor telepon maupun SMS iklan yang dia kelola. Tidak takut data base itu disalahgunakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau mau memaki-maki orang lewat nomor itu, kan tidak tahu juga itu nomornya siapa. Kalau yang penipuan suruh transfer, itu kan sudah banyak imbauan jangan mengirim ke yang tidak dikenal. Belum ada laporan kriminalitas sejauh ini," ujar Erwin yang telah satu tahun menjalankan bisnis tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan bila pengiklan mempercayakan Erwin untuk mengirim SMS iklan, maka biayanya Rp 15 per SMS. Minimal pemesanan adalah SMS ke 10.000 nomor ponsel. Namun Erwin mematok biaya Rp 10 jika pengiriman SMS dilakukan ke 100 ribu nomor HP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erwin juga menjual mesin SMS Masal yang merupakan alat untuk menerima dan mengirim SMS dalam jumlah ribuan sampai jutaan SMS sekaligus. Mesin yang bentuknya semacam modem ini dihubungkan dengan komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(vit/fay)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-6136502242695140436?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/6136502242695140436/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=6136502242695140436' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/6136502242695140436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/6136502242695140436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2011/10/database-pelanggan-dijual.html' title='DATABASE PELANGGAN &quot;DIJUAL&quot;'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-1289676225489556244</id><published>2011-10-13T10:55:00.002+07:00</published><updated>2011-10-14T11:52:33.437+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penting'/><title type='text'>Seandainya Tak Ada Mobil</title><content type='html'>Artikel ini bukan mencontek yang dimuat pada &lt;a href="http://id.berita.yahoo.com/blogs/newsroom-blog/seandainya-tak-ada-mobil.html"&gt;yahoo 12 Oktober 2011&lt;/a&gt;. Hanya judulnya saya pakai untuk menunjukkan isinya yang memiliki kesamaan topik. Awal bulan ini saya diingatkan oleh hp saya, untuk membayar pajak kendaraan bermotor setiap tahun. Saat itu muncul pertanyaan, bagaimana caranya mengurangi kemacetan di jalan-jalan di kota-kota besar Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah muncul pertanyaan pertama itu, terpikir beberapa penyebabnya. Seperti yang pernah saya baca (dan saya alami sendiri), sebagian besar warga Indonesia menilai kendaraan pribadi, bisa berupa sepeda motor atau mobil, sebagai alat transportasi yang lebih murah dan lebih aman dibandingkan kendaraan umum, apapun jenisnya. Tentunya penilaian ini hanya berlaku untuk perjalanan sehari-hari, berangkat dan pulang kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat lain lagi yang pernah saya baca, kendaraan pribadi, terutama mobil adalah sebuah kebanggaan bila bisa memilikinya, sebagian kecil orang, malah memilih mobil sebagai barang koleksi. Terakhir, kendaraan pribadi adalah sumber pendapatan bagi produsen mobil, penjual mobil, makelar mobil, negara melalui pajak, polisi melalui proses pembuatan surat-suratnya, sehingga apapun masalah yang timbul, belum pernah ada peraturan yang membatasi produksi kendaraan. Berita-berita yang muncul seringkali malah menyebutkan penjualan motor, mobil mencapai target.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita membandingkan perilaku "bangga" atas kepemilikan mobil, kita bisa melihat hal yang sama dengan bangganya orang Indonesia memiliki Blackberry. Penjualan BB di Indonesia disebut paling laris dibandingkan dengan negara-negara lain. Bedanya pada volume barang itu. Satu orang bisa saja memiliki BB dan beberapa handphone, dan semuanya bisa dimasukkan ke dalam kantong. Sedangkan mobil dan motor, butuh garasi atau menggunakan tepi jalan untuk parkir. BB dan HP punya umur yang pendek, maksimal lima tahun, barang tersebut sudah benar-benar mati total, atau sudah malu dibawa-bawa, malah seringkali baru berumur satu tahun sudah dijual untuk membeli tipe baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil dan motor, hanya bisa disebut mati total saat terbakar, kecelakaan parah atau biaya reparasi sudah terlalu mahal. Bila terjadi kerusakan, selama bisa diperbaiki di bengkel, pasti kita lebih memilih memperbaikinya daripada membeli mobil atau motor, bisa baru ataupun bekas. Umur pemakaiannya sudah pasti sangat panjang, saya masih menjumpai mobil dan motor yang keluaran tahun 1980-an, saat ini sudah berumur 30-an tahun, dan masih bisa dipakai wira-wiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila saya mencoba meniru cara pejabat kita membandingkan dengan negara lain, &lt;a href="http://otomotif.vivanews.com/news/read/234969-beli-mobil-baru--orang-ri-butuh-8-6-tahun"&gt;dengan gaji rata-rata pegawai di Indonesia, mampu membeli mobil setelah menabung selama 8 (delapan) tahun lebih, sedangkan di Malaysia gaji rata-rata pegawai bisa dipakai untuk membeli mobil setelah menabung selama 8 (delapan) bulan&lt;/a&gt;. Maka tidak heran, bila kendaraan tersebut rusak, akan memilih perbaikan di bengkel daripada membuang kendaraan tersebut dan membeli lagi yang baru. Bila kita bandingkan lagi, negara-negara maju sudah mengalami permasalahan dengan sampah mobil bekas, coba bandingkan dengan di Indonesia, mobil bekas-pun, masih laku diperjualbelikan, di-preteli, di-kanibal, agar "sampah" tadi masih memiliki nilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di beberapa negara, misalnya Singapura dan Jepang, pajak kendaraan pribadi sangat tinggi, apalagi semakin bertambahnya umur kendaraan, sehingga hanya sedikit orang yang ingin memilki mobil. Pemerintah telah memberikan layanan kendaraan umum yang memuaskan, sehingga memiliki mobil lebih terasa sebagai beban pengeluaran yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari biaya yang harus dikeluarkan untuk naik kendaraan umum di kota-kota besar di Indonesia, dibandingkan dengan biaya BBM motor atau mobil sekalipun, tentunya masih lebih murah membayar biaya BBM. Untuk sampai ke kantor, saya harus naik angkot 1 kali, bus kota 1x dan 1 kali lagi angkot. Untuk perjalanan pulang juga sama, ditambah sedikit jalan kaki masing-masing 500m. Bila saya menggunakan motor, dalam 1 minggu saya hanya menghabiskan biaya 20 ribu rupiah, untuk 4.4 liter premium, bila saya memakai pertamax sekalipun, itu masih jauh lebih murah daripada naik kendaraan umum yang dalam 1 hari saya bisa mengeluarkan 20 ribu, setara harga premium untuk 1 minggu. Jadi pemerintah perlu memikirkan lagi ide-ide mereka bila mengkampanyekan naik kendaraan umum, gaji bisa banyak terbuang untuk biaya angkot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layanan kendaraan umum di Indonesia juga masih jauh dari standar kenyamanan minimum, bila naik angkot, duduk kiri 5 orang kanan 7 orang. Bayangkan, standar macam apa itu ? Standar ergonomi jaman sekarang sudah berubah, ukuran lebar pantat tiap orang sudah lebih lebar daripada jaman dulu. Kursi bis kota yang "kelihatannya" lebih manusiawi, 1 orang 1 kursi, juga menganut standar lebar pantat jaman dulu, kurang lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi impian taman kota yang diidam-idamkan penulis artikel tadi masih sangat jauh, selama sarana transportasi belum bisa "dipilih" sebagai prioritas utama. Selamanya penjualan kendaraan bermotor akan laris. Seandainya semua kendaraan umum menggunakan sistem persis seperti yang dijalankan bus Transjakarta, yaitu berjalan sesuai urutan, dan gaji para sopir secara bulanan, masalah saling serobot di jalan sudah sangat berkurang, suasana horor di jalan akan banyak berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyamanan naik angkot juga meningkat, kosong atau penuh, jalan sesuai jadwal, bila terlihat penuh kita akan akan menunggu angkot selanjutnya, karena yakin datang 5 menit lagi (misalnya). Sopir tidak berebut penumpang, sehingga dia akan patuh untuk berhenti di halte, yang secara langsung akan memaksa penumpang untuk antri di halte, tidak akan seenaknya memberhentikan angkot di pinggir jalan. Tentunya ini juga masih impian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kutipan :&lt;br /&gt;http://id.berita.yahoo.com/blogs/newsroom-blog/seandainya-tak-ada-mobil.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Seandainya Tak Ada Mobil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width: auto;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/9a61mmm2uTR4cRAFOfrdPA?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img height="228" src="https://lh3.googleusercontent.com/-tYro_NSyldo/TpUXi1mGPcI/AAAAAAAAAcI/V8k2-Jg55jY/s288/garasi.jpg" width="288" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial,sans-serif; font-size: 11px; text-align: right;"&gt;From &lt;a href="https://picasaweb.google.com/meinardi2000/DetailsBlogPicture?authuser=0&amp;amp;feat=embedwebsite"&gt;Details Blog Picture&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Di Yogyakarta beberapa waktu lalu saya menemukan sebuah garasi yang telah berubah fungsi menjadi ruang musik yang nyaman di kantor Kunci Cultural Studies Center di Yogyakarta. Saya jadi berkhayal, betapa indahnya seandainya tak ada mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan mobil tidak hanya membutuhkan jalan raya, tetapi juga garasi, jalan masuk ke garasi, dan pompa bensin. Selain itu, mobil juga membutuhkan pompa bensin, bengkel, tempat cuci, tempat parkir, dll. Bayangkan bila tidak ada mobil: tempat-tempat itu bisa berubah fungsi menjadi hal lain yang lebih menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya halaman gedung pusat perbelanjaan Sarinah di Jl Thamrin Jakarta Pusat, yang sekarang berupa lapangan parkir yang gersang, dapat berubah menjadi taman kota yang keren, hijau, sejuk, penuh bunga. Lokasinya pun tepat — mengingat sepanjang jalan besar itu tidak ada taman kota satu pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain: pada tahun 2005, jalan layang di Seoul, Korea, sepanjang 8,4 km telah dihancurkan. Sungai Cheonggyecheon di bawahnya dihidupkan kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kenyataannya makin banyak orang, makin sulit membayangkan tidak ada mobil. Di Indonesia ada sekitar 150 mobil per 1000 orang (Di Jakarta dan sekitarnya, jumlahnya 350). Di Singapura ada 325. Lalu Amerika dan Australia 700.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di Eropa “hanya” sekitar 500 hingga 700 mobil per 1000 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka saya tak heran bila khayalan saya akan taman kota yang indah di Sarinah sulit terwujud. Halaman Sarinah pun tetap jadi tempat parkir yang gersang, kering-kerontang, terik akibat panas matahari — dan mesin mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau khayalan Anda sendiri bagaimana kiranya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marco Kusumawijaya adalah arsitek dan urbanis, peneliti dan penulis kota. Dia juga direktur RujakCenter for Urban Studies dan editor http://klikjkt.or.id.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-1289676225489556244?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/1289676225489556244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=1289676225489556244' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/1289676225489556244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/1289676225489556244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2011/10/seandainya-tak-ada-mobil_13.html' title='Seandainya Tak Ada Mobil'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh3.googleusercontent.com/-tYro_NSyldo/TpUXi1mGPcI/AAAAAAAAAcI/V8k2-Jg55jY/s72-c/garasi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-6962858056736419472</id><published>2011-10-11T11:27:00.000+07:00</published><updated>2011-10-14T11:54:20.403+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Melanjutkan Pesan'/><title type='text'>DOA DAN FISIKA KUANTUM</title><content type='html'>mungkin anda belum pernah mendengar film yang berjudul what the bleep do we know dan film berjudul the secret.&lt;br /&gt;kedua film tersebut sangat terkenal di amerika karena telah menggugah kesadaran banyak orang. &lt;br /&gt;the secret telah tampil di Larry King Live dan Oprah Winfrey Show. &lt;br /&gt;kedua film tersebut berupaya membuktikan fenomena bahwa doa/ harapan/ keinginan kita akan terkabul, bukan dengan pembuktian memakai ayat-ayat kitab suci. tetapi dengan memakai teori psikologi, kedokteran, bahkan fisika kuantum.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;apakah fisika kuantum ?&lt;br /&gt;fisika kuantum adalah sebuah cabang fisika yang secara khusus mempelajari atom, elektron dan segala segala "kecil-kecil". &lt;br /&gt;tubuh kita terdiri dari atom, pada saat kita memikirkan sesuatu maka sel otak kita akan bergetar, menimbulkan energi sehingga energi itu akan bisa menarik energi lain yang sama. itu penjelasannya secara singkat. &lt;br /&gt;secara gampangnya, film itu menjelaskan dan membuktikan bahwa pikiran positif akan menarik hal-hal positif, dan pikiran negatif akan menarik hal-hal yang negatif. dan itu semua bisa dibuktikan.&lt;br /&gt;contoh realistis : orang-orang dengan hobi, latar belakang, minat, spiritualitas yang sama akan cenderung berkumpul dengan sesamanya. seperti kata pepatah, birds with the same feathers flock together. &lt;br /&gt;pada saat kita berdoa, pikiran sadar dan bawah sadar kita akan menimbulkan vibrasi yang sangat kuat [tergantung tingkat iman seseorang]. vibrasi tersebut bisa diukur dengan alat-alat tertentu dan digolongkan dalam fase beta, alfa, delta, dan gamma. pada saat yang paling khusyuk, otak memasuki fase delta, dimana otak bawah sadar kita bekerja dan mengaktifkan sel-sel/ bagian-bagian otak yang biasanya tidak aktif. ini sudah dibuktikan dengan berbagai experimen dimana seseorang yang sedang bermeditasi/ berdoa/ berbahasa roh [nasrani]/ trance dancing [hindhu], diukur dengan MRI.&lt;br /&gt;vibrasi yang 'dipancarkan' oleh otak ini 'ditangkap' oleh alam dan alam akan merespons sesuai dengan teori fisika kuantum tersebut. &lt;br /&gt;singkatnya, alam akan merespons vibrasi tersebut dengan vibrasi yang sesuai.&lt;br /&gt;dalam kata2 religius, Tuhan mengabulkan doa kita. &lt;br /&gt;banyak orang yang berpikir, lho kalau begitu apa berarti Tuhan tidak ada?&lt;br /&gt;pemikiran yang sempit dan justru tidak logis. semua bukti scientifical ini justru membuktikan bahwa Tuhan benar-benar ada dan selalu memperhatikan kita. &lt;br /&gt;"And god said, let there be light. And there was light"&lt;br /&gt;secara teori fisika kuantum, energi yang paling mendasar terdiri dari partikel-partikel yang membentuk sinar/ light. &lt;br /&gt;Tuhan menciptakan segalanya dari kosong menjadi berisi [alkitab nasrani].&lt;br /&gt;hal ini dibuktikan dengan teori "anti matter" creates "matter". [penjelasan detail tentang teori ini secara mudah dimengerti dapat dibaca di novel fiksi karangan Dan Brown yang berjudul Angels and Demons.] semua sistem "supranatural" yang dibuktikan secara scientific ini memperkuat/ membuktikan bahwa Tuhan bukanlah sebuah entitas yang bersifat mitos/ hanya harapan kosong dari umat manusia. &lt;br /&gt;sistem alam semesta yang begitu luas dan tidak terbatas, yang jauh melampaui pemikiran kita, adalah Tuhan. &lt;br /&gt;[dalam hal ini rekan-rekan Taois telah "belajar" fisika kuantum dari zaman dulu :)] &lt;br /&gt;"apapun yang kamu minta dalam namaKu maka Aku akan mengabulkannya", Jesus once said that. &lt;br /&gt;satu-satunya hal yang menghalangi terkabulnya permohonan kita adalah karena diri kita sendiri. dalam bahasa psikologis ini disebut psychological reversal. bahasa hipnotis = mental block. bahasa retret2 nasrani = luka batin. &lt;br /&gt;jadi bisa kita lihat dan buktikan bahwa Tuhan benar-benar ada dan mengasihi umatNya. &lt;br /&gt;perumpamaan dalam kitab suci nasrani tentang talenta sudah sangat menggambarkan dengan indah. emosi, cara berpikir kritis, otak bawah sadar, otak sadar, semua itu telah diciptakanNya dalam diri kita. itu semua adalah talenta kita. karenanya harus kita gunakan secara maksimal dalam segala hal, termasuk dalam spiritualitas. &lt;br /&gt;iman itu bukan hanya berasal dari hati yang mencintaiNya, tetapi juga harus berasal dari otak yang berpikir secara kritis terhadap semua keadaan. &lt;br /&gt;iman yang cuma mengandalkan "percaya" tanpa logika kritis akan cenderung tidak bertanggungjawab atas perbuatannya sendiri dan menyerahkan tanggungjawab perbuatannya pada Tuhan.&lt;br /&gt;iman yang cuma mengandalkan logika tanpa hati/ emosi akan cenderung menganggap dirinya yang paling penting dan bukan Tuhan yang utama. &lt;br /&gt;keseimbangan antara emosi dan logika akan membawa kepada keseimbangan dimana manusia menggali talentanya dan Tuhan melengkapinya. seperti ada kata-kata dalam alkitab nasrani,"kita menanam dan membajak, tetapi Tuhan yang memberi pertumbuhan". &lt;br /&gt;karena Tuhan itu universal [hukum fisika kuantum universal di setiap sudut alam semesta], maka adalah sangat bodoh apabila sekelompok orang dengan mengatasnamakan agama/ aliran tertentu berupaya "mengangkangi" Tuhan itu dengan mengatasnamakan kelompoknya sendiri. Tuhan yang begitu besar diakui hanya sebagai milik agamanya sendiri. padahal agama bukan dibuat oleh Tuhan tapi oleh persepsi, histori, sosial budaya manusia. &lt;br /&gt;sangat bodoh kiranya kita sebagai manusia yang "memperjuangkan" Tuhan lewat bentrokan antar agama.&lt;br /&gt;sangat bodoh dan tidak spiritualis sama sekali. &lt;br /&gt;saya percaya bahwa semakin seseorang mencintai Tuhan, semakin orang tidak "sok menjadi Tuhan" ataupun "sok membela agama/ kelompoknya".&lt;br /&gt;semakin orang mencintai dan 'melakukan kehendakNya', semakin kita akan rendah hati berhadapan dengan kekuatan yang sebesar alam semesta, tetapi kita juga akan semakin yakin bahwa Tuhan akan mengabulkan setiap doa kita. &lt;br /&gt;semakin kita rendah hati, semakin kita menghargai setiap perbedaan dan tidak menghakimi orang-orang yang berada di luar kelompok/ aliran/ agama kita. &lt;br /&gt;karena Tuhan yang begitu besar adalah milik semua umat manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;we are not a human being with a spiritual experience&lt;br /&gt;we are spiritual being with a human experience&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ignatius edwin 20070216&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-6962858056736419472?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/6962858056736419472/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=6962858056736419472' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/6962858056736419472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/6962858056736419472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2011/10/doa-dan-fisika-kuantum.html' title='DOA DAN FISIKA KUANTUM'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-7631283981582130349</id><published>2011-09-20T14:31:00.004+07:00</published><updated>2011-10-14T11:54:34.566+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penting'/><title type='text'>Indonesia Semakin Tidak aman ???</title><content type='html'>Kriminalitas yang terjadi baru-baru ini cukup menarik untuk diamati. Pembunuhan dan perampokan yang "cara"-nya semakin canggih. Yang menarik diamati bukan dari kejadiannya, tapi respon yang muncul setelah kejadian.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sering sekali saya mendengar orang tua menghibur anak balita-nya ketika jatuh, "oh.... lantainya nakal ya........." atau "oh..... kursinya nakal ini........." sambil memukul lantai atau kursi tadi, kemudian si anak akan berhenti menangis. Satu cara yang sangat ampuh, daripada repot-repot mendiamkan anaknya yang nangis karena jatuh tadi. Atau memberi ancaman "kalo sudah mahgrib jangan main diluar, nanti digondol wewe!" dan banyak lagi ancaman-ancaman halus seperti itu. Mungkin anda sendiri juga melakukan itu :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada orang dewasa, pola-pola seperti itu juga masih terjadi. Tentunya dengan kasus yang memang porsi orang dewasa. Seperti kasus perkosaan di angkutan umum di Jakarta. Mencuat (agak lebay :p) omongan dari Gubernur Jakarta, Fauzi Bowo.  "Bayangkan saja kalau orang naik mikrolet duduknya pakai rok mini, kan agak gerah juga," kata Foke sembari bercanda. "Sama kayak orang naik motor, pakai celana pendek ketat lagi, itu yang di belakangnya bisa goyang-goyang." Meski setelah itu dia minta maaf atas perkataannya yang rawan diterjemahkan ke berbagai maksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkataan si Bowo memang tidak sekasar pernyataan Bupati Aceh Barat, Ramli Mansur, dia mengatakan "perempuan di Aceh Barat yang tidak berpakaian sesuai Syariah Islam layak diperkosa". Kedua pejabat tersebut punya kesalahan berpikir yang sama, bila laki-laki terangsang, maka itu salah perempuan. Bayangkan bila pernyataan tadi dinilai sebagai "poin yang meringankan terdakwa", berapa banyak peningkatan kasus perkosaan yang akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau memang penyebab perkosaan karena si korban yang berpakaian minim atau seksi, harusnya dia melakukan survey dulu sebelumnya, berapa kasus yang korbannya berpakaian minim, berapa kasus yang korbannya berpakaian wajar, atau mungkin ada yang berjilbab. Dengan kata-kata si Bowo seperti itu, secara tidak langsung bisa diterjemahkan "Salah sendiri pake pakaian minim". Jadi bisa dilihat si Bowo malah menyalahkan si korban. Kalau cara berpikirnya seperti itu, kenapa di persidangan tidak ada satu keputusan yang meringankan terdakwa, karena "korban berpakaian minim".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal berpakaian itu belum tentu keinginan si korban, banyak perusahaan yang mengharuskan pegawainya berseragam, terutama untuk pegawai yang berhubungan dengan pelanggan secara langsung, hampir seluruhnya berpakaian minim atau seksi, atau minim dan seksi, orang-orangnya pun dipilih yang bertubuh bagus. Belum pernah saya melihat SPG yang berpakaian burka, seandainya mengenakan rok panjang hingga mata kaki, tapi belahannya pasti sampai di atas lutut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa cara berpikir si Bowo seperti itu ? Mungkin seperti yang saya jelaskan pada awal artikel ini. Cara-cara berpikir seperti itu, mungkin karena terbawa didikan dari kecil. Tanpa berpikir panjang, yang terlintas di pikiran saat itu langsung diucapkan. Banyak juga orang yang berpikir sama dengan si Bowo. Seharusnya para pejabat itu mulai berpikir untuk meningkatkan perlindungan keamanan terhadap pengguna angkutan umum, terutama perempuan. Soal caranya, itu sudah kewajiban mereka berpikir, sesuai gaji dan jabatan yang disandangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian muncul balasan dari perempuan-perempuan yang memprotes ucapan si Bowo, sebagian peserta demo menggunakan rok mini. “Banyak yang menyalahkan korban perkosaan karena pakai rok mini termasuk Gubernur Fauzi Bowo. Padahal, yang pakai jilbab juga banyak yang menjadi korban perkosaan. Jadi perkosaan itu bukan faktor pakaian korban,” kata juru bicara aksi, Dhyta Caturani, kepada okezone, Minggu (18/9/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diingat, budaya daerah di Indonesia bermacam-macam, di Bali masih ada perempuan yang bertelanjang dada, meski saat ini mungkin tinggal generasi nenek-nenek. Apakah pada saat nenek-nenek itu masih muda kejadian perkosaan tinggi ? Di Papua hingga saat ini masih ada suku-suku terpencil yang perempuannya bertelanjang dada, apakah perkosaan disana tinggi ? Karena sebenarnya peningkatan kasus perkosaan itu karena menurunnya pendidikan moral.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-7631283981582130349?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/7631283981582130349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=7631283981582130349' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/7631283981582130349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/7631283981582130349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2011/09/indonesia-semakin-tidak-aman.html' title='Indonesia Semakin Tidak aman ???'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-1681463626647904512</id><published>2011-09-14T09:38:00.002+07:00</published><updated>2011-10-14T11:54:52.656+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IT'/><title type='text'>Membuat Laporan dengan Fasilitas Mail Merge Open Office</title><content type='html'>Mungkin anda pernah menggunakan mail merge untuk membuat undangan. Fasilitas ini tersedia pada Microsoft Office, Open Office dan yang terbaru Libre Office. Mail merge memanfaatkan dua jenis program office, yaitu Calc/Excel dan Writer/Word. Spreadsheet digunakan untuk database, dan Word Processor digunakan untuk layout yang akan dicetak.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk tutorial ini, data yang digunakan adalah laporan medical Check Up. Laporan ini untuk memonitor kesehatan karyawan yang di periksa setiap tahun. Data demo-nya sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data jenis pemeriksaan :&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/i1Q4JnO2pl_gapRMsB4yQQ?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="https://lh3.googleusercontent.com/-qcRIuK5-a6w/TnAtac0x_3I/AAAAAAAAAYs/_ab7xiA7Mzw/s400/jenis%252520tes.jpg" height="253" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="https://picasaweb.google.com/meinardi2000/MailMergeOpenOffice?authuser=0&amp;feat=embedwebsite"&gt;Mail Merge Open Office&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data karyawan :&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/qa0QbFbq9q1wUc1hq1c1AQ?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="https://lh6.googleusercontent.com/-6h05YeMwA3o/TnAtgrT_iGI/AAAAAAAAAYw/4pU92Gtwu24/s400/personal.jpg" height="233" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="https://picasaweb.google.com/meinardi2000/MailMergeOpenOffice?authuser=0&amp;feat=embedwebsite"&gt;Mail Merge Open Office&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data hasil pemeriksaan, dalam kondisi yang ringkas, untuk input data :&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/pmfaPGD8XMqfq7GupdRwhQ?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="https://lh5.googleusercontent.com/-N92NvzcngcI/TnAth-hdlQI/AAAAAAAAAY0/B6dagPugXH4/s400/MCU%252520Hide.jpg" height="225" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="https://picasaweb.google.com/meinardi2000/MailMergeOpenOffice?authuser=0&amp;feat=embedwebsite"&gt;Mail Merge Open Office&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data hasil pemeriksaan dengan kolom-kolom gabungan :&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/b0RnFdZdaU--_jO1zmkfWA?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="https://lh6.googleusercontent.com/-NRWHPixAAPc/TnAtjU8QL7I/AAAAAAAAAY4/zkYXtJl64Bk/s400/MCU%252520Show.jpg" height="225" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="https://picasaweb.google.com/meinardi2000/MailMergeOpenOffice?authuser=0&amp;feat=embedwebsite"&gt;Mail Merge Open Office&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data disimpan dalam satu file spreadsheet :&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/zetSnzihWU17kwtCL1nk6Q?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="https://lh5.googleusercontent.com/-oGwLXXfRFJk/TnAtj0mF-9I/AAAAAAAAAY8/uQ--V7hwAVo/s800/sheet.jpg" height="192" width="342" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="https://picasaweb.google.com/meinardi2000/MailMergeOpenOffice?authuser=0&amp;feat=embedwebsite"&gt;Mail Merge Open Office&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggabungan data karyawan dan data pemeriksaan kesehatan, karena pada mail merge tidak bisa semudah membuat program database master-detail yang bisa langsung tampil dalam satu layar. Function-nya sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar saat input nomor ID karyawan, data-data pribadi lainnya ikut ditampilkan,&lt;br /&gt;Untuk menampilkan nama : "=VLOOKUP($A2,Personal.$A$2:$G$5000,2,FALSE())"&lt;br /&gt;Untuk menampilkan umur : "=YEAR(NOW())-VLOOKUP($A2,Personal.$A$2:$G$5000,3,FALSE())"&lt;br /&gt;Untuk menampilkan alamat : "=VLOOKUP($A2,Personal.$A$2:$G$5000,4,FALSE())"&lt;br /&gt;Untuk menampilkan jenis kelamin : "=IF(VLOOKUP($A2,Personal.$A$2:$G$5000,5,FALSE()) = "L","Pria","Wanita")"&lt;br /&gt;Untuk menampilkan jabatan : "=VLOOKUP($A2,Personal.$A$2:$G$5000,6,FALSE())"&lt;br /&gt;Untuk menampilkan mulai bekerja : "=VLOOKUP($A2,Personal.$A$2:$G$5000,7,FALSE())"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis tes yang dilakukan ada 8 macam :&lt;br /&gt;Untuk menampilkan nama jenis tes : "=VLOOKUP(H2,JenisTes.$A$1:$B$15,2,FALSE())"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah seluruh data diisi, selanjutnya kita membuat layout laporan yang informatif, misalnya seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/4uAvqRvUHXkKn3Kjwfz4bA?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="https://lh4.googleusercontent.com/-JIRuYo2s3Bg/TnA5jvuFYvI/AAAAAAAAAZM/-YLEusfGvMo/s400/report%252520kosong.jpg" height="310" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="https://picasaweb.google.com/meinardi2000/MailMergeOpenOffice?authuser=0&amp;feat=embedwebsite"&gt;Mail Merge Open Office&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat tampilan seperti contoh diatas, kemudian tambahkan koneksi ke data pemeriksaan kesehatan diatas, menggunakan menu Tools &gt; Mail Merge Wizard.&lt;br /&gt;- Window "1. Select starting document" pilih "Use the current document"&lt;br /&gt;- Window "2. Select document type" pilih "Letter"&lt;br /&gt;- Window "3. Insert adrress block" tekan tombol "Select Different Address List"&lt;br /&gt;- Akan muncul window baru, tekan tombol "Add", kemudian pilih file data yang tadi kita buat.&lt;br /&gt;- Kita akan kembali pada window ke-3, tekan tombol cancel, karena kita tidak membutuhkan proses lanjutannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/YVfApDE9xFgRUeGLh05hAQ?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="https://lh3.googleusercontent.com/-c4QIUSyyxXc/TnA8jQUZQ9I/AAAAAAAAAZg/y7BRfvyxfNU/s400/select%252520address%252520list.jpg" height="271" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="https://picasaweb.google.com/meinardi2000/MailMergeOpenOffice?authuser=0&amp;feat=embedwebsite"&gt;Mail Merge Open Office&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila yang anda lakukan sudah benar, maka saat kita memilih menu View &gt; Data Sources atau bisa juga menggunakan tombol shortcut F4, akan tampil seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/KtlaFaCZdvkixI4UjqSucQ?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="https://lh3.googleusercontent.com/-Cjv2bVZxVWM/TnA9wdRpgzI/AAAAAAAAAZ0/X5KH-oFATFA/s400/mail%252520merge.jpg" height="218" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="https://picasaweb.google.com/meinardi2000/MailMergeOpenOffice?authuser=0&amp;feat=embedwebsite"&gt;Mail Merge Open Office&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar isi data bisa tampil pada form tersebut, maka drag judul kolom ke masing-masing lokasi yang sesuai, seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/dkNBo-yRkTTpL6h67xkNTw?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="https://lh5.googleusercontent.com/-bZmRfpzqGP0/TnA-64qpHiI/AAAAAAAAAaI/xf8wrN04Mps/s400/mail%252520merge%252520lengkap.jpg" height="225" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="https://picasaweb.google.com/meinardi2000/MailMergeOpenOffice?authuser=0&amp;feat=embedwebsite"&gt;Mail Merge Open Office&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila layout ini dicetak, maka masih terjadi kesalahan, jenis pemeriksaan akan selalu sama. Maka perlu ditambahkan perintah Next Record pada cell yang berisi &lt;2015&gt;, pilih menu Insert &gt; Fields &gt; Other atau shortcut-nya Ctrl+F2. Pilih Tipe Next Record pada window sebelah kiri, tekan tombol Insert kemudian Close. Tambahkan Next Record pada baris 1 hingga 7, baris ke-8 tidak perlu ditambahkan. Hasil akhirnya akan seperti berikut :&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/Q-6-0qbrCF91x7gR2n-yYQ?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="https://lh4.googleusercontent.com/-0P_rfCHMPd0/TnBBpItLuaI/AAAAAAAAAas/3bEkjrmINj0/s400/contoh%252520hasil%252520cetak.jpg" height="217" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="https://picasaweb.google.com/meinardi2000/MailMergeOpenOffice?authuser=0&amp;feat=embedwebsite"&gt;Mail Merge Open Office&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun tidak secanggih bila dibuat dengan menggunakan program, yang bisa dicetak dari nomor ID sekian hingga sekian, cara itu bisa kita siasati dengan mencetak semua laporan dalam bentuk pdf, dan kita pilih cetak dari halaman yang kita butuhkan. Untuk menambah kredibilitas data, karena bagi orang yang mengerti database, perintah "Next Record" tersebut sangat tidak valid, anda bisa menambahkan satu kolom nomor ID pegawai pada tabel. Ini untuk menghindari kesalahan laporan, bila saat entry data tidak lengkap 8 record untuk setiap orang, atau kesalahan sorting. Selamat mencoba.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-1681463626647904512?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/1681463626647904512/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=1681463626647904512' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/1681463626647904512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/1681463626647904512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2011/09/membuat-laporan-dengan-fasilitas-mail.html' title='Membuat Laporan dengan Fasilitas Mail Merge Open Office'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh3.googleusercontent.com/-qcRIuK5-a6w/TnAtac0x_3I/AAAAAAAAAYs/_ab7xiA7Mzw/s72-c/jenis%252520tes.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-8166232939394308402</id><published>2011-09-01T00:42:00.003+07:00</published><updated>2011-10-14T11:55:06.067+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iseng'/><title type='text'>Internet for Gaptek</title><content type='html'>Judul diatas mungkin terlihat aneh. Bagaimana mungkin orang gaptek menggunakan internet, menyalakan komputer saja mungkin tidak tahu. Atau bila sedikit lebih canggih, setelah komputer siap dipakai browsing, jadi bingung, mau mulai dari mana ?  &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sejak komputer pertama ditemukan, tiap tahun diperkenalkan teknologi yang semakin mudah digunakan. Mungkin anda lupa bagaimana komputer yang kita pakai pada periode 1990-1995. Kita semua saat itu hanya mengenal CPU, monitor dan keyboard. Dimanakah mouse-nya ? Saat itu mouse belum punya manfaat. Sistem operasi yang ada hanya DOS dengan fasilitas command line. Applikasi yang sudah user friendly pada saat itu, hanya Norton Utility. Bila maju lima tahun ke depan, saya mulai menikmati Windows yang tampil dalam bentuk grafis, yaitu Windows 3.1, di lab komputer sekolah. Meski dirumah saya tetap menggunakan DOS. Kemudian maju lagi pada sekitar 2000-2005, setidaknya saya sudah setara dengan warga Indonesia kebanyakan, dimana komputer yang saya pakai masih up to date (pada saat itu), sistem operasi juga masih memenuhi syarat. Tapi teknologi komputer masih tidak jauh beda dari saat pertama saya menggunakan Windows 3.1. Orang gaptek-pun tetap saja tidak bisa berbuat banyak dengan teknologi saat itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun perlu diketahui, teknologi telepon genggam mulai banyak digunakan orang, meski saat itu telepon genggam secara umum hanya digunakan untuk telepon (sesuai fungsi utamanya) dan sms. Mungkin masih ada yang ingat, pada antara 1997-2000, muncul perdebatan para ahli komputer, "apakah mungkin menampilkan gambar porno pada telepon genggam". Pada saat itu saya membayangkan, tampilan cewek bugil pada layar handphone yang dot matrix :) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maju lagi 5 tahun, pada range 2000-2005. Mulailah perubahan teknologi komputer melebar ke peralatan yang lebih mudah dibeli, yaitu handphone. Meskipun pembagian saya kurang valid, karena saya tahu handphone sejak teknologi AMPS-pun, itu sudah menggunakan "komputer". Namun pada range ini, sudah dikenal bahaya virus yang handphone. Telepon genggam sudah mulai menyerupai komputer. Bisa hang, bisa lemot, harus restart. Istilah yang biasanya hanya kita pakai pada komputer. Dan debat para ahli komputer pada 5 tahun sebelumnya sudah terbukti, handphone sudah bisa menampilkan gambar, meskipun resolusi gambar masih kasar. Pada periode ini, handphone sudah bisa digunakan untuk internet, meski lemotnya minta ampun. Web yang diakses masih terbatas karena masih sedikit website yang menggunakan protokol WAP. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada range 2006-2010 mungkin belum terlalu jauh berubah. Tapi pada range itu, saya sudah membaca artikel lemari es yang terhubung dengan internet. Dalam bayangan saya saat itu, apa bedanya dengan menempelkan layar LCD pada lemari es saya, dan saya gunakan untuk browsing ? Pada akhir periode ini, teknologi handphone sudah sama dengan komputer, memiliki sistem operasi, bisa install applikasi, internet sudah umum diakses, bahkan untuk orang-orang yang semula gaptek, bisa berubah 180 derajat, menjadi rajin update status di facebook, twitter. Para produsen handphone harusnya berterima kasih pada facebook, gara-gara dia, penjualan handphone laku keras. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini, sambil brosing saya nonton tv, atau sambil nonton tv saya browsing :) Film yang sedang ditayangkan berjudul "The Mistress of Spices". Mumpung sambil tadi, saya cari di google. Ternyata film ini ditayangkan pertama kali pada tahun 2005, dibuat dari novel dengan judul yang sama. Dari iseng ini, muncul ide membuat artikel ini. Ditambah belum lama ini saya melihat iklan tv yang bisa dipakai untuk internetan. Balik lagi, apakah itu komputer yang bisa dipakai buat nonton tv ? Kalau yang itu, sejak kuliah dulu, sudah dijual tv tuner, lebih murah bagi anak kos yang punya komputer. Dengan membeli sekitar 150 ribu sampai 250 ribu, sudah bisa nonton tv yang paling murah saat itu sekitar 700 ribuan. Biaya tambahan listrik kos juga hanya untuk komputer, tapi fasilitas komputer plus tv. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan munculnya Apple iPhone dan Apple iPad, teknologi komputer sudah berubah lagi. Kali ini, orang gaptek-pun, bisa mengoperasikannya setelah sedikit training tentunya :) Bahkan sayapun yang pastinya tidak gaptek tetap harus mendapat training untuk bisa mengoperasikan produk Apple tersebut. Sama juga dengan produk tv yang bisa dipakai internetan diatas, dengan sedikit training, orang yang gaptek-pun nantinya bisa internetan, seperti saat saya mencari info film yang saya tonton tadi. Bahkan saya sekalian mencari dan men-download novelnya dalam bentuk pdf :)  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke depan, bila siaran televisi sudah digital, bakal ada artikel tambahan disamping berita atau film yang ditayangkan, yang langsung dicari pada google atau mungkin pengganti google pada masa itu. Bila film sedang tayang, bila layar film diset 75%, 25%-nya untuk internet, akan ditampilkan artikel apa saja yang ditemukan pertama pada search engine. Caranya seperti pada text subtitle film dvd, pada detik sekian muncul text ini, dan bisa ditambahkan link internet untuk dicari pada search engine saat itu.  Bayangkan saat muncul Aishwarya Rai sedang meramu jamu, pada layar samping akan muncul halaman wikipedia profil Aishwarya Rai :) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari artikel ini, entah wajar atau tidak, entah anda sadari atau tidak, bagian pengantarnya memakan porsi 60% dari total artikel, yaitu 5 alinea dan hanya 3 alinea bagian utamanya :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-8166232939394308402?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/8166232939394308402/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=8166232939394308402' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/8166232939394308402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/8166232939394308402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2011/09/internet-for-gaptek.html' title='Internet for Gaptek'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-1881858183752266353</id><published>2011-08-10T11:26:00.006+07:00</published><updated>2011-10-14T11:56:04.838+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mikrotik'/><title type='text'>Mikrotik Script</title><content type='html'>Mikrotik adalah sistem operasi yang secara khusus di desain untuk pengaturan jaringan. Bisa digunakan sebagai router, gateway, brigde, bandwith limiter, web proxy, termasuk juga fasilitas lainnya yang saya masih belum bisa memanfaatkannya. Meski pada awalnya terlihat cukup susah, dengan kesabaran dan banyak-banyak googling, termasuk juga mengintip beberapa mikrotik pada warnet-warnet, akhirnya berhasillah memanfaatkan mikrotik sebagai gateway internet. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Secara sederhana, anda sudah bisa bilang kalau anda berhasil mengkonfigurasi mikrotik bila anda bisa mengakses internet yang berada di belakang mikrotik. Konfigurasi yang dibutuhkan hanyalah menentukan IP address jaringan intranet dan mengaktifkan mikrotik sebagai gateway, setting IP DNS yang digunakan, dan sudah selesai, mikrotik sudah berfungsi. Cara-cara setting bisa anda baca pada artikel &lt;a href="http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/09/instalasi-dan-setup-mikrotik.html"&gt;Instalasi dan Setup Mikrotik&lt;/a&gt;. Bila anda menggunakan Winbox, menu-menu yang tersedia sama persis dengan urutan command line. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya, saya mengetik satu-persatu IP address untuk menambahkan data pada menu Queue, menu ini untuk membatasi kecepatan transfer untuk tiap IP address. Untunglah meski pada command line-pun, saya hanya tinggal menekan tombol panah atas untuk melihat perintah sebelumnya, dan tinggal mengubah menjadi nomor IP yang baru. Pada masa itu, apapun susahnya, masih belum menjadi masalah :) Baru setelah setting ulang server yang ke sekian kalinya, rasa malas itu muncul, kenapa setiap kali harus menambahkan ratusan perintah yang sama. Pastinya semua admin mikrotik juga mengalami hal itu, dan mulailah saya mempelajari script mikrotik untuk mempercepat kerja saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimulai dari kebutuhan penambahan rule pada menu Queue dan menu Address List yang nantinya menjadi list IP mana saja yang berhak menggunakan fasilitas internet. Sebagai permulaan, saya akan memberi contoh perintah loop yang sederhana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;:for i from=1 to=10 do={:put $i} &lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Perintah diatas akan menjalankan loop i, dari 1 hingga 10 dan mencetak angka tersebut pada layar monitor. Perintah diatas tidak akan mengubah setting apapun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari situ, bisa kita manfaatkan untuk melakukan pekerjaan membosankan tadi, menambahkan rule Queue dan Address List. Bila semula dikerjakan secara manual membutuhkan waktu lebih dari 30 menit, maka dengan script sederhana saja, kita hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari 2 menit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;:for i from 1 to 255 do={/queue simple add target-addresses="192.168.1.$i/32" \ &lt;br /&gt;queue=default-small/default-small limit-at=100000/150000 max-limit=100000/150000 \ &lt;br /&gt;total-queue=default-small} &lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Perintah diatas akan menambahkan rule Queue dari 1 hingga 255. Perintah dasarnya adalah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;/queue simple add target-addresses="192.168.1.$i/32" \ &lt;br /&gt;queue=default-small/default-small limit-at=100000/150000 max-limit=100000/150000 \ &lt;br /&gt;total-queue=default-small &lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Dengan variabel $i yang diisi dari 1 hingga 255. Selesailah sudah 255 rule yang sebelumnya harus anda inputkan satu-persatu, kini cukup hanya dengan beberapa baris perintah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menambahkan address-list, kita bisa menggunakan cara yang sama, yaitu : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;:for i from 1 to 255 do={/ip firewall address-list add \ &lt;br /&gt;address="192.168.1.$i" list=no_internet disabled=no} &lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Perintah diatas akan memasukkan semua IP address ke dalam list no_internet, yang nantinya akan diblokir pada rule firewall. Nantinya beberapa IP yang boleh mengakses internet, tinggal di-edit menggunakan Winbox. Jadi selesailah sudah proses entri yang cuma memakan waktu beberapa menit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : penggunaan tanda &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;back slash&lt;/span&gt; "\" adalah sebagai tanda ganti baris pada command line tanpa mengeksekusi command tersebut. Cara lainnya, yaitu dengan mengetik command tersebut seluruhnya, yang secara otomatis di-&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;word-wrap&lt;/span&gt; oleh sistem.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-1881858183752266353?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/1881858183752266353/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=1881858183752266353' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/1881858183752266353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/1881858183752266353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2011/08/mikrotik-script.html' title='Mikrotik Script'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-1690095515617022318</id><published>2011-07-20T08:27:00.007+07:00</published><updated>2011-10-14T11:56:20.316+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IT Linux'/><title type='text'>SMBClient "Send To All" Trick</title><content type='html'>Komunikasi adalah kebutuhan manusia yang tidak bisa dihilangkan. Tanpa komunikasi, manusia tersebut bisa stress atau terlihat tidak normal dibandingkan kita. Itulah sebabnya peralatan komunikasi adalah barang yang paling mudah dijual. Tanpa harus berpikir keras, kita pasti bisa menyebutkan peralatan dan media komunikasi yang menjadi tren saat ini Pemanfaatan komunikasi juga tidak kalah pentingnya di dalam dunia kerja. Bila kebanyakan dari kita memanfaatkan facebook sebagai media komunikasi non produktif. Ada beberapa perorangan dan perusahaan yang memanfaatkan untuk media komunikasi produktif mereka, untuk internal antar karyawan, juga untuk media promosi kepada para pelanggannya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dengan berbagai batasan pengggunaan internet di kantor, komunikasi tertulis antar karyawan juga tetap bisa dilakukan. Penggunaan facebook dinilai kurang bermanfaat bagi produktifitas karyawan, sehingga contoh diatas tidak dipergunakan. Sebagai solusinya, komunikasi di kantor saya telah menggunakan Winpopup, sejak media facebook belum lahir. Program kecil bawaan Windows ini cukup bermanfaat disamping penggunaan telepon PABX. Pemberitahuan nomor faktur, lebih mantap bila dikirim menggunakan Winpopup, mengurangi error dari lidah yang mengucapkan dan error dari telinga yang mendengar. Semoga tidak error dari jari yang menulis dan mata yang melihat tidak separah itu :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat menggunakan Windows XP, program Winpopup sudah tidak ada lagi. Cara primitifnya menggunakan command &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;net send&lt;/span&gt; dan ditampilkan sebagai popup message. Kelemahan dari popup message tersebut sangat mengganggu, disaat kita sedang asyik-asyiknya mengetik source code, saking cepatnya tombol OK pada message tersebut di-klik oleh tombol enter yang kita tekan. Didapatlah program WinMessenger yang tampilannya sedikit lebih menarik. Masalah popup message sudah tidak terjadi lagi. Net send dan WinMessenger memiliki sedikit kecanggihan yang sangat membantu, kita bisa mengirimkan sebuah message untuk semua orang pada jaringan tersebut, atau mengirimkan pada satu divisi saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya dan beberapa anggota divisi IT memutuskan Linux sebagai sistem operasi utama dan Windows hanya dijalankan seperlunya menggunakan VirtualBox, kami harus mencari sedekat mungkin fasilitas yang dulunya pernah kami pakai. Untunglah di Linux terdapat Linpopup yang memang dibuat untuk berkomunikasi dengan Winpopup, mulailah terasa sedikit batasan. Semula kami bisa mengirimkan secara broadcast, sekarang tidak bisa lagi. Sehingga Winmessenger tetap terinstall pada Windows di VirtualBox tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah cukup mencari informasi di internet, yang semuanya menyatakan bahwa &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;smbclient&lt;/span&gt; yang merupakan program back-end yang digunakan untuk linpopup mengirim message, tidak memiliki kemampuan untuk pengiriman secara broadcast. Muncullah ide membuat beberapa bash script agar fungsi tadi bisa diwujudkan. Dengan kelemahan yang sudah terlihat, kita tidak bisa mengirimkan pada komputer yang baru, bila tidak didaftarkan dalam script tersebut. Kelihatannya ini satu-satunya yang harus diperhatikan saat ada penambahan komputer client atau perubahan IP address.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;#!/bin/sh&lt;br /&gt;TEXTMESSAGE="/media/batch_script/send_all/message.txt"&lt;br /&gt;#echo $1 &amp;gt; $TEXTMESSAGE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cd /media/batch_script/send_all/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sudo sh ./send_acc.sh "$1"&lt;br /&gt;sudo sh ./send_edp.sh "$1"&lt;br /&gt;sudo sh ./send_produksi.sh "$1"&lt;br /&gt;sudo sh ./send_purch.sh "$1"&lt;br /&gt;sudo sh ./send_qa.sh "$1"&lt;br /&gt;sudo sh ./send_qc.sh "$1"&lt;br /&gt;sudo sh ./send_rnd.sh "$1"&lt;br /&gt;sudo sh ./send_teknik.sh "$1"&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Script diatas digunakan untuk mengirimkan message ke semua komputer yang telah saya daftarkan pada masing-masing script divisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;#!/bin/sh&lt;br /&gt;TEXTMESSAGE="/media/batch_script/send_all/message.txt"&lt;br /&gt;IPADD="192.168.1."&lt;br /&gt;echo $1 &amp;gt; $TEXTMESSAGE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cd /media/data_1/programs/batch_script/send_all/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;echo&lt;br /&gt;echo "-- ACC --"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;for i in `seq 11 20`;&lt;br /&gt;do&lt;br /&gt;echo "Sending to "$IPADD$i&lt;br /&gt;smbclient -M meinardi -I $IPADD$i -N &amp;lt; $TEXTMESSAGE&lt;br /&gt;done&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Script diatas akan mengirimkan ke setiap IP address dari 192.168.1.11 hingga 192.168.1.20, yang digunakan oleh divisi Accounting. Dari situ terlihat, siapa saja yang menjadi tujuan pengiriman harus terdaftar, yaitu IP 11 hingga 20 tadi. Tidak se-fleksibel Winmessenger yang hanya menuliskan asterisk (*) untuk semua komputer tanpa kecuali, atau hanya menuliskan nama nama Workgroup yang digunakan oleh divisi tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara tersebut, pengiriman message secara broadcast sudah tercapai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-1690095515617022318?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/1690095515617022318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=1690095515617022318' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/1690095515617022318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/1690095515617022318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2011/07/smbclient-send-to-all-trick.html' title='SMBClient &quot;Send To All&quot; Trick'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-1417291633976944281</id><published>2011-07-01T09:38:00.006+07:00</published><updated>2011-10-14T11:56:39.856+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>Berani Jual iPad Tanpa Manual Book Bahasa Indonesia ???</title><content type='html'>Hati-hati bagi penjual barang-barang elektronik yang berdagang kecil-kecilan lewat internet. Tanggal 30 Juni 2011 kemarin dua penjual iPad disidang atas "kelakuannya" menjual iPad tanpa buku manual dalam bahasa Indonesia, yang mereka jual melalui forum jual beli online Kaskus. Aturan yang mereka langgar adalah undang-undang perlindungan konsumen bab IV "PERBUATAN YANG DILARANG BAGI PELAKU USAHA", &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pasal 8&lt;/span&gt; ayat 1 huruf j berisi "tidak mencantumkan informasi dan/atau petunjuk penggunaan barang dalam bahasa Indonesia sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku." Dengan ancaman hukuman pada pasal 62 ayat 1 "Pelaku usaha yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pasal 8&lt;/span&gt;, Pasal 9, Pasal 10, Pasal 13 ayat (2), Pasal 15, Pasal 17 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf c, huruf e, ayat (2) dan Pasal 18 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Rp 2.000.000,00 (dua juta rupiah)."&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa tersebut bermula dari perjalanan liburan salah satu "korban" ke Singapura. Melihat harga iPad disana lebih murah daripada harga di Indonesia. Maka dibelilah beberapa iPad. Setelah mengiklankan barang tadi pada forum kaskus, seorang polisi menyamar menjadi pembeli. Penangkapan kedua "korban" tersebut semula dicurigai sebagai penjualan barang ilegal alias selundupan, tapi pada akhirnya mereka didakwa karena penjualan barang elektronik tanpa manual book dalam bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, pada bulan-bulan tersebut, tidak hanya dua korban tersebut yang ditangkap polisi dengan kasus penjualan iPad tanpa manual book berbahasa Indonesia. Ada beberapa korban-korban lainnya, dengan total puluhan iPad yang "berhasil" disita. Kalau dilihat dari aturan-aturan yang dilanggar oleh pelaku, dari komentar berbagai pihak yang kompeten, seharusnya pelaku ditangkap berdasarkan laporan orang (atau orang-orang) yang dirugikan. Namun berdasarkan liputan pesidangan, ternyata kedua korban tersebut ditangkap sehari sebelum laporan-laporan tersebut dibuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau yang dipermasalah adalah manual book dalam bahasa Indonesia, perlu juga diketahui, apakah manual book dalam bahasa Inggris juga tersedia? Karena dalam box iPad, tidak juga disertakan manual dalam bahasa Inggris. Entah apa saja isi box tersebut, karena saya sendiri tidak memliki iPad dan tidak pingin punya iPad :) Apple sebagai produsen iPad menyediakan manual book dalam berbagai bahasa, pada website resmi mereka. Kita tinggal memilih bahasa apa yang kita suka. Banyak orang yang mengatakan manual book dalam bahasa Indonesia ada, meski saya belum menemukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ternyata Apple sendiri belum menyediakan manual book dalam bahasa Indonesia, apakah kedua korban tadi punya kewajiban untuk membuat manual book untuk iPad yang dia jual? Dan kelihatannya Apple mendukung gerakan penyelamatan alam, dengan menggunakan seminimal mungkin kertas, yaitu membuat manual book dalam bentuk digital. Tentunya cara tersebut harus ditiru oleh produsen-produsen lainnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-1417291633976944281?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/1417291633976944281/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=1417291633976944281' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/1417291633976944281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/1417291633976944281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2011/07/berani-jual-ipad-tanpa-manual-book.html' title='Berani Jual iPad Tanpa Manual Book Bahasa Indonesia ???'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-4127733939586004062</id><published>2011-06-22T12:04:00.006+07:00</published><updated>2011-10-14T11:56:55.616+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>Hukuman Mati</title><content type='html'>Bulan Juni 2011 ini, semua media mengangkat topik hukuman mati Ruyati binti Satubi, TKI asal Kampung Ceger RT 03/01, Kecamatan Sukatani, Bekasi, Jawa Barat, yang divonis hukuman mati karena melakukan pembunuhan majikannya di Arab Saudi. Seperti biasa, saya tidak akan membahas topik utama itu. Kali ini saya akan membahas sang "Algojo". Tentunya tidak akan dicantumkan siapa nama algojo yang mengeksekusi Ruyati.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada link referensi di akhir artikel ini, anda bisa membaca beberapa kisah tentang algojo yang "memaksa" saya membuat artikel ini. Masih bersumber dari topik hot saat ini, hukuman mati yang digunakan di Arab Saudi adalah hukum pancung, yaitu memenggal kepala terhukum mati. Ada beberapa macam cara hukuman mati yang masih digunakan saat ini, salah satunya dengan cara pancung, yang digunakan oleh sebagian negara Islam. Karena sebagian lainnya menggunakan hukuman gantung, itupun masih dibagi menjadi dua, dihukum gantung dengan mati karena tidak adanya aliran darah ke otak, atau dengan cara mematahkan sambungan sendi tulang leher.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukuman untuk pelaku kejahatan telah banyak berubah. Pada jaman dahulu, jenis-jenis hukuman bervariasi, tapi pola-nya selalu, menyiksa, sadis dan lama. Sejak beberapa abad berakhir, jenis-jenis hukuman telah banyak berkurang tingkat sadis-nya, kali ini dengan alasan agar lebih manusiawi. Batas-batas alasan itu tentunya cukup lebar. Bila kita bisa berkeliling ke berbagai museum alat-alat hukuman pada jaman dahulu, kita bisa melihat kursi berpaku, peti berpaku, kursi lancip, alat penarik tangan dan kaki, mesin pres untuk meremukkan badan, mesin pres untuk meremukkan tulang leher, banyak sekali macam alat-alat untuk hukuman, dari yang hanya menyiksa, hingga alat hukuman sampai mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila mundur beberapa puluh tahun dari penggunaan alat itu, kita pernah tahu cara menghukum "penjahat" dengan diseret oleh kuda, yang pada jaman Saddam Hussein berkuasa, "penjahat" tersebut diseret oleh mobil jeep tentara. Hukuman gantung yang masih menggunakan pohon, ada dua macam cara, korban naik diatas kuda dan dikalungi tali gantungan yang terikat pada pohon, kemudian kudanya ditarik menjauh hingga korban tidak lagi berada diatas kuda. Cara kedua, korban berdiri di tanah, telah berkalung tali gantungan yang melewati dahan pohon yang cukup kuat, tali tersebut ditarik oleh kuda hingga korban terangkat, sampai mati. Bisa juga cara lain, kaki dan tangan terikat ke dua kuda yang berlawanan arah, kemudian kuda dijalankan hingga korban tersiksa atau bahkan mati karena kaki dan tangannya tepisah dari badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh sebelum cara-cara tadi, banyak yang lebih sadis. Korban dikuliti hidup-hidup, dipotong daging-dagingnya hidup-hidup dan harus tetap hidup sampai 2 hari, dan baru mati saat lehernya dipotong. Dipanggang, direbus, diinjak gajah, dirajam, mungkin bila dibuatkan katalog, ada ratusan cara. Kembali ke masalah hukuman pancung, kelihatannya cara hukuman ini tidak berubah sejak awal diciptakan, karena cara ini tertulis dalam Al-Quran. Alat yang digunakan berupa pedang yang sangat tajam, agar kepala korban langsung lepas dari badan, sehingga "dinilai" sedikit rasa sakit. Tentunya juga belum ada yang berani memberikan hasil percobaan, apakah benar, rasa sakitnya hanya sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa macam hukuman mati yang diklaim meminimalisir rasa sakit. Hukuman gantung yang mematahkan tulang leher, biasanya terjadi pada ruas ke 3 dan 4. Hukuman penggal dengan pisau Guillotine, hukuman pancung, hukuman tembak mati, ruang gas, kursi listrik dan suntik mati. Memang dibandingkan dengan hukuman jaman dulu yang penciptanya menurut saya punya kelainan :p, hukuman macam itu sudah jauh lebih baik. Setidaknya dalam hitungan detik, korban sudah dinyatakan mati. Namun meski sudah sesuai dengan perkembangan jaman, "rasa" sadis itu masih tetap ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua macam cara hukuman mati yang saat ini masih digunakan, sudah bisa dipastikan cara suntik mati (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;lethal injection&lt;/span&gt;) adalah cara yang lebih tidak sakit dibandingkan dengan cara-cara lainnya. Rasa sakit yang diderita hanya saat jarum infus ditancapkan. Mula-mula terhukum mati disuntik obat tidur, kemudian disuntikkan cairan yang melumpuhkan otot, sehingga otot-otot pernafasan berhenti, dan terakhir disuntikkan cairan untuk menghentikan jantung. Nama-nama bahan kimia yang digunakan dan penjelasan detilnya bisa anda baca pada &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Lethal_injection"&gt;wikipedia-lethal injection&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eksekusi hukuman mati akan bisa terlaksana karena ada eksekutornya. Eksekusi hukuman mati yang membutuhkan orang banyak hanyalah hukuman tembak mati seperti di Indonesia. Satu terhukum mati dihadapkan pada satu regu tembak, terdiri dari 12 orang. Di China, hukuman tembak mati bisa dilakukan oleh satu regu tembak untuk satu terhukum mati, atau satu penembak saja. Sedangkan cara hukuman mati lainnya, eksekutor hanya satu orang saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua belah pihak akan menyiapkan diri sebelum hari H. Pihak terhukum menyiapkan mentalnya, pihak eksekutor selain menyiapkan mentalnya, juga menyiapkan peralatan eksekusi. Regu tembak akan berlatih menembak, algojo pancung akan menyiapkan pedangnya, semuanya akan mempersiapkan peralatannya dengan baik. Hal ini karena eksekusi mati tidak boleh gagal, setidaknya meski gagal, masih punya rencana cadangan yang sebaiknya tidak akan digunakan. Semakin sempurna pelaksanaan, maka terhukum mati akan seminimal mungkin merasakan sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua hal yang menurut saya saling bertentangan, saat saya membaca kisah algojo pancung dari Arab Saudi yang bernama Abdallah Al-Bishi. Mungkin sudah sekitar sepuluh tahun yang lalu saya membaca salah satu artikel di majalah Intisari (tahun 199x) yang topiknya tentang algojo hukum gantung di Inggris. Isi tulisan tersebut semuanya berasal dari beberapa algojo yang sudah pensiun, tidak satupun ada algojo yang masih aktif yang berani bercerita tentang pekerjaannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada aturan-aturan yang dijaga oleh semacam tim pengawas, dimana seorang algojo tidak boleh memiliki hasrat membunuh, tidak boleh meminta "job" menggantung orang, tidak boleh menolak "job" yang telah ditugaskan, tidak boleh memilih lokasi "job" dilaksanakan. Algojo-algojo tersebut diharapkan sangat-sangat &lt;span style="font-style:italic;"&gt;low-profile&lt;/span&gt;. Bila ada yang melanggar aturan tersebut, dalam waktu singkat akan dikirim surat pembebasan tugas, setidaknya dia tidak akan dipanggil lagi untuk eksekusi, karena mentalnya dinilai kurang memenuhi syarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang berbeda pada Abdallah Al-Bishi, dia malah memiliki account facebook, dan lebih parahnya dia memasang status persiapannya menjelang "job" eksekusi. Memang tidak ada yang salah dari tindakannya. Namun bila kita membandingkan dengan aturan etika eksekutor dari Inggris, kedua hal tersebut saling bertolak belakang. Meski di jaman itu belum ada facebook, bila ada satu orang saja yang mendengar algojo tadi bercerita dengan semangat tentang eksekusinya besok, dia sudah harus bersiap-siap pensiun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapan hukuman mati paling rumit dari semua itu adalah hukuman gantung. Tentunya yang jenis mematahkan ruas tulang leher. Pertama-tama algojo harus tahu ukuran tubuh terhukum mati, tinggi badan dan berat badan. Dari data tersebut, dia akan mengatur panjang tali dengan rumus-rumus tertentu. Kesalahan hitung akan menyebabkan terhukum mati tersiksa karena tulang lehernya tidak patah. Semakin ringan berat badannya, maka tali semakin panjang, juga perlu diperhatikan tinggi badannya agar saat tali maksimal, kaki terhukum mati tidak menyentuh tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanis pintu jebakan juga harus diperiksa, tuas pelepas juga tidak boleh macet. Titik tengah tempat terhukum mati berdiri juga harus dipastikan, ini agar terhukum mati jatuh lurus tidak berayun. Semua persiapan tersebut diuji coba berkali-kali dengan menggantung karung yang beratnya sama, untuk memastikan semuanya sudah sempurna. Satu poin meleset, bisa terjadi terhukum tidak langsung mati, bila ini terjadi, bisa dipastikan sang algojo tidak akan mendapat job lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada jaman dahulu, tiang gantungan dibuat portabel, dengan sistem &lt;span style="font-style:italic;"&gt;knock-down&lt;/span&gt;, karena sang algojo melayani beberapa kota di Inggris. Semua peralatannya diangkut dengan kereta kuda. Bisa dirakit dan dibongkar dengan mudah. Setelah masa itu lewat, tempat eksekusi dibuat dalam gedung. Sel tempat terhukum mati dibuat sedekat mungkin, karena beberapa detik berjalan menuju tempat eksekusi akan terasa lama bagi terhukum mati. Bisa-bisa dia pingsan karena stress. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat sudah di tempat gantungan, terhukum mati akan diikat tangan, kaki, wajah ditutup kain, dan tali gantungan dipasang. Urutan-urutan tersebut telah dibaku-kan, dan dilatih berkali-kali saat persiapan. Tidak boleh kendor, tidak boleh terlalu kencang, dan harus secepat mungkin, namun terlihat santai, agar tidak membuat terhukum mati panik. Sang algojo memiliki seorang asisten yang membantunya untuk mengikatkan tali-tali tersebut. Saat tuas ditarik, itulah saat terakhir acara eksekusi. persiapan-persiapan rumit yang telah dilakukan bisa dilihat hasilnya. Terhukum mati benar-benar mati dan tidak berayun. Sang algojo bisa lega, pekerjaannya selesai. Terakhir adalah pernyataan dari dokter, bahwa terhukum mati sudah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini sudah banyak negara-negara yang tidak lagi menggunakan hukuman mati. Menurut saya ini cara yang lebih baik lagi. Banyak pertimbangan yang digunakan untuk mendukung kampanye ini, terutama dari HAM, mungkin terasa tidak adil bagi keluarga korban pembunuhan (misalnya). Semoga ke depan hukuman mati sudah tidak digunakan lagi di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.berita.yahoo.com/latihan-khusus-buat-kematian-secara-cepat-000215110.html"&gt;Latihan Khusus Buat Kematian Secara Cepat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.berita.yahoo.com/sekali-tebas-pedang-gelindingkan-kepala-beberapa-meter-185619041.html"&gt;Sekali Tebas Pedang Gelindingkan Kepala Beberapa Meter&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.berita.yahoo.com/algojo-saudi-mejeng-di-facebook-10-151819832.html"&gt;Algojo Saudi Mejeng di Facebook&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REPUBLIKA.CO.ID,RIYADH - Abdallah Al-Bishi adalah salah satu algojo yang dipunyai Arab Saudi. Berbeda dengan Ahmad Rezkallah dan Muhammad Saad Al-Beshi, Abdallah Al-Bishi melek teknologi karena memiliki account facebook.&lt;br /&gt;Nama account facebook-nya adalah Abdallah Al-Bishi - the Arabian Executioner (Abdallah Al-Bishi - Algojo Arab). Dia memasang fotonya sedang mengelus-ngelus pedang yang biasa digunakan untuk menjalankan tugas.&lt;br /&gt;Dalam infonya, Abdallah Al-Bishi menulis: 'Ini cerita tentang Abdallah Al-Bishi, seorang algojo. Ya, itu benar. Seorang yang memancung kepala orang dengan pedangnya. Di sini dia bicara tentang pekerjaannya. Pekerjaan yang membutuhkan keahlian, tekanan dan tantangan.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada wall-nya, dia terakhi menulis pada 13 Mei lalu. Isinya seperti ini. ''Sangat sibuk dengan eksekusi pekan ini.. semoga Allah meridhoi.''&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-4127733939586004062?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/4127733939586004062/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=4127733939586004062' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4127733939586004062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4127733939586004062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2011/06/hukuman-mati.html' title='Hukuman Mati'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-2079349687400853312</id><published>2011-05-05T10:45:00.010+07:00</published><updated>2011-10-14T11:57:26.073+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penting'/><title type='text'>Inilah Studi Banding DPR di Australia!</title><content type='html'>MELBOURNE, KOMPAS.com — Seorang pelajar/mahasiswa Indonesia, Teguh Iskanto, menulis kegiatan studi banding anggota Komisi VIII DPR di Australia.  Didi Rul, jurnalis warga yang tinggal di Melbourne, melaporkannya di media sosial Kompasiana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut laporan selengkapnya....&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini ditulis oleh rekan saya, Teguh Iskanto, ketika menghadiri dialog antara Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) dan Komisi VIII DPR RI di Ruang Bhinneka Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Melbourne pada 30 April 2011 pukul 20.00 waktu setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pembuka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bertahun-tahun menjadi WNI, akhirnya kesampaian juga saya mendapat kesempatan untuk dapat bertatap muka dan berdiskusi dengan para wakil rakyat. Terlebih, tidak terasa sudah 9 tahun 10 bulan saya meninggalkan Indonesia, dan mungkin kesempatan ini adalah satu-satunya kesempatan bagi saya untuk bisa bertemu dan bertatap muka langsung dengan para pejabat negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah terburu-buru nyupir karena takut terlambat, akhirnya saya beserta istri sampai juga di KJRI sekitar pukul 18.15 AEST. Walhasil, sesampai di KJRI, terlihat jelas pihak konsulat sudah mempersiapkan acara dengan matang. Makanan, kursi-kursi tamu beserta meja panelis untuk pembicara, semua sudah disiapkan dengan rapi. Waktu sudah menunjukan pukul &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;18.19&lt;/span&gt;, tapi belum juga terlihat tanda-tanda kedatangan para tamu yang "terhormat", padahal di dalam undangan tertulis acara akan dimulai pukul &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;18.00&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menunggu sang tamu datang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menunggu, akhirnya saya menggunakan waktu yang ada untuk shalat maghrib, bercengkerama dan beramah tamah dengan kawan-kawan. Di bagian depan terlihat banyak kamera dan video dari beberapa media komunitas Indonesia di Melbourne. Berikut ada juga perwakilan Radio ABC Australia yang datang untuk meliput. Sementara beberapa kawan dari PPIA sudah siap dengan siaran internet radio langsung yang disebarkan ke seluruh dunia via PPI Internasional, semua alat sudah diset dan disiapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seputar berita-berita negatif yang ada di internet tentang rencana studi banding anggota Dewan, saya sebelumnya juga sudah diingatkan oleh istri dan seorang kawan untuk tidak menghakimi para anggota Dewan. “Berikan mereka kesempatan untuk menjelaskan alasan mereka, dan jangan pojokan mereka, mungkin ada sesuatu yang kita tidak tahu,” begitu saran yang saya dapatkan dan saya pun setuju untuk menjadi lebih netral dan obyektif, lagi pula “who are we to judge people anyway…”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/iu5kqoMNJtlbn0cizqQMVA?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="https://lh3.googleusercontent.com/_JlBglqmE6X0/TcIjuezzV8I/AAAAAAAAAW0/jj3vaxdq7-4/s400/foto1.jpg" height="299" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="https://picasaweb.google.com/meinardi2000/KomisiVIIIDPRRI20092014?feat=embedwebsite"&gt;Komisi VIII DPR RI 2009-2014&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Suasana di Konsulat Jenderal RI sesaat sebelum dialog dimulai. Courtesy of Dirgayuza Setiawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Akhirnya sang tamu datang juga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menunggu cukup lama, akhirnya sang tamu yang ditunggu-tunggu datang juga. Secara persis, saya tidak melihat jam, mungkin sekitar pukul &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;18.50-19.00&lt;/span&gt;. Hadirin tampak antusias dan tidak terasa suasana Ruang Bhinneka di KJRI Melbourne menjadi hidup karena semua orang mulai terlihat antusias. Beberapa anggota Dewan bahkan ada yang mulai memperkenalkan diri secara pribadi dan menyapa hadirin satu per satu. Beberapa juga ada yang beramah tamah dengan staf KJRI. Setelah beramah tamah 5-10 menit, staf KJRI mengumumkan untuk memulai acara dengan hidangan makan malam terlebih dahulu. Pada mulanya saya sempat berpikir, wah, ini sepertinya strategi dari KJRI untuk meredam pertanyaan dari hadirin, dengan membuat mereka kenyang dan mengantuk setelah makan… :) he-he-he.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/AnQhS3kFuioCJhNp0qXcNg?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="https://lh6.googleusercontent.com/_JlBglqmE6X0/TcIjhGwDghI/AAAAAAAAAWs/usNtsAD4MrQ/s400/foto2.jpg" height="282" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="https://picasaweb.google.com/meinardi2000/KomisiVIIIDPRRI20092014?feat=embedwebsite"&gt;Komisi VIII DPR RI 2009-2014&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Rombongan anggota Komisi VIII DPR RI di KBRI Canberra. Sumber: www.kemlu.go.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Acara dimulai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menikmati santap malam, akhirnya acara dibuka oleh Acting Consul General, Bapak Hadisapto Pambrastoro, mewakili KJRI Melbourne. Bapak Hadi mencoba memaparkan komposisi masyarakat Indonesia di Melbourne, yang lebih dari 50% umumnya diisi oleh pelajar. Sebelumnya juga hadirin diingatkan bahwa acara tanya jawab hanya akan dibatasi sampai pukul 21.00 mengingat jadwal kesibukan anggota tim Komisi VIII keesokan harinya (which is private dinner bersama staf KJRI. Kayak gini dibilang sibuk?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara dari pihak Komisi VIII diwakili oleh juru bicaranya, Bapak Abdul Kadir Karding (PKB). Beliau memperkenalkan anggota tim studi banding satu per satu dengan komposisi 7 orang anggota duduk di meja panelis, yang terdiri dari perwakilan PDI-P (Ina Ammania), Golkar (Drs H Zulkarnaen Djabar), PKS (Ahmad Zainuddin, LC), PKB (H Abdul Kadir Karding, SPI - Ketua Rombongan dan Pembicara), Golkar (Dra Hj Chairun Nisa, MA), Hanura (Dra Hj Soemintarsih Muntoro, MSi), dan Demokrat (Dra Hj Ratu Siti Romlah, MAg). Jumlah total keseluruhan anggota Komisi VIII yang datang pada studi banding kali ini 11 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau juga mencoba memaparkan bidang kerja Komisi VIII yang umumnya berkonsentrasi di bidang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Keagamaan (mencakup di dalamnya: agama, pendidikan agama, masalah ahmadiyah, pluralisme, dan terorisme)&lt;br /&gt;- Penanggulangan bencana&lt;br /&gt;- Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kementerian sosial (di antaranya: masalah sosial, lansia, kemiskinan, orang cacat, dan anak jalanan)&lt;br /&gt;Di salah satu kesempatan, beliau juga menjelaskan, tujuan kedatangan ke Australia adalah untuk belajar mengenai upaya penanggulangan kemiskinan, di antaranya  menyusun konsep rancangan untuk:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- RUU Fakir Miskin&lt;br /&gt;- RUU Kebebasan dan Perlindungan Beragama&lt;br /&gt;- RUU ZIS (Zakat Infaq Shadaqah) - pengurangan pajak terhadap donasi/sumbangan&lt;br /&gt;- RUU Jaminan Produk Halal&lt;br /&gt;- RUU Keadilan dan Kesetaraan Gender&lt;br /&gt;- RUU Pendidikan yang Dikelola Masyarakat Swasta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau juga menjelaskan mengapa Australia menjadi negara yang dituju:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Lebih dekat dibanding negara-negara lain (sehingga bisa mengurangi biaya)&lt;br /&gt;- Australia memiliki sistem jaminan sosial yang terstruktur dan mapan, kalau meminjam kata-kata Bpk Karding: “Sistem yang luar biasa”.&lt;br /&gt;- Salah satu negara yang sukses menerapkan prinsip multikulturalisme sampai pada tingkat pendidikan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/z6sDFY6CPRL-r8eT7XO0fA?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="https://lh4.googleusercontent.com/_JlBglqmE6X0/TcIjt5OW-vI/AAAAAAAAAWw/cfZn7LUKsW4/s400/foto3.jpg" height="299" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="https://picasaweb.google.com/meinardi2000/KomisiVIIIDPRRI20092014?feat=embedwebsite"&gt;Komisi VIII DPR RI 2009-2014&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Ketua Rombongan Komisi VIII Bapak Abdul Kadir Karding memperkenalkan diri dan rombongan. Courtesy of: Dirgayuza Setiawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sesi pertanyaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendengarkan paparan tadi, saya cukup mengakui bahwa Bapak Abdul Kadir Karding (PKB) memiliki kemampuan komunikasi yang hebat. Beliau mencoba "meredam" suasana hadirin yang ada di Ruang Bhinneka dengan ’lelucon-lelucon’ dan dengan paparan gaya bahasa yang lugas, tenang, dan terstruktur. Mungkin inilah sebabnya beliau terpilih menjadi ketua rombongan karena, dari apa yang saya lihat secara pribadi, beliaulah yang  memiliki kemampuan public speaking yang paling mencolok dibandingkan anggota-anggota yang lain. Karena kalau dilihat, ada beberapa anggota yang hanya duduk di kursi panelis tanpa ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut mereka (selain memperkenalkan diri), ada yang hanya mencatat, dan ada pula yang hanya sesekali berkomentar. Kalau dilihat memang "all in all", sepertinya memang sudah menjadi tugas Bapak Karding untuk "menjinakkan" hadirin. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat sesi tanya jawab dimulai, ada 3 penanya pertama (dari beberapa yang berusaha secara antusias):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Bagus Nugroho (Mahasiswa Program S-3 Bidang Aeronautics Melbourne University &amp; Nano Tech dari Oxford University)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai dana yang dikeluarkan untuk 11 anggota Komisi VIII yang pergi studi banding ke Australia, menurut perhitungan Bagus, jumlah dana yang dikeluarkan adalah sekitar Rp 811 juta selama 6 hari atau sekitar US$ 5.000 per orang per minggu. Pertanyaannya adalah mengapa sebesar itu? Bukankah itu dana yang sangat besar untuk dikeluarkan mengingat tingkat efektivitas yang rendah dari hasil studi banding?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Dirgayuza Setiawan (Wakil Ketua PPIA - Mahasiswa Jurusan Media)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuza mencoba menyangkal argumen Bapak Karding yang mempertanyakan mengapa surat terbuka PPIA dikirimkan terlebih dahulu ke media dibanding langsung ke beliau. Menurut Yuza, karena semua channel yang ada telah dicoba, berikut mengakses &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;website pribadi Bapak Karding yang ternyata berstatus "suspended". Dari website DPR RI pun tidak ada keterangan nomor kontak dan alamat e-mail yang bisa dihubungi&lt;/span&gt;. Karena itu, Yuza menghubungi media untuk meminta informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti telah diketahui sebelumnya dalam wawancara radio Australia di Canberra, Bapak Karding mengatakan bahwa alasan anggota Komisi VIII tidak mengunjungi daerah Northern Territory (NT) adalah karena beliau menangkap adanya “sinyal-sinyal”  keengganan dari Pemerintah Australia untuk membolehkan mereka pergi  ke NT. Karena, menurut beliau, issue penduduk miskin Aborigin di Australia adalah issue yang sensitif, apalagi untuk kunjungan parlemen asing. Pada saat yang sama, Yuza mengatakan, hal yang sama tidak terjadi terhadap beberapa mahasiswa Indonesia yang mengadakan penelitian di NT untuk menyurvei penduduk miskin, Pemerintah Australia justru membantu dengan sepenuh hati. Hal yang menjadi pertanyaan Yuza adalah “sinyal-sinyal” seperti apakah dan bagaimana cara menginterpretasikan sinyal yang ditangkap Bapak Karding sehingga jatuh pada kesimpulan bahwa Pemerintah Australia enggan mengizinkan anggota Komisi VIII DPR RI pergi ke NT? Terlebih, daerah NT adalah daerah dengan konsentrasi penduduk miskin terbanyak di Australia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang lain adalah mengapa kunjungan yang dilakukan  hanya mampu menghubungi pejabat-pejabat setingkat negara bagian, tapi tidak sampai pada tingkat pemerintah federal? DPR cenderung dianggap tidak siap dalam menyiapkan bahan-bahan dan memilih narasumber (kurangnya koordinasi dan tidak tepat sasaran)  dan kalaupun ini memang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari, kenapa ada visa salah satu anggota tim Komisi VIII yang ditolak oleh Pemerintah Australia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Usep Abdul Matin (Mahasiswa S-3 Bidang Sosiologi Monash University)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menanyakan tentang kerukunan hidup beragama, terutama masalah perlakuan pemerintah terhadap pengikut Syiah di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sesi  Komisi VIII menjawab (hadirin mulai gelisah/gusar):&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi saya harus akui kelihaian Bapak Abdul Kadir Karding untuk urusan "skill" public speaking. Sepertinya beliau menguasai betul medan dan trik untuk mengulur-ulur waktu, salah satunya adalah dengan melambatkan tempo bicara dan berbicara hal-hal yang di luar konteks pembicaraan. Hal ini menyebabkan waktu yang tersisa tinggal sedikit. Beberapa kali Dirgayuza (Wakil Ketua PPIA) menginterupsi anggota Komisi VIII untuk straight to the point pada pertanyaan yang ditanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang anggota Komisi VIII dalam menjawab/menanggapi pertanyaan dari Bagus Nugroho bahkan membandingkan, anggaran yang diterima oleh Komisi VIII dalam studi banding kali ini masih lebih kecil jika dibandingkan dengan salah satu staf kementerian Australia yang katanya bisa menerima 3 kali lipat dari apa yang diterima oleh Komisi VIII. Hello!!! Australia itu kan pendapatan per kapitanya lebih besar dari Indonesia, Kira-kira sekitar US$ 55.590 per tahun. Indonesia sekitar US$ 3.015 per tahun (sumber Wikipedia). Apa mereka itu nggak mikir ya sebelum menjawab???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa anggota Dewan yang diberi kesempatan untuk menjawab memulai dengan meminta kepada kawan-kawan PPIA agar tidak terkesan menghakimi/mengadili mereka dalam dialog kali ini. Bahkan, ada yang mengalami suasana “kebatinan” (mungkin maksudnya feeling so emotional) ketika mengunjungi Australia kali ini seraya bercerita tentang beberapa anaknya yang dulu pernah bersekolah di Melbourne, Australia, dan suaminya yang pernah menjadi ketua perhimpunan pelajar pada saat itu. Secara pribadi, menurut saya, jawaban-jawaban yang diberikan lebih bersifat normatif dan tidak pada inti permasalahan dan cenderung berputar-putar. Apakah ini suatu kesengajaan untuk mengulur waktu? Wallahualam… hanya Tuhan yang tahu.…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena jawaban tidak dirasakan mengena dan berputar-putar untuk hal-hal yang tidak penting, sementara waktu semakin sempit, banyak hadirin yang mulai melakukan interupsi sehingga suasana Ruang Bhinneka menjadi gaduh. Tidak hanya itu, beberapa kali sudah mulai terdengar suara cemoohan dan kata-kata “huuuu…kecewaaaaa!!!”  dari hadirin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mendekati pukul 21.00, pihak KJRI berusaha menutup sesi tanya jawab, dengan alasan kesibukan anggota Dewan pada keesokan harinya: which is Sunday of course. :)  Bukankah adalah hak kita sebagai rakyat untuk meminta/menanyakan hal-hal yang dirasa perlu ke wakil rakyat kita di parlemen? Pada saat itu, suasana semakin riuh dan sudah ada hadirin yang berteriak-teriak langsung bertanya… tanpa moderator… :) terus terang suasana sudah sedikit agak kacau pada waktu itu. Bahkan, ada beberapa yang langsung meninggalkan ruangan dan langsung pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/y61M1BsCZTtMyb5V5P9wnA?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="https://lh3.googleusercontent.com/_JlBglqmE6X0/TcIjwdRncKI/AAAAAAAAAW4/Mr8w_hX6sZE/s400/foto4.jpg" height="299" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="https://picasaweb.google.com/meinardi2000/KomisiVIIIDPRRI20092014?feat=embedwebsite"&gt;Komisi VIII DPR RI 2009-2014&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Salah satu anggota Komisi VIII DPR RI mencoba untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan mahasiswa Indonesia di Melbourne. Courtesy of: Dirgayuza Setiawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Here comes the bomb shell…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kawan saya (pas saat sesi kacau) sempat berteriak, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Kenapa nggak pakai teleconference aja sih Pak?”&lt;/span&gt; Pada saat itu, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bapak Karding menjawab, “Wah, itu kan teknisnya terlalu rumit…."&lt;/span&gt;  Sontak mendengar jawaban tadi, hadirin yang umumnya mahasiswa langsung tertawa… lalu ada lagi yang nyeletuk, “Pak, mau dibikinin account Skype sama saya nggak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus, ada beberapa anggota Komisi VIII yang mengatakan, karena keterbatasan waktu, kawan-kawan bisa menghubungi kami lewat e-mail. Tapi, ketika serentak kami menanyakan apa alamat e-mail beliau, yang keluar adalah… xxxx@yahoo.com :) .  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hadirin, termasuk saya, tampak kesal dengan jawaban tersebut, kemudian hadirin  menanyakan, “Kami ingin alamat resmi Bapak!” Dan dibalas dengan, “Nanti… nanti akan diberikan….”  Pada saat itu penyiar radio PPI Internasional menginterupsi, “Tolong disebutkan saja Pak di sini, jadi semua orang bisa dengar….” Bahkan dengan tantangan itu pun sepertinya mereka, bapak-bapak/ibu-ibu anggota Komisi VIII itu, tidak tahu… apa alamat e-mail resmi mereka…  Saya lihat ada 1 orang staf ahli yang mendampingi Komisi VIII sibuk bolak-balik mencoba membagikan kartu nama (yang itu pun dalam kartu nama tersebut tercantum alamat e-mail Gmail dan Yahoo ) …???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena suasana panik dan makin riuh, salah seorang ibu (staf anggota Komisi VIII) berteriak, ” &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KALAU ADA YANG PERLU DITANYAKAN… SILAKAN SAJA KIRIM KE ALAMAT E-MAIL: KOMISI DELAPAN AT YAHOO DOT COM.. !!!!&lt;/span&gt;” Pada saat itu, tawa hadirin langsung pecah.... Saya sendiri geleng-geleng kepala dan sudah tidak tahu mau bicara apa lagi…. (selengkapnya lihat saja di sini: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object style="height: 390px; width: 640px"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/8dEjGOPfAqA?version=3"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/8dEjGOPfAqA?version=3" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" allowScriptAccess="always" width="640" height="390"&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada teman yang bilang: Wah, kalo gitu mah gak usah jadi anggota DPR, anak saya yang masih kecil juga udah bisa bikin e-mail Yahoo sendiri… :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BTW, setelah acara selesai, salah seorang kawan mencoba mengirim test mail (via BB) ke:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- komisiviii@yahoo.com&lt;br /&gt;- komisi8@yahoo.com&lt;br /&gt;- komisidelapan@yahoo.com&lt;br /&gt;- komisiviii@yahoo.co.id&lt;br /&gt;- komisi8@yahoo.co.id&lt;br /&gt;- komisidelapan@yahoo.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;and guess what, none of them is working…!!! Semua e-mail test bouncing back ke sender alias alamat yang diberikan tidak ada…!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi karena tidak puas, saya beserta istri dan kawan-kawan mendekati ibu salah satu staf ahli pendamping anggota Komisi VIII dalam kunjungan kerja ini, sambil menanyakan alamat resmi, saat itu beliau bilang, “Lihat aja di website DPR, nanti kan ada daftar masing-masing kKomisi, nanti dari situ ada alamat imelnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi kita cek via HP, dan …ternyata tidak ada (kalau tidak percaya, silakan cek sendiri ke www.dpr.go.id). Kalau begini, mana yang benar? Kalau yang bekerja di DPR saja  tidak tahu alamat kontak resmi yang bisa dihubungi, bagaimana dengan orang lain?? Dan jangan salah bahwa 1 staf DPR memiliki 7 asisten (staf ahli), *Unfortunately* sepertinya tidak satu pun dari ke-7 asisten beserta anggota DPR itu sendiri tahu alamat kontak resmi mereka ??? Kalau untuk hal yang sangat mendasar saja mereka tidak kompeten, bagaimana mereka akan membela kepentingan rakyat yang akan mereka wakili???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana tidak, DPR RI, parlemen dari negara dengan jumlah penduduk ke-4 terbesar di dunia, parlemen dari negara anggota G-20 (negara dengan salah satu kekuatan ekonomi dan pangsa pasar terbesar di dunia) serta mempunyai anggaran bertriliun-triliun rupiah untuk gedung baru, lengkap dengan fasilitas dan tunjangan lainnya…  masih memakai alamat e-mail gratis untuk kontak terhadap rakyat yang diwakilinya…??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidakkah mereka berpikir bahwa parlemen kita akan menjadi bahan olok-olok parlemen Australia begitu melihat kartu nama dengan alamat e-mail dari Yahoo/Gmail???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya alamat kontak mereka, umumnya mereka kebingungan menjawabnya, yang menurut saya sangat-sangat aneh, bukan?? Bagaimana mereka mau mendengar aspirasi rakyat yang mereka wakili jika alamat kontak untuk dihubungi pun mereka kebingungan menjawabnya??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah acara diskusi selesai, beberapa dari kami yang tidak puas langsung menyerbu dan bertanya langsung ke anggota Komisi VIII. Ada dari beberapa di antara mereka tidak membawa kartu nama!!! Bagaimana mereka ingin memperkenalkan diri di hadapan anggota parlemen Australia jika kartu nama saja mereka tidak bawa, dan kalaupun ada, mereka mencantumkan alamat e-mail gratis (Yahoo/Gmail) sebagai alamat kontak mereka !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat saya mencoba bertanya kepada Bapak Karding tentang kunjungan studi banding, saya tanyakan, “Pak, bukankah menjadi paradoks bagi DPR bahwa kunjungan studi banding dalam rangka mengentaskan kemiskinan, tapi di saat yang sama DPR menghambur-hamburkan uang rakyat yang akan dientaskan kemiskinannya???”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironis sekali memang ternyata, dan syukur…kalau bukan karena kesempatan ini, saya mungkin hanya bisa mendengar dari media massa tentang perilaku anggota DPR, tapi untuk saat ini saya bisa melihat, mendengar, dan mengalaminya sendiri di depan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu kami sempat bingung dan bertanya kepada salah satu staf senior KJRI, ”Pak, apa memang sudah separah inikah keadaan institusi di negara kita?” Beliau menjawab (dan mencoba berdiplomasi), “Maaf Dik, saya sendiri belum berkecimpung di dunia politik, mengenai komentar, saya pikir, Adik bisa lihat sendiri apa yang terjadi tadi.” (kayaknya beliau juga shock)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penutup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By the way, beberapa kawan sebelum pulang, kita sempat bercanda, “Kayaknya abis malem ini kita bakal susah tidur nih….” Dan banyak yang geleng-geleng kepala sampai keluar pintu KJRI, sepertinya kita masih belum percaya dengan apa yang kita lihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah mau dibawa ke mana negara ini jika para pemegang amanahnya saja tidak kompeten di bidangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, memang ternyata benar, sampai sekarang, pukul 6.30 pagi, pun saya belum bisa tidur… :) Bahkan hingga keesokan harinya, seorang kawan berkelakar di milis, “Mungkin coba aja imel ini: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;k0M151d3L4P4n@yahoo.com&lt;/span&gt;, kali aja mereka ber-alay ria…he-he-he….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan oleh: Teguh Iskanto&lt;br /&gt;Diedit oleh: Didi Rul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;copas dari : http://nasional.kompas.com/read/2011/05/04/1721573/Inilah.Studi.Banding.DPR.di.Australia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;update 20110511&lt;br /&gt;http://www.detiknews.com/read/2011/05/11/123935/1637208/10/pramono-rp-97-m-untuk-website-dpr-angka-fantastis-kpk-harus-periksa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diberitakan, biaya untuk website dpr yang beralamat di www.dpr.go.id, memakan biaya 9.7 Milyar pertahun, bahkan pada tahun 2010 telah dikeluarkan biaya sebesar 20 M untuk itu. Sangat-sangat mahal kalau dibandingkan dengan anggota dpr yang kelihatannya banyak yang gaptek. Tidak terlihat juga daftar alamat email seluruh anggota dpr dipajang pada website tersebut. Mantan Wapres dan Pres Habibie dahulu pernah memanfaatkan dan mengharuskan para menterinya untuk mengirim laporan menggunakan email. Seharusnya cara ini ditiru oleh anggota dpr yang memiliki staff pribadi, bahkan merencanakan penambahan staff, saat nanti "gedung baru berhasil mereka perjuangkan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Email saat ini adalah salah satu kebutuhan penting dalam menunjang pekerjaan. Sebagai contoh, untuk membuat account facebook, satu kewajiban yang harus dimiliki adalah email. Dengan biaya sebanyak itu, saya yakin sebenarnya anggota dpr bisa membuat facebook-nya sendiri, dengan gedung IT sendiri, server sendiri, UPS sendiri, bila perlu mendirikan gedung server lagi di pulau lain sebagai server backup, tanpa perlu menggunakan jasa perusahaan lain, kecuali untuk koneksi internetnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan biaya sebesar itu, koneksi internet yang didapat bisa pada level yang paling bagus, speed upload dan download (ini yang pasti dibutuhkan) unlimited. misal untuk tiap anggota mendapatkan 1 jalur khusus dengan biaya 2 juta sebulan, dibandingkan dengan biaya koneksi speedy yang saya gunakan, dengan kecepatan download up to 2 MBps seharga sekitar 700 ribu sebulan, dibagi-bagi untuk 20-an komputer. Kualitas itu sudah sangat-sangat mewah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jumlah anggota dpr sebanyak 560 orang (kalau tidak salah) dikali masing-masing 2 juta, biaya untuk koneksi internet adalah 1.12 M sebulan. Tentunya hal itu diambil yang paling ekstrim, padahal dengan cukup 56 koneksi saja, dengan asumsi banyak anggota dpr yang bolos ngantor, 1 koneksi tersebut masih sangat longgar untuk di-share bagi 10 anggota. Berarti biaya koneksi tinggal 112 juta saja, dan itu saya yakin untuk melakukan download file berukuran diatas 1 GB tidak butuh waktu lama, masih juga bisa disambi dengan chatting atau mengirim email termasuk file-file attachment-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya bila saya berdebat langsung dengan salah satu dari mereka (apa mereka mau???), mungkin bakal muncul kata-kata defensif, yang tidak setuju bila membandingkan kebutuhan mereka sebagai anggota dpr dengan kebutuhan kita sebagai pegawai biasa. Meski sebenarnya mereka juga sering sekali membandigkan dpr Indonesia dengan dpr luar negeri, biasanya tentang biaya acara studi banding, kalau di Indonesia sekian, jauh lebih sedikit dibandingkan dpr negara A, masih kalah jauh dari biaya studi banding negara B. Tentunya kita semua sudah maklum kata-kata itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-2079349687400853312?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/2079349687400853312/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=2079349687400853312' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/2079349687400853312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/2079349687400853312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2011/05/inilah-studi-banding-dpr-di-australia.html' title='Inilah Studi Banding DPR di Australia!'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh3.googleusercontent.com/_JlBglqmE6X0/TcIjuezzV8I/AAAAAAAAAW0/jj3vaxdq7-4/s72-c/foto1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-4834540328424735017</id><published>2011-04-28T10:23:00.003+07:00</published><updated>2011-10-14T11:57:39.094+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>Negara Islam Indonesia (NII)</title><content type='html'>Jaman saya sekolah dulu, pada pelajaran sejarah, pernah disebut-sebut pemberontakan Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo (yang singkatnya disebut Kartosuwiryo) dengan tujuan mendirikan Negara Islam Indonesia (NII). Ceritanya cukup panjang dan secara detilnya saya sudah lupa. Silahkan dibaca sendiri dari link yang saya sertakan pada akhir artikel ini. Pada tahun 2011 ini, kita mendengar nama NII disebut-sebut lagi, meski sebenarnya pada tahun 2008 atau 2009 juga sempat terdengar beberapa lama. Apakah NII yang saat ini lagi ramai dibahas di media-media adalah NII yang didirikan Kartosuwiryo pada puluhan tahun yang lalu ?&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak pendapat yang diungkap di berita koran maupun televisi, masing-masing dengan pengalaman mereka pribadi selama berinteraksi dengan anggota NII, dan ada juga beberapa orang mantan petinggi NII. NII disebut-sebut telah menyusun struktur pemerintahan secara lengkap. Mulai dari lurah, camat, bupati, gubernur, hingga presiden dan para menteri. Termasuk juga disebut ada yang menjadi polisi. Cukup lengkap seandainya mereka bisa mengambil alih pemerintahan Indonesia. Masing-masing langsung menjalankan fungsinya, meski beda kualitas, tapi setidaknya masing-masing telah mengetahui tugas dan kewajibannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa "korban" NII mengatakan, (saya kasih tanda petik, karena saya tidak yakin 100% mereka adalah benar-benar korban) awalnya mereka diajak teman yang telah mereka kenal, mula-mula sekedar ngobrol, hingga setelah pertemuan kesekian, mulailah mereka membahas hal-hal yang menjurus ke doktrin-doktrin mereka. Dengan kutipan-kutipan yang sengaja diambil sesuai tujuan doktrinasi mereka, akhirnya sebagian "korban" terpengaruh. Itu yang menunjukkan keterampilan mereka menguasai psikologis "korban" hingga akhirnya beralih mendukung "perjuangan" mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan yang saya baca dan saya dengar dari media, tidak semua korban bisa dianggap orang yang benar-benar korban. Sebagian dari mereka tidak layak disebut korban, karena sebenarnya dalam diri mereka memiliki keinginan atau tujuan yang sama, dan akhirnya mereka menemukan komunitas yang sesuai. Mereka secara sadar ikut dan mendukung gerakan bawah tanah tersebut. Sebagian lainnya bisa dikategorikan sebagai orang-orang yang mudah dikendalikan, dengan beberapa kalimat provokatif yang terus diulang-ulang, mereka-pun mau ikut dan menjadi korban. Secara psikologis semua orang bisa dipengaruhi dengan cara itu, syaratnya hanya satu, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;secara sadar mereka setuju&lt;/span&gt;. Tanpa persetujuan dari "korban", apapun pengaruh dan sugesti yang diberikan, tidak akan mampu mengubah pendiriannya. Maka itu, kata korban diatas, saya beri tanda petik, karena saya tidak yakin mereka benar-benar korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NII yang banyak diberitakan sekarang ini dikatakan tidak sama dengan NII Kartosuwiryo. Menurut beberapa mantan, tujuan mereka tidak sama. NII sekarang ini hanya bertujuan menipu korban, untuk mendapatkan uang. Ini dibuktikan dengan banyaknya korban yang telah menyetorkan uang cukup banyak. Tidak mungkin korban-korban tersebut dari kalangan orang miskin. Sebagian besar korban berasal dari kalangan mahasiswa, bahkan ternyata proses rekrutmen telah dimulai sejak SMP dan SMU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masalah" dimulai sejak seseorang menyatakan diri menjadi warga NII, dimulai dari membayar sejumlah uang saat awal, dan iuran rutin yang harus dibayarkan setelahnya. Uang-uang itu "katanya" sebagai modal perjuangan mendirikan Negara Islam Indonesia. Berbagai macam solusi diberikan kepada anggota tersebut untuk mendapatkan uang, mencuri, menipu, dan segala macam cara dihalalkan untuk mengambil uang dari orang yang dianggap kafir. Bagi mereka orang kafir adalah orang yang bukan anggota NII, siapapun itu, termasuk juga orang tua sendiri. Bahkan pernah disebutkan, melacurkan diri untuk mendapatkan uang adalah halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dihitung-hitung, total setoran uang dalam 1 bulan mencapai jutaan, tergantung dari pekerjaan anggota, semakin tinggi pendapatannya, semakin besar target setorannya. Selain target setoran uang, anggota juga ditarget menjaring korban lainnya. Cara kerjanya sama dengan bisnis MLM, member get member. Korban baru-pun mendapat beban target yang sama. Itu sebabnya, orang-orang yang menjadi target rekrutmen berasal dari kalangan orang mampu atau orang yang sudah memiliki pekerjaan cukup mapan. Belum pernah ditemukan anggota yang pekerjaannya serabutan, bahkan pengangguran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena modus pengumpulan uang inilah, yang mungkin membuat aparat kepolisian belum melakukan tindakan. Tidak seperti GAM, RMS dan gerakan separatis di Papua, yang jelas-jelas menunjukkan posisinya terhadap Indonesia, dan langsung diserbu. Kita belum tahu, tindakan apa yang sudah dan akan dilakukan oleh polisi dalam kasus NII kali ini. Dianggap sebagai penipuan atau sebagai gerakan separatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Negara_Islam_Indonesia&lt;br /&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Sekarmadji_Maridjan_Kartosoewirjo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-4834540328424735017?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/4834540328424735017/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=4834540328424735017' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4834540328424735017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4834540328424735017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2011/04/negara-islam-indonesia-nii.html' title='Negara Islam Indonesia (NII)'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-3677548877809057873</id><published>2011-04-09T09:47:00.006+07:00</published><updated>2011-10-14T11:57:58.311+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penting'/><title type='text'>Yang Patut Kita Tiru Dari Warga Jepang</title><content type='html'>Biasanya saya sarapan sambil membaca koran, tapi tadi pagi koran belum datang. Sambil mencari apa yang bisa dibaca sambil sarapan, teringat majalah Intisari terbaru yang belum saya baca. Melihat daftar isi artikel yang menarik dan cukup pendek untik dibaca sambil sarapan, kemudian membaca pengantar dari Lily Wibisono. Apa yang dia tulis secara ringkas berisi sebagian dari artikel Intisari yang menurut saya pantas disebut-sebut dalam pengantar itu. Ada dua poin yang menurut saya cukup menarik dan saya menganggap penting untuk saya tulis pada blog ini :)&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga alinea yang cukup menarik bagi saya, pada halaman sebelah kiri pengantar LW (Lily Wibisono), ada satu alinea, dan dua alinea pada halaman bagian kanan. Dia menceritakan bagaimana masyarakat Jepang begitu tertib mengantri pada supermarket-supermarket yang menjual barang-barang kebutuhan pokok. Demikian pula pemilik supermarket malah menjual barang dengan harga sama seperti sebelum bencana tsunami, atau bahkan menjual dengan harga lebih murah. Juga diceritakan untuk air mineral diberikan gratis. Stok barang-barang kebutuhan pokok juga tetap dijaga agar tetap bisa memenuhi kebutuhan penduduk sekitar mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga pernah membaca di koran, supermarket melakukan pembatasan jumlah pembelian pada barang-barang kebutuhan pokok, namun kondisi tetap stabil. Pembeli dan penjual sama-sama memahami, pembeli butuh barang dan penjual ingin agar semua pembeli mendapatkan barang, pembeli membeli barang secukupnya dan penjual membatasi jumlah penjualan agar pembeli selanjutnya juga mendapat barang tersebut. Hal inilah yang patut kita tiru, &lt;br /&gt;1. Tertibnya mengantri&lt;br /&gt;2. Membeli yang berarti mendapat barang dengan membayar&lt;br /&gt;3. Membeli barang secukupnya agar warga lain (yang sama-sama terisolasi saat itu) juga bisa mendapatkan barang&lt;br /&gt;4. Penjual tidak menaikkan harga untuk mendapatkan keuntungan dalam kesempatan itu&lt;br /&gt;5. Pasokan barang tetap stabil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutipan dibawah ini dari beberapa blog dan artikel yang saya cari melalui google.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak hari Sabtu lalu, supaa (supermarket) diserbu oleh pembeli sampai stock barang habis dan saya pikir mungkin sampai beberapa hari ke depan tidak akan ada lagi pasokan barang ke supermarket-supermarket tersebut. Teman saya sampai panik karena ketika ingin membeli beras, stock beras habis di beberapa supermarket yang sempat dia datangi. Ternyata dugaan saya salah, hanya dalam waktu sehari, stock supermarket terisi kembali, dan kembali diserbu oleh pembeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supermarket besar di Kota Aoba kembali menjual air mineral, roti dan bahan makanan dasar lainnya pada hari Minggu setelah barang mulai berdatangan dari negara tetangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antrian panjang warga yang berbondong-bondong datang pun sudah tampak di depan toko, pada saat dibuka pukul 09.30 waktu setempat. Beberapa orang mengatakan mereka telah menunggu di sana sejak malam sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu anda baca ulang kalau merasa kurang yakin, dari kuripan-kutipan diatas, tertulis "pembeli", "mengantri", "stok terisi kembali". Kata-kata itu yang harusnya terjadi dan dilakukan oleh warga Indonesia saat terjadi bencana. Sejauh ini kita paham bagaimana kelakuan egois warga setanah air kita bila terjadi bencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poin menarik selanjutnya, tentang "The Fukushima 50", nama ini diberikan pada tim berani mati yang secara sukarela memperbaiki (setidaknya mencegah agar tidak lebih parah) kebocoran sistem pendingin reaktor nuklir Fukushima. Dari artikel yang saya peroleh dari google, mereka terdiri dari sekitar 200 orang, bekerja bergantian dalam empat shift. Mereka adalah para teknisi dan tenaga ahli yang setiap harinya bekerja di reaktor tersebut, ditambah dengan tentara dan petugas pemadam kebakaran. Rasa tanggung jawab atas keselamatan penduduk Jepang, yang sebagian diantaranya adalah keluarganya, yang mendorong mereka berkorban menjadi sukarelawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka sadar sepenuhnya dan siap mati untuk tugas tersebut. Bila mereka tetap hidup hingga reaktor tersebut berhasil diamankan, ancaman penyakit akibat radiasi akan mereka derita. Pakaian khusus yang mereka kenakan hanya mengurangi sedikit pengaruh radiasi, karena sesuai standar, pakaian itu dikenakan pada kondisi kerja normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat semua itu, kita bisa mengingat kembali bagaimana saat perang dunia ke-2, bagaimana kesetiaan dan rasa pariotisme mereka pada negara yang sangat tinggi, mendorong mereka melakukan serangan pada pasukan sekutu dengan kamikaze. Setelah lebih dari setengah abad, ternyata semangat tersebut tetap terjaga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-3677548877809057873?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/3677548877809057873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=3677548877809057873' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/3677548877809057873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/3677548877809057873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2011/04/yang-patut-kita-tiru-dari-warga-jepang.html' title='Yang Patut Kita Tiru Dari Warga Jepang'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-6905893691197198895</id><published>2011-03-19T08:06:00.003+07:00</published><updated>2011-10-14T11:58:20.017+07:00</updated><title type='text'>Pernyataan Sikap Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang (PPI Jepang)</title><content type='html'>Pernyataan Sikap Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang (PPI Jepang)&lt;br /&gt;Perihal Pemberitaan Media Nasional yang Tidak Profesional Terkait Bencana di Jepang,&lt;br /&gt;Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan bencana gempa di Perfektur Miyagi, Jepang, berskala 9 Richter yang disusul dengan tsunami dan ancaman radiasi nuklir, kami mahasiswa Indonesia di Jepang sangat menyayangkan berita-berita di beberapa media nasional yang dinilai tidak profesional dalam menyiarkan informasi. Kami mendapati berita-berita tersebut salah dan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya di Jepang sehingga mengakibatkan keresahan berlebihan bagi masyarakat dan keluarga di tanah air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, atas nama seluruh mahasiswa Indonesia di Jepang, Pengurus Pusat PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) Jepang menyampaikan pernyataan sikap seperti di bawah ini, meliputi peringatan bagi pers dan informasi keadaan WNI di Jepang secara umum.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan bagi pers&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menimbang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. bahwa kami banyak mendapati berita di media-media nasional yang bersifat berlebihan dan meresahkan. Berita-berita ini umumnya salah dalam mengungkapkan data serta salah dalam memahami konteks sehingga menimbulkan misinterpretasi bagi masyarakat Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. beberapa contoh yang kami anggap fatal dari beberapa berita yang tersebar adalah berita bertajuk:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* “881 WNI di Jepang Selamat, 30.636 Belum Diketahui Nasibnya” tanggal 15 Maret dan,&lt;br /&gt;* “Jepang Berusaha Hidupkan Kembali Listrik PLTN Fukushima” tanggal 17 Maret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya dipublikasikan oleh salah satu portal berita nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Berita pertama, walaupun kemudian diralat, dinilai salah dalam memahami konteks demografi persebaran WNI yang ada. Sebab, selain keempat perfektur ini, Miyagi, Iwate, Fukushima, Aomori, kondisi WNI di lokasi lain tidak mengalami gangguan yang berarti. Angka 30.636 orang adalah salah konteks.&lt;br /&gt;* Berita kedua dinilai tidak mengindahkan kaidah jurnalistik sehingga menimbulkan kesan seluruh Jepang mengalami pemadaman listrik padahal kenyataannya tidak demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. berita-berita seperti di atas menyebabkan kecemasan yang berlebihan, terutama di tanah air. Salah satu akibatnya adalah Posko Crisis Center KBRI Tokyo banyak sekali menerima permintaan konfirmasi terkait berita-berita tersebut, padahal KBRI Tokyo telah menyediakan informasi di situsnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meminta:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. kepada media nasional agar lebih profesional dalam berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-Undang Pers. Salah satunya dengan menyiarkan berita secara informatif, berimbang serta diambil dari sumber-sumber yang kredibel. Kondisi umum WNI di Jepang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. PPI Jepang menghimbau agar segala informasi mengenai kondisi WNI di Jepang dapat dirujuk melalui satu sumber yaitu Posko Crisis Center KBRI Tokyo. Silahkan merujuk pada situs KBRI Tokyo, Twitter @KBRITokyo maupun Facebook Kbri Tokyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. bencana gempa, tsunami, dan meledaknya PLTN Fukushima hanya berdampak langsung pada perfektur-perfektur di daerah utara Pulau Honshu, seperti Miyagi, Iwate, Fukushima, Aomori. Sedangkan secara umum kondisi di daerah selain itu, termasuk Tokyo, Osaka, Hiroshima, Fukuoka, di mana masyarakat Indonesia paling banyak berkumpul, dilaporkan aman dan tak ada korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. KBRI telah berhasil mengevakuasi dan memulangkan lebih dari 100 WNI asal Sendai, Perfektur Miyagi ke Indonesia. Dan sampai saat ini, KBRI sedang mengevakuasi WNI lainnya di kota-kota di utara, seperti Iwate, Fukushima, Kesennuma, dan sebagainya. Selengkapnya bisa diakses di situs KBRI Tokyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. terkait ancaman radiasi nuklir PLTN Fukushima, berdasarkan pada hasil rapat antara KBRI Tokyo dengan para ahli nuklir Indonesia di Jepang tanggal 16 Maret 2011, dinyatakan bahwa ancaman radiasi nuklir masih dalam lingkup kota Fukushima (radius 0-50km dari PLTN), sehingga tidak ada ancaman serius bagi kota-kota di luar radius 50km. Namun demikian, dilaporkan bahwa KBRI Tokyo terus melakukan evakuasi terhadap WNI yang berada pada radius 0-100km ke Tokyo. Perlu diketahui, KBRI Tokyo berada pada lokasi berjarak 250km dr PLTN Fukushima. Selengkapnya dapat diakses di situs KBRI Tokyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan dengan iktikad baik menuju perubahan positif. Semoga menjadi peringatan bagi insan pers di Indonesia untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan berita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokyo, 17 Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Umum PPI Jepang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fithra Faisal Hastiadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;fithra.faisal@ppijepang.orgThis e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HP: +81 9064762891&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang kalau kita lihat, televisi swasta nasional yang ada di Indonesia masing-masing memiliki kelakuan buruk yang membuat jengkel pihak-pihak yang tersangkut dengan tayangan mereka. Kali ini stasiun televisi yang persentase tayangan beritanya cukup tinggi, dan ternyata malah terlihat terlalu lebay dalam menayangkan berita. Salah satunya pada bencana gempa dan tsunami di Jepang 11 Maret 2011 lalu, selama beberapa hari tayangan hancurnya rumah-rumah, gedung perkantoran karena luapan air laut ditayangkan secara berlebihan, bisa dinilai juga "mirip" program cuci otak, dimana korban (dalam hal ini, pemirsa berita) terus-menerus diberi "program" hancurnya Jepang akibat tsunami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tayangan itu akhirnya sedikit berkurang, karena cuci otak kali ini dengan topik Jepang mengalami radiasi nuklir. Dan seperti pola-pola cuci otak sebelumnya, tayangan reaktor nuklir Jepang yang sedang berasap ditayangkan berulang-ulang, dari jam 18.00 hingga acara talk show yang berakhir pada jam 23.00, dan tidak lupa, hal itu berulang selama beberapa hari hingga mereka mendapat topik baru yang layak menggeser topik semula. Ternyata proyek mereka berhasil, hal ini terbukti dengan keluarnya pernyataan sikap dari Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang (PPI Jepang) yang merasakan akibat dari lebay-nya berita tersebut membuat orang tua mereka di tanah air menjadi khawatir akan keselamatan anaknya yang sedang belajar di Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jepang terdiri dari beberapa pulau baik besar dan yang kecil, meski tidak seluas dan sebanyak jumlah pulau di Indonesia. Wilayah yang terkena tsunami paling parah adalah kota Iwaki dan Sendai. Sedangkan reaktor nuklir yang bermasalah berada di kota Fukushima. Jadi bisa dilihat kerusakan-kerusakan tersebut tidak terjadi merata di seluruh Jepang. Memang benar stasiun televisi lebay tersebut tidak mengatakan bencana merata di seluruh Jepang. Tetapi bagi pemirsa yang menerima berita tersebut, belum tentu mereka memiliki peta Jepang, untuk menganalisa wilayah mana saja yang mengalami musibah tersebut, untuk kemudian mencari tahu kabar anaknya atau keluarganya yang saat ini sedang berada di Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justru karena mereka hanya menayangkan lokasi bencana dan kota-kota terdekat yang bersuasana horor, sepi, tanpa berpikir lagi, pemirsa akan membuat kesimpulan bahwa Jepang mati total. Dan hal ini yang mungkin menjadi "nilai plus" bagi televisi lebay tersebut, dimana mereka mampu menggiring opini pemirsa ke arah yang mereka mau. Dengan cara itu mereka mengendalikan "suasana" di Indonesia sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat berbeda melihat berita yang "di-copy paste" dari televisi Jepang, rekaman bencana tidak pernah sedikitpun terlihat gambar mayat-mayat korban tsunami. Amat sangat jauh berbeda sekali  (ini penekanan :p) dengan media televisi nasional kita, tentunya televisi lebay yang saya maksud juga terlibat. Korban tsunami Aceh 2004 lalu, gambar-gambar mayat korban tsunami dari yang masih normal hingga beberapa hari kemudian yang sudah bengkak karena membusuk ditayangkan seakan mereka itu sapi atau kerbau korban merapi. Tayangan berita berlangsung pada jam-jam dimana anak-anak masih belum tidur (18.00 hingga 21.00). Tidak bisa dihindari, tampilan mayat-mayat tersebut terlihat bahkan sengaja dilihat oleh anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin hal ini perlu menjadi tambahan aturan dari KPI, kepada seluruh media massa, untuk memberitakan tanpa menayangkan gambar mayat, bilamana gambar tersebut penting dan terpaksa harus ditanyangkan, maka perlu di-mozaik (disensor). Sejauh ini baru berita-berita korban pembunuhan yang disensor, itu juga tidak semua media melakukan sensor tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-6905893691197198895?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/6905893691197198895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=6905893691197198895' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/6905893691197198895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/6905893691197198895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2011/03/pernyataan-sikap-persatuan-pelajar.html' title='Pernyataan Sikap Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang (PPI Jepang)'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-7491987004569787259</id><published>2011-02-21T09:37:00.006+07:00</published><updated>2011-10-14T11:58:41.060+07:00</updated><title type='text'>KITA HARUS NONTON FILM HOROR SEXY INDONESIA</title><content type='html'>&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/zEh2Zo50Y8fI_eVqFroYMQ?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="https://lh4.googleusercontent.com/_JlBglqmE6X0/TWH477MjnJI/AAAAAAAAAWA/IMgq9pOGRpI/s400/arwah-goyang-karawang.jpg" height="400" width="283" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="https://picasaweb.google.com/meinardi2000/DetailsBlogPicture?feat=embedwebsite"&gt;Details Blog Picture&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;Kali ini kita mungkin bakal susah mendapat tontonan bioskop film asing. Rencana pengenaan pajak terhadap film impor menyebabkan MPAA (Motion Picture Association of America) memutuskan tidak akan mengedarkan film-film mereka di Indonesia, yang mungkin akan ditiru oleh distributor film asing lainnya. Pajak ini berlaku tidak hanya film dari MPAA, tapi semua film asing. Sebenarnya, bagaimana itung-itungan yang harus dipikul oleh importir film tersebut? Menurut sebuah sumber dari kalangan Pengusaha Bioskop Indonesia, aturan main yang diberlakukan adalah seperti ini: impor film disepadankan dengan impor barang senilai 23,75 persen, ditambah 23,75 persen dari eksploitasi di bioskop, ditambah 15 persen PPh serta pajak tontonan 10-15 persen.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Jadi, di luar bea masuk barang, MPA harus membayar 23,75 persen + 15 persen + 10 persen = 48,75 persen dari total penerimaan. Itu artinya, HTM nantinya harus dinaikkan sebesar 200 persen," demikian sumber yang tak mau disebut jati dirinya itu menuturkan. ini dikutip dari Kompas, Minggu 20 Februari 2011. Saya tidak terlalu paham dan kurang tertarik dengan perhitungan detilnya, sebelum peraturan baru diberlakukan dan setelahnya. Melihat topiknya dibahas cukup banyak di berbagai media, menandakan kenaikan tersebut dianggap cukup besar bagi para penyelenggara bioskop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila disebutkan harga tiket harus dinaikkan 200%, tentunya hal ini bakal mengurangi jumlah penonton bioskop. Padahal dari diskusi yang ditayangkan di televisi, perwakilan dari jaringan bioskop di Jakarta menyebutkan film yang diputar sebagian besar adalah film asing. Bila dibandingkan, 77 film nasional berbanding 140 film asing per tahun atau 36:64. Pada berita lain disebutkan perbandingan film produksi nasional dan impor adalam 80:250, setidaknya proporsinya hampir sama. Bisa dihitung berapa besar penurunan pendapatan mereka bila jumlah penonton berkurang. Apalagi dari 77 film nasional yang dibuat dalam setahun, hampir seluruhnya bertema horor semi porno yang sudah sangat jelas tidak banyak penontonnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengutip dari &lt;a href="http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2011/02/19/kebijakan-pajak-yang-salah-kaprah-bioskop-steril-semua-film-asing-siapa-yang-rugi/"&gt;kompasiana&lt;/a&gt; "Ada yang berpendapat adalah wajar pemerintah mengenakan bea tersebut, dengan alasan demi melindungi dan memajukan perfilman nasional. Karena selama ini pajak yang dibayar film nasional lebih mahal daripada film impor.&lt;br /&gt;Kenapa demikian? Karena banyak sekali komponen yang harus dibayar oleh produsen film nasional dengan tarif yang juga lebih tinggi.&lt;br /&gt;Nah, kenapa logika terbalik yang dipakai untuk mengatasi hal demikian?&lt;br /&gt;Kenapa bukan penyederhanaan dan penurunan tarif pajak untuk film nasional saja yang dilakukan? Dibuat sedemikian rupa, sehingga pajak yang dibayar film nasional menjadi sama, atau lebih murah daripada film impor. Bukan menyasarkan film-film asing dengan cara seperti ini, menimbulkan polemik, dan problem seperti sekarang?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila tujuan akhirnya adalah meningkatkan pendapatan sekaligus memacu produksi film nasional, kelihatannya cara yang diambil pemerintah kurang tepat sasaran. Bila akhirnya distributor film asing tidak mengedarkan produksi mereka di Indonesia, maka pendapatan dari pajak yang diharapkan akan tetap menjadi harapan :) dan bila harapan praktisi perfilman nasional, hasil pajak film impor digunakan untuk memajukan film nasional, tentunya tidak akan tercapai. Seperti kasus-kasus lainnya, kebijakan yang menimbulkan masalah seperti ini kelihatannya tidak akan berjalan lama. Bila pada akhirnya negara menjadi rugi karena pendapatan dari pajak menghilang akibat "embargo film asing", bisa jadi aturan tersebut dibatalkan :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pihak pengusaha bioskop, mungkin terjadi penutupan beberapa lokasi yang dinilai tidak profitable, ini berarti terjadi PHK pada karyawan di lokasi tersebut. Padahal jaman tahun 80-90an, sangat banyak bioskop kelas bawah, meski film-film impor yang ditayangkan sudah termasuk expired, karena menunggu harga sewa yang murah. Ada yang bilang saat beli tiket, itu sudah termasuk obat nyamuk :) mungkin kalau mereka masih ada, saat ini harga tiket termasuk lotion anti nyamuk. Juga banyak tinggi (kutu pada kursi) yang gigitannya lumayan sakit, tikus juga ada lho.&lt;br /&gt;Mereka sudah banyak yang tutup karena kalah bersaing dengan bioskop kelas atas, dan saat ini bioskop kelas atas juga akan "dirampingkan" secara tidak langsung oleh pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kita para penonton film, tentunya bakal terpikir alternatif lain bagaimanapun caranya kita bisa menikmati film yang kita inginkan. Dari membeli DVD atau CD film original, membeli DVD atau CD film bajakan, atau mendownloadnya dari internet. Tentunya bisa saya pastikan, alternatif termurahlah yang bakal kita ambil. Hanya beberapa persen orang saja yang idealis membeli DVD atau CD original. Dari sini, negara kita akan mendapat kenaikan ranking dari posisi sebelumnya sebagai pembajak film. Dimana negara juga akan mendapatkan pajak dari dari hasil pembajakan tersebut. Para praktisi film berharap dengan dinaikkannya pajak untuk film asing, tambahan pendapatan dari pajak tersebut digunakan untuk meningkatkan produksi dan kualitas film-film nasional. Belum ada satupun komentar dari pihak dirjen pajak maupun pemerintah yang mendukung harapan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah banyak contoh dari beberapa negara asing yang menayangkan film-film berkualitas mereka secara gratis. Seperti yang pernah saya tonton adalah film-film dari Perancis, yang kebetulan ditayangkan di bioskop komersil surabaya secara gratis. Biasanya mereka menayangkan hanya di dalam gedung konsulat di jalan Darmokali Surabaya. Jumlah penonton tidak perlu dipertanyakan lagi, semua kursi penonton penuh. Saya menonton tiga judul sekaligus pada hari itu. Bahkan saya sempat ngobrol dengan seorang bapak di sebelah saya, dia sudah menonton semua film yang ada, malah ada yang sampai dua kali, untuk lebih menghayati katanya, ternyata dia seorang seniman pelukis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan yang sangat bagus seharusnya adalah, mengurangi pajak pembuatan film nasional, memberikan porsi tayang tambahan pada film-film nasional yang diikutkan pada festival film internasional. Bilamana perlu boleh ditonton gratis oleh masyarakat, untuk menunjukkan pada masyarakat, film-film nasional kita juga ada yang berkualitas, tidak hanya didominasi film hantu, setan, tuyul atau cewek-cewek berpakaian sexy baik pemain film lokal atau pemain film porno dari Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi :&lt;br /&gt;http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2011/02/19/kebijakan-pajak-yang-salah-kaprah-bioskop-steril-semua-film-asing-siapa-yang-rugi/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salah satu komentar yang menarik di &lt;a href="http://entertainment.kompas.com/read/2011/02/21/00034890/Deddy.Mizwar.Bioskop.Itu.Didikte.oleh.AS.."&gt;kompas&lt;/a&gt; :&lt;br /&gt;(Richard Stefanus)&lt;br /&gt;Sebenarnya ini menurut saya cuman masalah selera saja. Ada sebagian yang suka dengan film2 produksi hollywood (mungkin sebagian besar), dan ada juga yang lebih suka film buatan lokal (Indonesia). Semuanya sah-sah saja. Dan rasanya kurang bijak jika terlontar komentar seperti "kok mau nyembah2 amerika", "seolah kita bangsa tempe, takut dengan bangsa barat", dsb. Ini tidak ada hubungannya. Ini cmn sekedar masalah orang yg lebih suka nonton "Lord of the Ring" drpd "Lord of Debus", lebih suka "Harry Potter 1-7" drpd "Pocong 1, Pocong 2, Pocong 3, Pocong 4, dst", lebih suka "Twilight, New Moon" drpd "Misteri Ranjang Bergoyang di bulan purnama" or whatever it is.. So, ini masalah selera, jg dihubung2kan dengan masalah NASIONALISME! :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-7491987004569787259?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/7491987004569787259/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=7491987004569787259' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/7491987004569787259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/7491987004569787259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2011/02/kita-harus-nonton-film-horor-sexy.html' title='KITA HARUS NONTON FILM HOROR SEXY INDONESIA'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh4.googleusercontent.com/_JlBglqmE6X0/TWH477MjnJI/AAAAAAAAAWA/IMgq9pOGRpI/s72-c/arwah-goyang-karawang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-2373820628998661244</id><published>2010-10-11T12:19:00.003+07:00</published><updated>2011-10-14T11:58:59.579+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iseng'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penting'/><title type='text'>Tips Perawatan Kabel Kopling</title><content type='html'>Sepeda motor saat adalah alat transportasi yang paling murah dibandingkan dengan kendaraaan lainnya, termasuk juga bila dibandingkan dengan transportasi umum. Agar hitung-hitungan tadi tetap murah, maka kita harus melakukan perawatan secara rutin. Bila terdengar suara-suara yang tidak biasanya kita dengar, maka secepatnya harus diperiksa, agar kerusakan tidak bertambah parah. Perawatan paling penting pada kendaraan bermotor adalah penggantian oli mesin, pada mesin 4 tak, sedangkan yang perlu diperhatikan pada mesin 2 tak adalah oli samping.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setiap spare part memiliki batasan umur yang telah ditentukan oleh pabrik, dan tidak selalu umur tersebut tercapai, bila tanpa perawatan yang benar. Bukan berarti pabrik membuat produk dengan kualitas rendah, bisa terjadi pemakaiannya tidak normal atau perawatan yang salah. Untuk merawat bagian-bagian penting seperti mesin dan karburator, bila tidak tahu caranya, lebih baik diserahkan pada ahlinya, hal ini juga untuk penghematan. Lebih hemat membayar ongkos service dibandingkan dengan pemakaian BBM boros selama beberapa bulan, atau malah harus mengganti spare part karena coba-coba yang malah berakibat fatal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda yang belum berani memperbaiki kendaraannya sendiri, artikel ini bisa anda manfaatkan sebagai langkah awal untuk perawatan kendaraan yang bisa dilakukan sendiri. Meskipun judulnya berkaitan dengan kabel kopling, cara ini bisa digunakan juga pada kabel spedometer, kabel rpm, kabel rem depan dan kabel gas. Karena semua jenis kabel tersebut memiliki kesamaan bentuk, kabel baja dengan selongsong pelindung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawatan kabel-kabel ini sebenarnya tidak perlu dilakukan rutin, selama kabel tidak masuk banjir, aman-aman saja. Ciri-ciri kabel yang sudah saatnya dibersihkan :&lt;br /&gt;1. Bila kopling atau gas atau rem terasa berat.&lt;br /&gt;2. Bila stang kopling atau stang rem setelah digunakan tidak kembali 100% ke posisi semula.&lt;br /&gt;3. Putaran mesin tidak langsung turun setelah gas dilepas.&lt;br /&gt;Selain air, penyebab lain adalah oli, bisa dari oli yang sudah kering, karena sudah lama digunakan, atau pernah diberi oli bekas. Oli bekas pada awalnya terasa licin, tapi hanya beberapa lama, karena fungsi pelumasan oli bekas sudah tidak optimal, ditambah dengan endapan yang membuat oli bekas terlihat hitam keruh. Endapan ini, pada saat oli mulai kering, akan menjadi penghambat gerakan kabel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susahnya, perubahan tersebut berjalan lambat, sehingga kita tidak merasakan perubahan tersebut. Banyak akibat yang timbul dari kotornya kabel-kabel tersebut, bila kabel kopling yang kotor, akan mempercepat keausan kampas kopling, saat ditarik tidak 100% membuka kopling, dan saat dilepas, tidak 100% menutup kopling. Salah satu cara mengenali masalah ini, saat memasukkan gigi 1 dari posisi netral akan terasa hentakan ditambah dengan tarikan stang kopling yang agak berat. Pada kabel rem, akan menyebabkan kampas rem selalu bergesekan, sedangkan pada kabel gas akan lebih fatal lagi, sepeda motor anda akan terus ngebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama lepaskan kabel-kabel yang akan dibersihkan. Saat membersihkan kabel kopling sebaiknya kabel rpm juga dibersihkan, karena lokasinya dekat, berarti kira-kira masalahnya hampir sama. Begitu juga dengan kabel spedometer, bersihkan juga bersama kabel rem. Pada kabel gas, anda perlu sedikit mengetahui cara melepas "throttle" (saya lupa nama yang lebih dikenal di bengkel), komponen karburator yang digerakkan oleh kabel gas. Rata-rata karburator hanya memiliki 1 (satu) kabel gas. Ada beberapa tipe motor yang menggunakan kabel gas bercabang, satu kabel dari setir, pada bagian tengah bercabang, satu kabel ke "throttle" tadi, satu lagi ke injection pump.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa, sebelum melepas ring jarum skep, ingat-ingat pada posisi berapa ring tadi dipasang. Setahu saya ada 5 (lima) posisi ring, semakin dekat ke ujung semakin boros penggunaan BBM-nya. Tapi tidak berarti berarti bila ring berada pada posisi teratas akan jadi hemat, bisa-bisa motor anda "mbrebet", karena komposisi bensin-nya terlalu sedikit. Untuk melepas kabel rem, kabel kopling, seharusnya lebih mudah daripada melepas kabel gas. Lebih mudah melepas kabel yang berada pada bagian bawah dulu, baru melepas bagian stang rem atau kopling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membersihkan, dibutuhkan minyak tanah atau bensin, timba dengan ukuran yang cukup untuk kabel bisa terendam dalam posisi tergulung. Semakin besar timba atau ember semakin mudah, tentu membutuhkan minyak tanah atau bensin yang banyak juga. Caranya, setelah semua kabel terendam, maju mundurkan kabel, sehingga cairan bisa masuk ke dalam kabel, lakukan terus hingga dari kedua ujung kabel tidak telihat lagi kotoran yang keluar, bisa dianggap sudah bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara yang lebih hemat, tapi agak susah, yaitu menggunakan 2 timba, 1 botol yang digunakan sebagai pompa. Cara ini sebenarnya lebih bagus, lebih bersih. Botol diisi minyak, lalu tancapkan kabel, buat tutup botol kedap, sehingga cairan minyak hanya bisa keluar lewat kabel tersebut. semprotkan, tampung keluaran minyak di timba lain, ulangi lagi hingga cairan yang keluar sudah bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gantung kabel agar sisa minyak di dalam selongsong habis, karena minyak melarutkan oli, bila masih ada sisa minyak, oli baru tidak berfungsi lagi, larut kena minyak. Kalo di bengkel bisa lebih cepat dengan disemprot angin kompresor. Untuk melumasi, gunakan oli baru, sebaiknya oli mesin, kekentalannya cukup. Mungkin yang bagus adalah menggunakan grease (stemped), tapi kelihatannya mustahil, kedua ujung kabel memiliki kepala timah, sehingga tidak bisa dikeluarkan untuk diolesi grease. Untuk memastikan jumlah oli cukup, teteskan terus hingga oli keluar pada ujung bawah. Pada tahap ini, kabel tersebut terasa kasar saat ditarik, seakan belum diberi oli. Biarkan dulu semalaman, besok saat digunakan, baru terasa licin. hati-hati, pasang kembali semuanya secara lengkap dan benar, karena ini berarti keselamatan anda atau orang lain yang menggunakan kendaraan tersebut :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-2373820628998661244?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/2373820628998661244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=2373820628998661244' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/2373820628998661244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/2373820628998661244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2010/10/tips-perawatan-kabel-kopling.html' title='Tips Perawatan Kabel Kopling'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-8743590108536857129</id><published>2010-09-28T09:22:00.003+07:00</published><updated>2011-10-14T11:59:17.540+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>IDE GILA (LAGI) ANGGOTA DPR</title><content type='html'>Kali ini muncul lagi ide yang dulu pernah diblow up di media. Tes keperawanan siswi sekolah. "Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jambi, Bambang Bayu Suseno, mengusulkan agar saat penerimaan siswa baru mulai dari tingkat SMP, SMA dan perguruan tinggi, dilakukan tes perawanan bagi siswa perempuan. Tes tersebut bertujuan menangkal banyaknya hubungan seks bebas di kalangan pelajar. Usulan perseorangan itu tidak didukung pemerintah setempat."&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tujuan tes ini "katanya" agar siswi terhindar dari kegiatan free sex. Memang tujuan yang mulia, tapi bagi kebanyakan orang, ide ini justru jauh dari mulia. Apalagi dengan ancaman, bila hasil tes tersebut membuktikan dia tidak perawan, maka siswi tersebut tidak boleh masuk di sekolah negeri. Cara ini sudah menjelekkan setidaknya 2 pihak, yang pertama siswi yang sekolah di sekolah swasta di cap tidak perawan, baik dia memang "afkir" dari sekolah negeri, atau memang sejak awal ingin masuk sekolah swasta. Pihak sekolah swasta, akan dinilai permisif akan free sex, sehingga nama baik sekolah akan tercoreng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta bahwa pergaulan bebas telah berlangsung di lingkungan pelajar di Indonesia sebenarnya sudah sejak lama. Namun pada beberapa event, laporan tersebut bernilai kecil, pada event lain, nilainya besar. Tergantung dari apa tujuan event tersebut. Bahkan pernah ada ide untuk membuat "ATM Kondom" ditolak rame-rame, dengan alasan, nanti malah makin banyak "konsumennya". Hal ini terlihat mereka sebenarnya takut melihat kenyataan. Tujuan ATM kondom sebenarnya untuk mengurangi penularan penyakit sex. Justru dengan penolakan itu, peningkatan penggunaan kondom tidak tidak sebanding dengan perilaku sex bebas yang terjadi. Pelaku merasa malu saat membeli di apotek atau supermarket, padahal mereka tetap saja melakukan itu dengan atau tanpa kondom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke ide semula, niatan anggota dpr tersebut adalah memfilter siswi baru, yaitu pada tingkat SMP, SMU dan universitas, agar siswi yang masuk, masuk kategori "anak baik-baik" yang dalam kasus ini dengan bukti "masih perawan". Apakah keperawanan hanya hilang hanya dengan hubungan sex? Padahal kecelakaan, olahraga berat (saya tidak tahu apa aja) disebut-sebut juga menyebabkan rusaknya selaput dara. Korban perkosaan juga nanti tidak mungkin bisa melanjutkan sekolah kalau aturan tersebut dijalankan, bahkan ada ide untuk dijadikan PERDA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang bagaimana tes ini kita lakukan untuk mereka setelah tamat sekolah dasar. Untuk jenjang pendidikan wajib 12 tahun itulah. Saya lihat ini satu-satunya instrumen. Coba, ada instrumen apa lagi untuk memperbaiki akhlak anak?" Dari kutipan tersebut, sudah tidak adakah cara lain yang lebih sopan, yang bisa dipikir oleh anggota dpr?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini sudah berada pada angka 2010, tapi pemikiran para pejabat terlihat tidak seperti hidup pada 2010. Seharusnya mereka membuat aturan-aturan yang memastikan pendidikan moral dan agama yang lebih bisa diterima oleh siswa. Karena sejak saya masuk sekolah hingga lulus, pendidikan moral dan agama hanya sebatas teori, sudah tidak tepat diaplikasikan pada kehidupan modern sekarang ini. Bukan berarti saya mendukung demoralisasi. Pendidikan moral dan agama sangat idealis (bagi saya), sedikit sekali kesempatan untuk mempergunakan ilmu yang kita dapat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, saat anda lewat, ada seorang ibu melambaikan tangannya, bermaksud menumpang hingga ke jalan yang dilalui kendaraan umum, anggap aja sekitar 2km. Apa yang anda lakukan? Contoh lain, dalam kendaraan umum, seperti bus, angkot, kereta api, anda diajak bercakap-cakap oleh seorang ibu-ibu yang duduk di sebelah anda. Dia bercerita panjang lebar, dari gosip artis terbaru, bahkan mungkin sedikit curhat tentang keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda membaca buku PMP (jaman saya SD dulu), pasti jawabnya, anda seharusnya memberikan tumpangan kepada ibu tadi, dan membantu dia hingga mendapatkan kendaraan umum untuk kasus pertama, dan anda harusnya sedikit berbasa-basi dan mengobrol dengan ibu tersebut pada kasus kedua. Yakinkah anda, ibu tadi benar-benar berniat menumpang saja? Yakinkah anda ibu tadi benar-benar hanya mencari teman ngobrol di dalam perjalanan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memberikan contoh "ibu", agar anda merasa kedua ibu tadi adalah orang baik-baik. Tidak mungkin seorang ibu-ibu menghunuskan pisau untuk menodong anda dan penumpang lainnya. Bila anda rajin membaca berita, atau menonton berita di tv, pelaku kejahatan saat ini tidak dimonopoli oleh kaum pria, kaum wanita juga tidak kalah canggih dalam bidang kriminal, terutama bidang penipuan, gendam, dll. Jadi pendidikan jaman kita sekolah dulu, harus direvisi secara bertahap mengikuti perkembangan jaman. Kemudian melihat dari hasil survey tentang free sex di kalangan pelajar, hasilnya sungguh mengejutkan. Para pejabat dan anggota dpr harusnya menyadari, ada andil mereka juga dalam hal itu. Sehingga tidak membuat aturan yang ambil gampangnya aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua diatas dilihat dari urusan moral dan sekitarnya. Dari arah lain, adakah korelasi antara kelakuan dengan prestasi di sekolah? Dan apakah siswi (dan siswa) yang melakukan free sex tidak berhak mendapatkan pendidikan? Misalnya hal tersebut dijalankan, akan semakin bertambah jumlah anak yang tidak bisa bekerja secara formal, karena pendidikan formal umumnya hanya bisa diisi oleh lulusan S1 ke atas. Kalau tidak bisa bekerja secara layak, apakah mereka mampu membiayai keluarganya? Bila ternyata penddidikan moral semakin baik, apakah mereka juga mendapatkannya? Mengingat saat hendak masuk SMP atau SMU mereka ditolak karena tidak perawan, trus karena tidak "bermoral" tadi, tidaklah salah kalau mereka bekerja sebagai WTS, toh sudah tidak perawan, tidak mendapat pendidikan yang layak, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini menimbulkan peluang lain, petugas yang memeriksa bisa disogok untuk menuliskan hasil yang bagus, dari sebelah lain, petugas memiliki peluang untuk melakukan pemerasan pada siswi yang diperiksa, bisa berupa uang, bisa berupa ...... (isilah titik-titik dengan ide-ide anda sendiri). Atau pemalsuan surat hasil pemeriksaan yang berarti dengan imbalan berupa ........ Dari satu keputusan yang bagi saya sangat aneh ini, bisa muncul ide-ide yang anda semua akan ngeri bila mengetahuinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-8743590108536857129?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/8743590108536857129/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=8743590108536857129' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/8743590108536857129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/8743590108536857129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2010/09/ide-gila-lagi-anggota-dpr.html' title='IDE GILA (LAGI) ANGGOTA DPR'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-452971198044746439</id><published>2010-09-17T08:12:00.003+07:00</published><updated>2011-10-14T11:59:38.311+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penting'/><title type='text'>KEJAR SETORAN</title><content type='html'>Sebetulnya artikel ini sedikit nyerempet prinsip saya ketika dulu memutuskan untuk membuat blog ini, tanpa artikel yang berkaitan dengan SARA dan politik. Namun artikel ini saya jamin tidak berisi tentang politik, tapi tentang orang-orang politik yang yang sekarang ini kelihatannya menjadi sangat "sibuk" kejar setoran.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jangan melihat terlalu jauh, kita lihat aja pada beberapa bulan terakhir ini. Yang cukup marak dibahas di media-media dimulai dari "Dana Aspirasi" sebesar 15M setiap anggota dewan, berarti total 8.4T untuk 560 anggota dewan. Ide ini dikemukakan oleh partai golkar pada bulan Juni 2010. Katanya karena banyaknya konstituen di daerah-daerah yang meminta bantuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah banyak pro-kontra, dan yang pasti lebih banyak kontra-nya, maka kelihatannya ide "Dana Aspirasi" kandas. Tidak kurang akal, muncul lagi ide "Dana Desa", sebesar 1M untuk setiap desa, dimana di Indonesia terdapat sekitar 71 ribu desa/kelurahan, berarti total sebesar 71T, hampir 10 kali lipat dari besar "Dana Aspirasi". Yang 8.4T saja sudah diprotes, apalagi yang jauh lebih besar. Akhirnya hilang juga kesempatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih belum menyerah, kali ini dengan nilai yang jauh lebih kecil, mungkin dengan harapan bisa disetujui. Ide "Rumah Aspirasi" kali ini dengan besar 200 juta per anggota dewan, total sebesar 112M, yang terlihat jauh lebih kecil dari ide sebelumnya. Tentunya masih banyak yang tidak setuju, dengan pemikiran sederhana saja, anggota dewan sudah pasti memiliki konstituen dan hal ini sudah berjalan sejak mereka mengikuti kampanye. Sejak kampanye, mereka telah mendirikan posko, untuk kegiatan apapun yang mendukung perolehan suara mereka saat pemilu. Dengan kondisi tersebut, sangat tidak etis kalau mereka meminta dana untuk memelihara konstituen mereka masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain permintaan-permintaan diatas, masih banyak celah yang dimanfaatkan anggota dewan untuk mengeruk uang negara (yang juga berasal dari pajak). Mereka meminta tambahan tenaga ahli sebagai staff setiap anggota dewan. Mengajukan asuransi sebesar 66 juta per orang per tahun, total sebesar 27.2M. Berkaitan dengan permintaan tambahan staff ahli, maka anggota dewan merasa ruangan kerja mereka menjadi sempit, sehingga muncul ide membangun gedung baru, dengan anggaran sebesar 1.8T. Dan diperkuat dengan alasan gedung lama miring 7 derajat akibat gempa bumi sehingga lebih parah dari kemiringan menara Pisa dengan sudut 3,97 derajat. Padahal setelah dihitung oleh ahli, katanya hanya miring 7.5 menit atau 0.12 derajat (istilah ini kok saya baru tahu, sudut pake satuan menit ?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gedung baru yang diminta, didesain memiliki supermarket, spa, dan kolam renang yang "katanya" harus dibuat untuk penampungan air pemadam kebakaran. Gedung baru dpr juga nantinya tertutup untuk umum, hanya orang-orang tertentu yang boleh masuk. Apakah ini preventif saat banyak yang bolos, biar tidak ada media yang bisa melihat berapa banyak anggota yang ikut sidang? Gedung baru juga dibudgetkan 8 juta per meter persegi, padahal gedung-gedung lainnya dengan hanya 4 juta per meter persegi sudah terlihat mewah. Setelah ramai lagi dibahas, diperdebatkan, diliput oleh berbagai media, akhirnya rencana tersebut DITUNDA, tapi tidak dibatalkan. Kelihatannya menunggu suasana agak dingin dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sangat banyak berita yang menyoroti "proyek duit" dpr, mereka kini mulai mencari pembenaran atau mecari pembanding, presiden, kpk dan mentri-mentri dikatakan juga menggunakan banyak uang negara untuk kunjungan ke luar negeri. Apakah dengan cara ini, sesama pengguna uang negara akan saling mengijinkan, karena sama-sama terima uang? Karena dari kejadian periode sebelumnya "kelihatannya" begitu. Kebijakan pemerintah ditentang oleh dpr, kemudian setelah "lobi-lobi" yang alot (dengan negosiasi apapun itu, karena saya malas mencari artikelnya lagi) akhirnya kebijakan disetujui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah cara kerja dan fungsi dpr saat ini perlu diganti? Misalnya :&lt;br /&gt;1. Jumlah partai dibatasi harus 5 partai&lt;br /&gt;2. Jumlah dpr 50% berasal dari partai, dan 50% berasal dari independen sebagai tim kontrol. Jumlah 50% itu kira-kira setara jumlah rata-rata anggota dpr yang hadir saat sidang tahun 2010 ini&lt;br /&gt;3. Anggota dpr digaji maksimal 5 juta (ketua), anggota maksimal 3 juta, dengan pertimbangan, agar mereka merasakan juga gaji masyarakat, itu juga sudah diatas UMR&lt;br /&gt;4. Anggota dpr tidak mendapat mobil dinas, sebagai gantinya mereka mendapat fasilitas gratis naik bis TransJakarta&lt;br /&gt;5. Untuk yang rumahnya jauh dari kompleks gedung dpr, karena sudah menghemat mobil, gaji, maka mereka boleh tinggal di rumah susun yang dibangun di kompleks gedung dpr, ingat, rumah susun tidak sama dengan apartemen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari cara-cara diatas, saya kira orang-orang yang berminat menjadi anggota dpr akan jauh berkurang. Karena pada saat ini, motivasi menjadi anggota dpr adalah jabatan, kelihatan keren, gaji, peluang mendapat bagi-bagi duit. Karena untuk kampanye saja, mereka mengeluarkan uang dalam satuan Milyar, banyak yang jadi gila bahkan bunuh diri ketika tidak masuk daftar anggota terpilih, modal dari utang bahkan belum tahu harus dibayar pakai apa. Jadi sudah bisa dimaklumi kalau saat menjabat, secepat mungkin BEP, sehingga sekitar 1.5 tahun terakhir sudah BEP atau sudah untung, jadi saat itu sudah saatnya bagi-bagi duit, persiapan ikut kampanye selanjutnya. Masyarakat Indonesia secara umum "mudah lupa", kalau pelajaran bahasa Indonesia dikatakan, panas setahun dihapus hujan satu hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah daftar perincian Daftar Isian Pelaksaan Anggaran (DIPA) plesiran DPR ke luar negeri pada tahun 2010 yang dikumpulkan Fitra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kunker LN dalam rangka penetapan RUU inisiatif  DPR, Rp 17,8 miliar&lt;br /&gt;2. Kunker LN Baleg,  Rp 2 miliar&lt;br /&gt;3. Kunker LN dalam rangka pembahasan RUU usul DPR, Rp 26,7 miliar&lt;br /&gt;4. Kunker LN BAKN, Rp 940 juta&lt;br /&gt;5. Kunker LN 11 Komisi, Rp 14,9 miliar&lt;br /&gt;6. Kunker LN Komisi kasus spesifik, Rp 2,2 miliar&lt;br /&gt;7. Kunker LN Badan Anggaran, Rp 2 miliar&lt;br /&gt;8. Delegasi dalam kegiatan organisasi parlemen internasional, Rp 8,1 miliar&lt;br /&gt;9. Delegasi dalam kegiatan parlemen regional, Rp 4 miliar&lt;br /&gt;10. Kunjungan teknis LN BKSAP ke Australia, Qatar, Suriah, China, Korea Utara, Mexico, dan Afrika Selatan, Rp 6,8 miliar&lt;br /&gt;11. Kunker LN BK, Rp 1,6 miliar&lt;br /&gt;12. Studi komparasi pengelolaan anggaran parlemen BURT, Rp 3 miliar.&lt;br /&gt;13. Kunker LN Pimpinan DPR RI, Rp 15,5 miliar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi :&lt;br /&gt;http://www.detiknews.com/read/2010/09/05/205459/1435468/10/marzuki-gedung-baru-keputusan-dpr-periode-lalu&lt;br /&gt;http://www.detiknews.com/read/2010/09/06/083510/1435568/103/mau-urus-rakyat-kok-foya-foya&lt;br /&gt;Bila masih kurang, tinggal ketik saja di google.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-452971198044746439?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/452971198044746439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=452971198044746439' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/452971198044746439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/452971198044746439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2010/09/kejar-setoran.html' title='KEJAR SETORAN'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-7971404361656468563</id><published>2010-08-21T08:50:00.007+07:00</published><updated>2011-10-14T11:59:58.575+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iseng'/><title type='text'>Keyboard Dvorak</title><content type='html'>Pernahkah anda mendengar nama Dvorak ? Bagi yang belum pernah, tidak berarti anda kurang gaul. Pertama saya mendengar nama ini ketika mengikuti extra kurikuler mengetik dan komputer saat kelas 2 SMP, sekarang mungkin disebut kelas 8, dan saat itu hanya sebatas tahu ada keyboard Dvorak tanya mengetahui bagaimana bentuknya. Keyboard ini didesain untuk meningkatkan efisiensi penggunaan keyboard QWERTY yang sudah memasyarakat bahkan bisa dianggap mendunia.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;August Dvorak adalah seorang psikolog pendidikan dan profesor pendidikan di University of Washington di Seattle, Washington. Dia tertarik pada layout keyboard ketika menjadi penasehat Gertrude Ford, yang saat itu sedang membuat tesis master-nya tentang kesalahan mengetik. Pada saat itu mesin ketik sudah digunakan secara luas. Ketika itu, dia menyimpulkan bahwa layout QWERTY perlu diganti. Dia dan saudara iparnya Dr William Dealey, seorang profesor pendidikan di North Texas State Teacher's College di Denton, Texas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keyboard QWERTY tidak tiba-tiba muncul saat mesin ketik pertama diproduksi. Pada awalnya layout mesin ketik urut berdasarkan abjad. Christopher Sholes adalah orang pertama yang mampu membuat mesin ketik yang bisa diproduksi massal. Sebelumnya telah banyak hak paten mesin ketik, namun tidak ada yang bisa diproduksi secara massal. Layout pertama yang urut abjab, menyebabkan pemukul "nyantol", akibat pemukul pertama belum kembali ke tempat semula, pemukul kedua sudah ditekan. Sehingga mulai terpikir bagaimana agar susunan tersebut lebih jarang nyantol, tentunya cara ini berpengaruh pada menurunnya kecepatan mengetik. Kalau anda lihat pada layout QWERTY, huruf-huruf yang sering digunakan, malah diletakkan pada jari kelingking, kalau dicoba pada mesin ketik mekanis, tombol-tombol pada bagian samping akan terasa lebih berat dibandingkan bagian tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengikuti perkembangan teknologi, penggunaan mesin ketik manual semakin berkurang, saat muncul mesin ketik listrik, dan semakin murahnya harga komputer. Gangguan "nyantol" tersebut sudah tidak mungkin terjadi lagi. Kita semua sudah merasa layout QWERTY adalah satu-satunya yang ada. Tidak pernah ada yang terpikir kalau ternyata ada layout lain yang cukup menarik untuk dicoba :D Di toko-toko komputer tidak pernah ada yang menjual keyboard dengan layout selain QWERTY, pastinya karena tidak banyak customer yang membutuhkan keyboard itu. Apalagi kita sudah merasa nyaman dengan layout QWERTY yang sudah kita kenal. Tanpa mengetahui kenapa layout tersebut dibuat, kita bahkan tidak merasa terhambat, karena memang sebenarnya dengan QWERTY-pun, kita bisa mengetik dengan kecepatan yang memuaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keyboard Dvorak didesain agar pengetikan dikerjakan oleh dua tangan secara seimbang, dia melakukan penelitian untuk menentukan huruf-huruf apa saja yang diletakkan berseberangan kiri dan kanan, agar sesedikit mungkin kita mengetik hanya dengan satu tangan. Misalya kata "stewardesses" pada keyboard QWERTY ditulis menggunakan tangan kiri, sedangkan pada Dvorak menggunakan kedua tangan, sehingga bisa lebih cepat. Efisiensi penggunaan layout Dvorak dalam pengetikan dalam bahasa Indonesia mungkin perlu diteliti juga, seberapa besar efisiensinya dibandingkan dengan QWERTY. pada beberapa negara memiliki layout Dvorak yang berbeda, karena penggunaan kata yang jauh berbeda dibandingkan dalam bahasa Inggris. Seperti halnya layout QWERTY, memiliki varian QWERTZ yang digunakan pada daerah Eropa Timur dan Eropa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama mencoba layout Dvorak merupakan saat-saat yang melelahkan otak. Lebih parah daripada saat kita pertama kali belajar mengetik. Kita sudah terbiasa mengetik dengan "full speed" pada QWERTY, begitu berganti Dvorak, kita tetap berpikir kecepatan yang diharapkan tidak jauh berbeda, padahal sangat jauh berbeda, berasa mengetik dengan sebelas jari :D posisi tombol yang sama hanya huruf A, M dan tombol numerik. Lainnya sudah berganti posisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa minggu awal memang sedikit menggangu kelancaran pekerjaan, karena kecepatan memencet tombol jauh berkurang. Namun setelah itu kecepatan meningkat terus. Bertahap dari mengetik dengan 100% melihat keyboard, hingga saat ini hanya sepintas melihat keyboard. Nantinya pasti sudah lancar seperti terakhir kali saya menguasai QWERTY tanpa melihat tombol sedikitpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar konsistensi penggunaan Dvorak tetap berjalan, maka layout keyboard di kantor dan dirumah harus sama. Kalau di kantor konversi keyboard lebih mudah. Warna dasar keyboard putih lebih mudah ditulis dengan spidol permanen. Ternyata spidol permanen tersebut tidak bertahan lama, hanya dua minggu, tulisan tersebut sudah pudar. Maka setelah ditulis lagi, diberi pelindung dengan selotip. Dan ternyata bertahan hingga sekarang, kira-kira sudah hampir 6 bulan. Yang lebih susah adalah keyboard pada laptop, karena warna dasarnya hitam, tidak mungkin ditulis menggunakan tipe-ex, jelek dan pasti tidak bisa rapi. Dengan sedikit repot membuat kerajinan tangan, akhirnya selesailah satu set stiker yang berisi dua macam layout, agar laptop masih bisa dipakai orang lain. Keuntungan lain setelah menggunakan Dvorak, tidak ada teman yang mampu bertahan saat mulai mengetik cukup banyak, bila sebatas browsing masih bisa :D jadi komputer saya benar-benar milik pribadi :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/rHOrigRsORq5KLOf3zP9cg?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh6.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/TG9cHPx6tMI/AAAAAAAAAU4/qXd-QbFoyWs/s400/Keyboard.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="http://picasaweb.google.com/meinardi2000/DetailsBlogPicture?feat=embedwebsite"&gt;Details Blog Picture&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/oVXba4Ir1WbTA7t5qxGd1w?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh4.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/TG9cHCZwTeI/AAAAAAAAAU8/Rud_q3J0hEk/s400/Laptop.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="http://picasaweb.google.com/meinardi2000/DetailsBlogPicture?feat=embedwebsite"&gt;Details Blog Picture&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Referensi :&lt;br /&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/Dvorak_Simplified_Keyboard&lt;br /&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/Touch_typing&lt;br /&gt;http://www.dvorak-keyboards.com/Dvorak_vs_qwerty_keyboard_tests.htm&lt;br /&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/QWERTZ&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-7971404361656468563?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/7971404361656468563/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=7971404361656468563' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/7971404361656468563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/7971404361656468563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2010/08/keyboard-dvorak.html' title='Keyboard Dvorak'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/TG9cHPx6tMI/AAAAAAAAAU4/qXd-QbFoyWs/s72-c/Keyboard.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-6672134568168171007</id><published>2010-08-13T15:57:00.005+07:00</published><updated>2011-10-14T12:00:22.401+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>Filter Pornografi Tidak Akan Bertahan Lama</title><content type='html'>Menjelang bulan puasa, sesuai janji Menkominfo Tifatul Sembiring, mengharuskan semua ISP di Indonesia memasang filter agar website yang dinilai mengandung konten pornografi tidak bisa diakses. Dan memang benar, beberapa waktu sebelum mulainya bulan puasa, website yang sudah dipastikan menayangkan gambar cewek bugil atau hampir bugil seperti playboy.com sudah tidak bisa diakses lagi. Hal ini cukup membantu sebagian dari tugas saya di kantor yang mengawasi traffic internet. Sebelum Telkom Speedy memasang filternya, saya menggunakan DNS Nawala yang awalnya dibentuk sebagai filter pornografi yang saat itu sifatnya opsional.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/itAcEwW6vbR1dG9-ywmUGg?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh4.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/TGUKhN1-nnI/AAAAAAAAAUk/TYne7ZvELfI/s400/telkom%20porno.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="http://picasaweb.google.com/meinardi2000/DetailsBlogPicture?feat=embedwebsite"&gt;Details Blog Picture&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Nawala pada awalnya sangat membantu tugas saya, hingga pernah pada suatu waktu, akses internet di kantor tidak bisa digunakan, mulai dari agak rewel, hingga tidak bisa mengakses website apapun, dan itu terjadi secara bertahap sehingga tidak terpikir suatu kecurigaan kalau ternyata yang menjadi penyebabnya adalah Nawala. Penyebabnya mungkin karena traffic request ke Nawala sangat padat, dana masalah tersebut selesai saat pihak nawala mengganti server yang memiliki kemampuan lebih tinggi. Saat itu cukup lama jaringan internet di kantor full akses, dan akhirnya Nawala saya pasang lagi saat muncul berita, Nawala mendapatkan server baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai DNS server, update yang dilakukan Nawala sangat bagus, selain menutup website yang dicurigai porno secara langsung, juga memblokir website proxy. Bagi yang cukup paham teknologi internet, blokir pada nama website atau pada alamat IP-nya, tidak menjadi masalah, karena webproxy masih bisa dimanfaatkan meski agak menyebalkan karena lemotnya minta ampun. Bila saya memasukkan daftar website tersebut satu-persatu ke blacklist saya, itu juga suatu hal yang sia-sia juga, hanya berapa persen saja website porno yang saya ketahui. Kira-kira seperti kata-kata Bapak Tifatul "...ribuan website porno muncul setiap hari....".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak Menkominfo diberitakan dapat rapor merah, akhirnya Telkom-pun memasang filter serupa. Sebagai percobaan, setting DNS ke Nawala saya alihkan ke DNS milik Telkom, dan testing sederhana ke website porno yang cukup terkenal berhasil di-blokir, hanya masih lolos pada website-website kecil yang saya yakin tidak banyak pengakses internet yang tahu. Webproxy juga belum diblokir. Apakah ini mungkin akan dilakukan bertahap ? Dalam pikiran saya, kenapa Telkom (ISP lain saya tidak tahu) tidak bekerjasama dengan Nawala, yang memang sejak awal, sepintas saya anggap memiliki fungsi yang sama. Kenapa Telkom membuat sendiri filter tersebut ? Kalau sudah ada ngapain kerja lagi untuk kepentingan yang sama, kan lebih irit dengan bekerjasama dengan Nawala, dan sebaliknya, kalau memang berorientasi bikin proyek baru, saya bisa memaklumi :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pemikiran pesimis yang tiba-tiba muncul, dan saya yakin proyek Menkominfo yang ini tidak akan bertahan lama. Pernah saya baca di forum kaskus (www.kaskus.us), traffic internet di Indonesia kalau saya ibaratkan seperti rapat-rapat DPR, akses konten pornografi memenuhi quorum bila dibandingkan dengan akses internet lainnya. Kalau dilihat dari pendapatan masing-masing ISP secara perhitingan Rupiah/KB, anda semua bisa hidup tenang bila memiliki bisnis dengan omset sebesar itu. Sayangnya saya belum menemukan artikel tersebut. Disebutkan pula, akses pornografi Indonesia juga masuk ranking dibandingkan dengan negara-negara tetangga, dan saya ingat betul Indonesia mengalahkan Jepang yang memang melegalkan pembuatan film porno dengan sensor mosaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada artikel Surya yang saya baca hari ini (13 Agustus 2010) http://www.surya.co.id/2010/08/13/isp-usulkan-internet-tanpa-filter-porno.html, ternyata persis sama dengan yang pernah saya pikirkan :) Bisa anda bayangkan, belum satu minggu puasa berjalan, sudah muncul artikel tersebut. Suatu hal yang tidak mungkin bisa berjalan lama bila suatu kebijakan mengganggu pendapatan orang lain, apalagi ini menyangkut pendapatan yang sangat besar. Indonesia adalah negara dengan pertumbuhan akses data terbesar, pertumbuhan penggunaan alat komunikasi juga terbesar di dunia. Sebagai buktinya, launching Nokia tipe N9500 (kalau tidak salah) dilakukan pertama kali di Indonesia. Pengguna Blackberry di Indonesia juga (saya yakin) terbesar di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bisa saya pastikan, kebijakan tersebut sangat merugikan pihak-pihak ISP yang berbisnis di Indonesia, dan bila ternyata tidak bisa dinegosiasikan, pasti ada celah-celah yang bisa dimanfaatkan para pengelola ISP yang tentunya menginginkan pendapatan berjalan seperti semula dan harus semakin berkembang. Di era yang maju ini, tidak cukup hanya dengan cara panik seperti itu. Yang tidak berkembang adalah pendidikan moral pada tingkat SD hingga SMU (sekarang istilahnya masih SD-SMU?). Anak-anak pada tingkat tersebut seharusnya juga mendapat pendidikan moral yang sesuai dengan lingkungan. Kalau hanya sebatas teori seperti yang saya dapat di sekolah dulu, tidak bisa digunakan dalam hidup sehari-hari, hanya sekedar mendapatkan nilai bagus saat ulangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan sex juga perlu dimasukkan pada kurikulum pendidikan, tentunya tingkat materi disesuaikan dengan tingkat usia siswa. Seingat saya, pendidikan sex secara resmi saya dapat hanya satu kali pada saat kelas 2 SMU, berupa penyuluhan dari Depkes (kalo tidak salah) berisi tentang resiko penularan penyakit kelamin. Yang saya nilai tidak sampai 5 persen dari semua informasi yang saya baca dari media resmi berupa koran, majalah, buku. Media tidak resmi dari film, majalah porno, dll yang tentunya bagi kalangan pendidik, tidak mengajarkan sex sehat. rasanya sebagian besar dari materi penyuluhan tersebut bukan merupakan hal baru, karena sudah pernah saya baca dari koran dan majalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meniru gaya pemerintah, semua hal di indonesia dibandingkan dengan yang terjadi di luar negeri. Berapa banyak negara yang memfilter konten pornografi ? Berapa banyak anak usia SD-SMU yang mengaksesnya ? Berapa besar persentase siswa yang memahami apakah informasi sex yang didapat dari internet tersebut sehat atau tidak sehat ? Saya sangat yakin Indonesia adalah masuk kategori minoritas. Berdasarkan yang saya alami, semakin ditutup, akan meningkatkan rasa penasaran seseorang. Maka tidak salah yang membuat peribahasa, "Banyak jalan menuju Roma". Bagi saya, kesimpulannya adalah, berikan kepercayaan kepada seseorang, ditambah dengan informasi yang sehat, bila hal itu dilakukan dengan benar, rasanya tidak mungkin Menkominfo mendapat rapor merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini copy paste artikel Surya online -- jaga-jaga siapa tahu besok dihapus :)&lt;br /&gt;Update 20100814, http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4998484&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta – APJII kembali mengusulkan agar konsumen bisa memilih langganan internet tanpa filter pornografi. APJII menilai pihaknya harusnya berada di titik netral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Ketua APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) Sammy Pangerapan mengatakan APJII telah memberikan saran kepada pemerintah untuk membuat sistem pilihan filtrasi. Pengguna bebas memilih berlangganan internet secara terfilter atau tanpa filter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sammy menganggap penyelenggara internet seharusnya berada di titik netral di mana tidak memihak kepentingan manapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami tidak boleh memasang alat yang menghambat atau menghalangi akses. Tapi kami mengerti adanya pengguna internet baru. Apalagi anak-anak sekarang. Ini memang masalah di seluruh dunia,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga mempertanyakan sejauh mana wewenang yang diberikan pemerintah kepada swasta khususnya ISP dalam pemblokiran pornografi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Metode bagaimana? Sampai sejauh apa tanggung jawab pemblokirannya? Ini kan wewenang pemerintah. Saat ini diberikan kepada swasta, ini bagaimana? Harus ada aturannya? Kami melihat aturan ini belum lengkap,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnnya sehari menjelang Ramadhan Menkominfo Tifatul Sembiring telah mengumumkan secara resmi pemblokiran pornografi di internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menkominfo menggambarkan konten pornografi yang dilarang adalah yang bersifat global, mencakup persenggamaan, ketelanjangan, menunjukkan alat kelamin, prostitusi anak dan hal lain yang dianggap sebagai simbol pornografi.Inilah/Ant&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4998484&lt;br /&gt;Tak Blokir Pornografi, Operator Dipolisikan&lt;br /&gt;VIVAnews - Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring meminta internet service provider menaati aturan pemblokiran konten pornografi. Jika tidak, kata Tifatul, mereka akan berurusan dengan polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seluruh ISP wajib melaksanakan ini," kata Tifatul Sembiring. "Kalau mereka tidak laksanakan, ya berurusan dengan polisi nanti," ujarnya ditemui di gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Jumat 13 Agustus 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polisi, kata Tifatul, berhak langsung menyelidiki ISP berdasarkan Undang-undang 36 Tahun 1999, Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 dan Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008. "Berdasarkan Undang-undang itu, tidak perlu ba bi bu, langsung saja dipanggil," kata mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara posisi Kementerian Komunikasi sendiri, ujar Tifatul, hanya bisa mengeluarkan imbauan. "Kami kan bukan aparat penegak hukum. Kewajiban ISP sendiri untuk menaati itu," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri menegaskan, jika ada yang membandel, Kementerian bisa saja memberikan data ke polisi. Namun Tifatul berharap 200 ISP yang ada bisa menuruti peraturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kemarin, VIVAnews menemukan enam operator selular telah melakukan pemblokiran sejumlah situs porno sehingga tidak bisa lagi diakses oleh pelanggannya. Namun, sayangnya operator medioker seperti Axis, Tri, dan Smart Telecom, yang tidak diundang ke Kemenkominfo ketika itu, belum mengikuti jejak operator-operator besar untuk memblokir situs porno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut hasil uji coba VIVAnews pada Kamis 12 Agustus, beberapa situs yang memuat konten porno, termasuk video dan gambar, masih bisa diakses dengan kartu Axis. Tak hanya Axis, dengan ponsel Smart pun, yang dijadikan sebagai modem dan disambungkan ke PC, ketiga situs itu terbuka dengan mudah di layar PC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula berselancar dengan kartu Tri. Beberapa situs porno masih bisa diakses dengan produk GSM milik Hutchison CP Telecom ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum ada keterangan resmi dari tiga operator tersebut terkait rencananya untuk turut memblokir situs yang mengandung konten pornografi seperti enam operator sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://teknologi.vivanews.com/news/read/170983-tak-blokir-pornografi--operator-dipolisikan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-6672134568168171007?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/6672134568168171007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=6672134568168171007' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/6672134568168171007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/6672134568168171007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2010/08/filter-pornografi-tidak-akan-bertahan.html' title='Filter Pornografi Tidak Akan Bertahan Lama'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/TGUKhN1-nnI/AAAAAAAAAUk/TYne7ZvELfI/s72-c/telkom%20porno.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-2392044112454817808</id><published>2010-07-14T11:31:00.008+07:00</published><updated>2011-10-14T11:25:53.209+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Melanjutkan Pesan'/><title type='text'>PETENG DHEDHET PADANG MBULAN WEDDING PARTY</title><content type='html'>Tanggal 24 Juli 2010, Raden Mas Noeris Ferdiyan Wijaya melangsungkan pernikahannya. Akad nikah dimulai pada jam 08:00. Resepsi dimulai pada jam 18:00 hingga selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi acara [ PETENG DHEDHET PADANG MBULAN WEDDING PARTY ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe width="640" height="480" frameborder="0" scrolling="no" marginheight="0" marginwidth="0" src="http://maps.google.com/maps/ms?ie=UTF8&amp;amp;t=p&amp;amp;hl=en&amp;amp;msa=0&amp;amp;msid=111089055759390698733.0004758d223c30d3d1095&amp;amp;ll=-7.281422,112.763243&amp;amp;spn=0.020433,0.027466&amp;amp;z=15&amp;amp;iwloc=00048b50b47f89ab26722&amp;amp;output=embed"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;small&gt;View &lt;a href="http://maps.google.com/maps/ms?ie=UTF8&amp;amp;t=p&amp;amp;hl=en&amp;amp;msa=0&amp;amp;msid=111089055759390698733.0004758d223c30d3d1095&amp;amp;ll=-7.281422,112.763243&amp;amp;spn=0.020433,0.027466&amp;amp;z=15&amp;amp;iwloc=00048b50b47f89ab26722&amp;amp;source=embed" style="color:#0000FF;text-align:left"&gt;noe map&lt;/a&gt; in a larger map&lt;/small&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;  &lt;img src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" border="0" height="60" width="468" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-2392044112454817808?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/2392044112454817808/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=2392044112454817808' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/2392044112454817808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/2392044112454817808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2010/07/peteng-dhedhet-padang-mbulan-wedding.html' title='PETENG DHEDHET PADANG MBULAN WEDDING PARTY'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-8794545279887555186</id><published>2010-06-03T10:41:00.005+07:00</published><updated>2011-10-14T12:00:50.566+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penting'/><title type='text'>BOM Buatan Pertamina</title><content type='html'>Sebenarnya sudah cukup lama saya pingin menulis artikel ini, saking kalah dengan rasa malas :D Sejak mulainya bom-bom LPG 3kg belum merata di Indonesia raya. Saat itu saya mengira warga penerima tabung gas konversi masih kurang mengerti cara menggunakan, cara memasang regulator gas secara benar. Pada saat itu saya belum melihat sendiri bentuk tabung selain dari televisi, area tempat tinggal saya belum mendapat giliran menerima tabung gas 3 kg tersebut.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sampai akhirnya saya mendapat jatah tabung gas itu, ternyata milik tetangga saya kompornya tidak bisa nyala, ada yang bilang kalau kompornya dari kaleng bekas biskuit, ada yang cerita saat dicoba, njebros (padanan EYD-nya apa nih??? :D). Pembagian tabung gas konversi saat itu sekalian bersama kompor, slang dan sekaligus regulatornya. Semuanya gratis untuk penduduk yang masuk kriteria layak menerima jatah, atau penduduk yang bermukim di wilayah yang harus dikonversi. Aturan itu berdasarkan survey sebelumnya, untuk mendata berapa banyak warga yang masih menggunakan kompor minyak tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntunglah kompor yang saya terima tidak terlihat berasal dari daur ulang kaleng biskuit, tabung gas tidak bocor, slang dan regulator gas kelihatannya bagus. Setelah dicoba beberapa saat, kemudian dibongkar lagi untuk disimpan, sedangkan tabung gas 3 kg langsung digunakan bergantian dengan tabung yang 12 kg. Kami sudah menggunakan kompor LPG sejak awal tahun 90an, berarti sudah sekitar 20 tahun. Cukup lama untuk saya tahu bagaimana cara memasang dan melepas regulator yang benar, mengetahui apakah ada kebocoran gas karena regulator miring, rusak, atau karet seal pada tabung rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu muncul berita ledakan karena gas bocor dari berbagai daerah, satu-satunya yang terpikir adalah, pengguna belum mengerti cara memasang regulator dengan benar, belum tahu bau gas LPG itu seperti apa, sehingga tanpa curiga langsung dengan santainya menyalakan pemantik kompor, dan ikut meledaklah dia :D Ternyata setelah berjalan beberapa minggu, muncul beberapa penyebab lain, yaitu karet seal tabung Pertamina bersegel, dibaca lagi ya, bersegel, menyebabkan kebocoran gas saat dipasang regulator. Biasanya karet itu sudah tidak kenyal lagi atau sudah aus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak adanya konversi gas, karet seal gas yang digunakan dirumah, harus selalu diperiksa saat memasang regulator, selalu bocor. Anehnya sebelum acara konversi, kejadian ini sangat jarang terjadi. Di lemari selalu tersedia beberapa karet seal untuk mengganti bila seal tabung jelek. Terpikir untuk membantu Pertamina dengan mengembalikan tabung gas tanpa seal, bila seal itu memang bocor. Tapi teman saya ternyata sudah mencoba cara itu, dan agen gas menolak menerima tabung kosong itu. Tidak perlu saya coba lagi khan ? Jadi biarkan saja seal jelek, yang menunggu korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/NvwkyTxwhr_ShIG6wwxLBA?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh5.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/TA5z5BFqdLI/AAAAAAAAAS0/DT01fHe0mIM/s400/karet%20seal%20resize.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="http://picasaweb.google.com/meinardi2000/DetailsBlogPicture?feat=embedwebsite"&gt;Details Blog Picture&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Seandainya Pertamina merasa keberatan menjamin semua seal itu dalam keadaan baik, buatlah regulator yang memiliki seal, sehingga sekarang seal adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Kalau sekarang ini kita sendiri yang beli karet seal, bila kelupaan melepas saat tukar tabung gas, kita terpaksa beli lagi. Seberapa banyak tabung gas yang bakal kita subsidi karet seal ? Apa fungsi QC Pertamina ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/yYZb2Tq4v3Ldk_yvfgLCCg?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh5.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/TA5z5PYeJeI/AAAAAAAAAS4/_FmqkxaeH_U/s400/klep%20gas%20resize.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="http://picasaweb.google.com/meinardi2000/DetailsBlogPicture?feat=embedwebsite"&gt;Details Blog Picture&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Saat saya menbuat foto-foto untuk artikel ini, kebetulan karet seal masih layak pakai. Tapi coba lihat karat pada tabung 3 kg, terutama pada tanda panah, bisa jadi bahan baku tabung tersebut adalah besi bekas yang sudah karatan, tidak digosok bersih karena kejar target berapa juta tabung dalam 1 bulan, bandingkan dengan cat pada tabung 12 kg, jelas masih terlihat sangat bagus. Bila dikira-kira umur kedua tabung pasti bisa dipastikan tabung gas 3 kg umurnya lebih muda, tetapi karatnya jauh lebih merata di seluruh permukaan tabung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/LYeYFm8n0ic8Qlq9Q8nn5Q?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh4.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/TA5z5fMAITI/AAAAAAAAAS8/Ae-utEFkHfM/s400/tabung%20gas%20resize.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="http://picasaweb.google.com/meinardi2000/DetailsBlogPicture?feat=embedwebsite"&gt;Details Blog Picture&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Tapi jangan senang-senang dulu, saat tabung 12 kg saya lepas regulatornya untuk difoto, klep gas tidak bisa menutup sempurna, bahkan setelah saya goyang-goyang dengan bantuan obeng. Akhirnya batal memotret regulator :D tunggu nanti sampai gas habis baru bisa dilepas. Kebetulan juga seal tabung 12 kg masih dalam keadaan bagus. Sejauh ini belum pernah terjadi kebocoran dari bagian sambungan las, misalkan terjadi kebocoranpun saya tidak tahu, karena tabung diletakkan pada ruang terbuka dengan atap, kebocoran gas, selama tidak parah, gak bakalan tercium baunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi saya simpulkan, penyebab bocornya gas bukan saja karena pengguna tidak tahu, juga tidak selalu karena pengguna miskin (ini yang disebut salah seorang dari Pertamina saat ditanya penyebab banyaknya ledakan akibat gas LPG), sampai malas beli regulator baru, diganjal sesuatu agar tidak bocor. Pertamina juga perlu melihat gaji bagian QC, sudah cukupkah gaji mereka agar keamanan tabung gas produksi mereka terjaga, sambungan las bagus, karet seal selalu diperiksa, pegas klep tabung selalu diperiksa, karat pada tabung, yang suatu saat bisa menimbulkan keropos. Cek juga masa expired klep, masa expired tabung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang harus dikerjakan oleh QC Pertamina, saya yakin mereka telah membuat Protap, ya harusnya dijalankan. Jangan mencari-cari kesalahan pada kontraktor pembuat tabung. Seperti pada semua proyek di Indonesia, tender dicari yang paling murah. Tentunya bahan baku, prosedur kerja juga banyak yang dikurangi. Semua disesuaikan dengan harga yang diterima. Selama Pertamina mencari yang murah, ya siap-siap saja kita sebagai konsumennya menjadi korban.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-8794545279887555186?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/8794545279887555186/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=8794545279887555186' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/8794545279887555186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/8794545279887555186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2010/06/bom-buatan-pertamina.html' title='BOM Buatan Pertamina'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/TA5z5BFqdLI/AAAAAAAAAS0/DT01fHe0mIM/s72-c/karet%20seal%20resize.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-3974925176491124598</id><published>2010-05-25T13:35:00.004+07:00</published><updated>2011-10-14T12:01:12.657+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iseng'/><title type='text'>Desain Rambu Lalu Lintas Driver Friendly</title><content type='html'>Sejak ada peraturan lalu lintas terbaru saat ini (tahun 2010), denda tilang meningkat dari yang biasanya 30 ribu s/d 50 ribu, menjadi 100 ribu s/d satu juta, yang menghapus aturan lama "Belok Kiri (always) Langsung" menjadi "Belok Kiri Liat Rambu Dulu". Jalanan akhirnya menjadi banyak rambu yang harus dibaca, tidak seperti aturan dasar pembuatan rambu yang dibuat sebisa mungkin menggunakan gambar agar mudah dilihat dalam 1 detik. Kayaknya pak Pol sudah melupakan dasar-dasar itu.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya dulu saat aturan "Belok Kiri Langsung" dijalankan, atau bahkan sebelum aturan itu ada, lampu merah memiliki standar juga. Lampu merah bulat berarti ke segala arah, lurus atau kiri, mungkin juga ke kanan harus berhenti. Lampu merah dengan panah ke atas berarti arah lurus saja yang berhenti. Demikian juga panah ke kiri, artinya belok ke kiri berhenti. Setelah lebar jalan bertambah, standar lampu seperti itu sepertinya agak boros, untuk satu sisi pada satu perempatan membutuhkan 2 unit lampu bila arah lurus dan kiri masing-masing perlu diatur. Sedangkan arah belok ke kanan umumnya disamakan dengan arah lurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan aturan "Belok Kiri Langsung" mungkin untuk menghemat pembuatan rambu juga, karena semua perempatan berlaku aturan tersebut. Pada tahun 2010 ini, pelaksanaan aturan baru, berdasarkan UU LLAJ No 22/2009, tidak semua belok kiri boleh langsung. Undang-undang ini cukup banyak bila mau dibaca semua, ada 203 halaman. Saya membahas satu ayat saja, yaitu pasal 112 ayat 3 "Pada persimpangan Jalan yang dilengkapi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas, Pengemudi Kendaraan dilarang langsung berbelok kiri, kecuali ditentukan lain oleh Rambu Lalu Lintas atau Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mencari referensi rambu lalu lintas negara lain, ternyata sama ruwetnya. Cukup banyak tulisan pada rambu yang bakal membutuhkan lebih dari satu detik untuk mengerti apa maksudnya. Tentunya ini hanya akan terjadi pada orang-orang yang jarang melalui jalur tersebut. Karena cukup seringnya saya harus benar-benar memperhatikan tulisan belok-belok itu, timbul ide, bagaimana bila warna dasar tulisan tersebut dibuat beda, agar dari jarak puluhan meter kita sudah bisa mengetahuinya. Tahu sendiri kan, banyak perempatan yang penerangannya minim atau malah gelap, sehingga kita baru tahu setelah berada sangat dekat dengan rambu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/3-nda3VYGoodk54EQ8KZww?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh3.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/S_twrQbauWI/AAAAAAAAASg/75YI_N3xA1I/s400/Rambu%20Baru.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="http://picasaweb.google.com/meinardi2000/DetailsBlogPicture?feat=embedwebsite"&gt;Details Blog Picture&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna hijau saya pilih agar sesuai dengan lampu lalu lintas, mungkin agak rancu dengan tanda nama jalan yang juga hijau :D kalau diganti biru, malah rancu dengan rambu "harus belok kiri". Jadi dibuat mixed, kalau tulisan menggunakan warna dasar biru seperti yang saat ini berlaku, bila berupa gambar menggunakan dasar hijau. Untuk yang warna merah, kelihatannya tidak menimbulkan kerancuan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-3974925176491124598?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/3974925176491124598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=3974925176491124598' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/3974925176491124598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/3974925176491124598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2010/05/desain-rambu-lalu-lintas-driver.html' title='Desain Rambu Lalu Lintas Driver Friendly'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/S_twrQbauWI/AAAAAAAAASg/75YI_N3xA1I/s72-c/Rambu%20Baru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-2259265979390605918</id><published>2010-03-11T14:53:00.016+07:00</published><updated>2011-10-14T12:01:35.082+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>Darwinist vs Creationist</title><content type='html'>&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/Sb2I26vaKF3oCmB59Wnf-A?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 220px;" src="http://lh6.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/S5ijucE4GKI/AAAAAAAAAOw/3rljGDedE_I/s288/Charles%20Darwin.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebuah siaran menarik pada siaran televisi lokal di Surabaya, tayangan tentang berbagai macam binatang dan tumbuh-tumbuhan, sebuah acara berlabel "Harun Yahya". Sebuah alternatif gratis dari tayangan Discovery Channel yang saat ini hanya bisa ditonton pada televisi kabel. Tayangan bagus dan sangat-sangat langka ditengah banyaknya acara televisi yang sudah jarang bermuatan pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Semula saya mengira Harun Yahya adalah seorang peneliti yang hidup sebelum abad 19. Kesimpulan ini berdasarkan isi acara yang sedikit berbau rohani. Belum pernah ada sebelumnya, tayangan ilmiah dengan persentase rohani cukup tinggi. Selama ini tayangan ilmiah adalah benar-benar ilmiah, mungkin (bila ada) dengan sedikit topik rohani untuk mengingatkan kita, segala hal ilmiah yang baru saja kita tonton adalah ciptaan Tuhan dan manusia sebagai ciptaan-Nya terus belajar mengembangkan ilmunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata Harun Yahya adalah nama samaran, diambil dari nama nabi Harun dan nabi Yahya, untuk biografinya, bisa dibaca pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Harun_Yahya"&gt;wikipedia&lt;/a&gt; atau salah satu blog yang memuat &lt;a href="http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/03/biografi-harun-yahya.html"&gt;biografinya&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Dia membuat teori yang bertentangan dengan teori evolusi, yaitu "creationism" yang dalam bahasa Indonesia bisa disebut sebagai "&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ciptaanisme"&gt;ciptaanisme&lt;/a&gt;". Teori ini mempercayai bahwa makhluk hidup itu sejak awal diciptakan, dan sejak penciptaan hingga saat ini bentuknya masih tetap seperti semula. Dia memiliki bukti berupa fosil-fosil yang menunjukkan bentuk hewan dan tumbuhan ribuan tahun lalu, dan dibandingkan dengan hewan dan tumbuhan yang ada saat ini, tidak ada perbedaan bentuk, bisa dibaca di bukunya yang berjudul &lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/buku/atlas/atlas_01.html"&gt;ATLAS PENCIPTAAN&lt;/a&gt;. Jauh berbeda dengan teori evolusi yang menyatakan makhluk hidup saat ini telah mengalami perubahan secara perlahan-lahan untuk bertahan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal-hal besar yang membuat perbedaan kedua paham ini saling bertolak belakang. Penganut teori evolusi, menganggap creationism tidak ilmiah. "Ciptaanisme sebagai 'ilmu pengetahuan' dianggap sebagai ilmu semu oleh kalangan ilmuwan. Sebabnya adalah argumen-argumen ciptaanisme hanya melihat fenomena dari satu sudut, yaitu keyakinan hidup, dan tidak menggunakan metode ilmu pengetahuan yang sudah diterima." Sedangkan dari penganut ciptaanisme menganggap darwinis adalah &lt;a href="http://us2.harunyahya.com/Detail/T/EDCRFV/productId/9654/KEDITAKTORAN_DARWINIS_DUNIA_HARUS_MINTA_MAAF_KE_SELURUH_DUNIA%21"&gt;pembohong&lt;/a&gt;. "Karena bertahan dalam menyatakan KEBOHONGAN BAHWA BENTUK-BENTUK KEHIDUPAN BEREVOLUSI PERLAHAN-LAHAN BERTAHAP DARI BENTUK SEDERHANA KE BENTUK LEBIH MAJU, meskipun mereka tahu benar bahwa makhluk-makhluk hidup pertama dengan kerumitan serupa dengan bentuk-bentuk kehidupan yang ada sekarang muncul menjadi ada secara tiba-tiba dan serentak di Zaman Kambrium, sekitar 530 juta tahun lampau"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang saya tidak bisa memahami, dari artikel yang saya temukan dari google hanya dengan keyword "harun yahya", hanya melihat link artikel pada halaman pertama, seluruhnya berisi hujatan pada darwinis. Berkesan sangat bencinya mereka pada kaum darwinis. Berdebat pada hal-hal yang masing-masing pihak juga tidak mampu menjelaskan kejadian sebenarnya, sama-sama melihat dari bukti berupa fosil. Disatu pihak melihat dari sisi ilmiah, di pihak lain melihat dari sisi ilmiah dan kepercayaan. Untunglah kita lebih manusiawi dibandingkan pada jaman perdebatan heliosentris dan geosentris. Dimana Galileo dicaci dan dibenci oleh para ilmuwan pada jamannya dan menjadi tahanan rumah karena mengemukakan teori heliosentris, padahal saat itu semua orang sangat percaya teori geosentris adalah yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Darwinisme menganggap seluruh kehidupan di bumi sebagai suatu hasil mutasi tak-disengaja dan seleksi alam dan, sebagai keyakinan yang bersifat praduga, meniadakan keberadaan perancangan cerdas. Dengan tujuan membantah adanya perancangan, pemikir Darwinis mencari-cari cacat pada keseluruhan seluk-beluk yang saling terkait dari makhluk hidup. Dari Darwin hingga Dawkins, berulang-ulang, sikap dogmatis ini telah membuat evolusionis tersebut bersikukuh tentang keberadaan struktur cacat dan &lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/040.htm"&gt;organ-organ sisa (vestigial)&lt;/a&gt; "yang tidak memuliki kegunaan", yang bersifat praduga, pada makhluk hidup. Namun, berkali-kali juga, pengakuan berani dari para evolusionis tersebut ternyata malah menjadi bukti ketidaktahuan mereka. Organ-organ sisa yang diduga [sia-sia] tersebut kemudian ditemukan memerankan fungsi sangat penting dan keseluruh pendapat mengenai 'organ sisa' ternyata merupakan buah pikiran yang keliru."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya teori evolusi salah, atau setidaknya memiliki kesalahan, wajar-wajar saja. Ilmu tersebut ditulis saat Charles Robert Darwin (12 Februari 1809 – 19 April 1882) hidup, bersama dengan Alfred Russel Wallace (8 January 1823 – 7 November 1913). Bandingkan dengan Adnan Oktar yang lahir pada 2 Februari 1956 dan saat artikel ini ditulis beliau masih hidup. Pendidikan dan hasil-hasil riset yang mereka dapatkan tentu saja berbeda. Bila mempermasalahkan para penerus teori evolusi, tentunya kita bandingkan dari sudut pandang masing-masing orang, tidak semua orang memandang ilmu pengetahuan dan agama dalam suatu kesatuan. Ada banyak hal yang kita percayai namun tidak bisa dilihat dari sisi ilmiah. Sehingga banyak yang memberikan porsi sendiri-sendiri untuk agama atau kepercayaan dan porsi yang berbeda untuk ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang pas juga rasanya, menilai sesuatu hal ilmiah dari sudut pandang agama. Di jaman yang masih "beragama" seperti saat ini, susah sekali mendebat pendapat yang berdalil kepercayaan atau iman. Pendapat lain yang tidak sejalan atau malah berlawanan, bakal dituduh atheis, atau meyebarkan atheisme. Pada buku berjudul "Bencana Kemanusiaan Akibat Darwinisme" yang merupakan terjemahan dari "The Disasters Darwinism Brought to Humanity", cukup banyak kalimat yang menghubungkan teori evolusi dengan atheisme. Apakah menarik bila pelajaran biologi di sekolah menggunakan ajaran Harun Yahya ? Misalnya "Mengapa burung onta tidak bisa terbang ?" kita tidak bisa menyalahkan bila murid tersebut menjawab "karena sudah diciptakan seperti itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya saya tidak bisa menonton seluruh episode yang ditayangkan, apakah pernah ada episode yang membahan tentang mutasi genetik ? Seperti yang kita semua dapatkan pada pelajaran biologi, setiap makhluk hidup akan berusaha untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya termasuk keturunannya. Bisa dengan instingnya seperti membangun sarang diatas pohon, dibawah tanah, menyamarkan sarang dengan daun-daunan, dan masih banyak cara lainnya. Cara bertahan lainnya, adalah melalui mutasi, dimana cara ini menurut saya tidak bisa dikendalikan oleh makhluk itu sendiri. Hukum alam yang saya ketahui, akan mengeliminasi siapapun yang tidak bisa bertahan. Sehingga hanya akan tersisa yang mampu bertahan dari berbagai variasi yang ada. Variasi yang saya maksud adalah perbedaan yang terjadi pada satu species, contoh sederhana adalah anjing, silahkan sebut macam anjing yang anda ketahui, kuda, sapi, kambing, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari yang saya temukan lewat google, semuanya tentang pendapat dan hujatan para ciptaanisme kepada para darwinis. Belum saya temukan jawaban dari darwinis atas tuduhan tersebut meski banyak komentar para pendukung yang tidak bisa dinilai mewakili pihak darwinis secara resmi. Ada satu komentar yang saya anggap sangat menarik "Resa | 18 Dec 2009 10:46 am | Well, Harun Yahya still can't prove that god exists. Besides, Darwinism is not all wrong.."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-2259265979390605918?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/2259265979390605918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=2259265979390605918' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/2259265979390605918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/2259265979390605918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2010/03/darwinist-vs-creationist.html' title='Darwinist vs Creationist'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/S5ijucE4GKI/AAAAAAAAAOw/3rljGDedE_I/s72-c/Charles%20Darwin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-942935444016374626</id><published>2010-01-30T11:41:00.004+07:00</published><updated>2011-10-14T12:01:58.830+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>Hebohnya Pembobolan Rekening Lewat ATM</title><content type='html'>Tanggal 20 Januari 2010 di Indonesia dilaporkan banyak kejadian pembobolan rekening nasabah pada beberapa bank besar, tepatnya di Bali, dan mungkin di beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan tidak menutup kemungkinan juga terjadi di kota-kota lainnya. Menurut para korban, hilangnya uang mereka terjadi secara bertahap, tidak dalam satu kali transaksi. Hal itu terjadi selama beberapa hari sejak tanggal 16 Januari hingga 19 Januari 2010. Cukup banyak yang menjadi korban, dan setiap hari sejak berita tersebut muncul di media, jumlah korban yang melapor terus bertambah. Lokasi kejadian kebanyakan di pulau Bali, korban-korban dari luar Bali ada juga, dan rata-rata mereka pernah melakukan transaksi ATM di Bali.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dari laporan media yang terus menerus meng-update berita pembobolan rekening tersebut, menyebutkan enam bank yang nasabah-nasabahnya menjadi korban. Jumlah terbesar adalah BCA, baik dari jumlah korban, dan jumlah uang yang berhasil dibobol. selain nasabah yang kehilangan uang dalam jumlah besar, ada juga yang hanya kehilangan sebesar 7500 rupiah, hal ini karena rekeningnya digunakan sebagai media transit, dan nilai 7500 rupiah adalah biaya transfer antar bank. Pihak bank melaporkan pembobolan dilakukan melalui media ATM bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera setelah berita pembobolan ramai ditayangkan di televisi, radio dan koran-koran, pihak BI sebagai otoritas tertinggi perbankan di Indonesia membuat keputusan, bahwa semua uang yang hilang dalam kasus ini diganti oleh bank masing-masing nasabah, karena dianggap pembobolan itu terjadi karena kelemahan dari sistem keamanan bank. Tentunya keputusan tersebut tidak semata-mata karena kejadian tersebut, tapi secara nasional untuk menyelamatkan perbankan. Bayangkan bila BI tidak membuat keputusan itu, 1 hari setelah berita tersebut ditayangkan, pasti nasabah akan menarik semua uangnya di bank, dan kejadian rush tahun 1998 (bener gak ya ???) akan terulang kembali. Bagi yang paham perbankan, pasti tahu berapa uang cash yang dipegang oleh bank dibandingkan dengan total rekening nasabahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya nasabah yang menjadi korban dalam rentang Januari 2010 ini saja, nasabah-nasabah yang pernah kehilangan uangnya pada tahun 2008 dan 2009 kemarin, juga ikut melaporkan ulang, karena pada saat itu mereka melaporkan kepada pihak bank dan kepolisian, namun hingga kejadian heboh ini, tidak ada laporan, apalagi pengembalian uang yang hilang. Rata-rata mengatakan, pihak bank akan memberikan respon 2 minggu setelah laporan diterima. Dari pengalaman teman, pihak bank hanya menerima laporan dan saat memberikan tanggapan dari laporan tersebut, pihak nasabah yang dianggap bersalah, entah dianggap lalai memberikan nomor pin ke orang lain, atau apapun itu, sehingga uang tersebut tetap tidak diganti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untunglah para pembobol rekening pada kasus kali ini cukup serakah, sehingga berita terblow-up dan menimbulkan keresahan, yang akhirnya memaksa pihak bank menanggung kerugian tersebut. Efek lainnya, rencana BI yang mengharuskan semua kartu ATM diganti dengan kartu chip / smart card, akan dipercepat. Entah rencana tersebut semula harus direalisasikan kapan. Sejauh ini kartu ATM tidak ada penggantian secara periodik, berbeda dengan kartu kredit yang memiliki expired date. Kartu ATM yang saya miliki, sejak tahun 2005 hingga saat ini, tidak pernah diganti. Mungkin kartu ATM juga harus secara periodik diganti, misalnya 5 tahun sekali. Paling tidak kartu yang sudah butut dapat penggantian kartu baru :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke masalah pembobolan ATM, salah satu nasabah menceritakan rekeningnya ditarik dalam beberapa kali, dan selisih waktu antar penarikan sekitar 20 detik, dan yang mengherankan itu dilakukan pada beberapa ATM dengan jarak yang relatif jauh, meski masih di kota yang sama. "Pencuri uang nasabah BCA diduga memiliki jaringan atau peralatan canggih. Uang seorang nasabah hilang setiap 20 detik dan itu dari sejumlah ATM yang tersebar di Bali secara simultan.Setiap transaksi terjadi dalam jeda 20 detik tapi di sejumlah ATM yang tersebar itu sekaligus. Cepat sekali berpindahnya, Mas. Saya ragu pelaku sungguh ada di depan ATM," kata korban yang sudah&lt;br /&gt;mengadukan kasusnya ke polisi ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polisi menyatakan bahwa cara pembobolan rekening dilakukan dengan mengcopy kartu ATM korban dengan alat skimmer yang dipasang pada mesin-mesin ATM yang pengawasannya lemah. Skimmer ini berfungsi untuk merekam data kartu magnetik, sedangkan untuk mendapatkan nomor PIN, digunakan kamera CCTV yang disamarkan, atau mengintip langsung dengan berpura-pura antri di belakang korban. Pada rekaman CCTV milik bank, diperlihatkan ada 2 orang yang bisa membuka mesin ATM, mungkin sedang mengambil atau memasang skimmer dari sisi dalam mesin ATM, karena presenter berita tidak dijelaskan apa yang dilakukan kedua orang tersebut, tentunya juga, mereka bukan petugas resmi, karena tidak menggunakan seragam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski polisi telah menyatakan bahwa cara pencurian data kartu dilakukan dengan alat skimmer, mengingat ada korban yang mengaku rekeningnya diambil dengan selisih hanya 20 detik, tentunya masih ada cara lain yang mungkin bisa dilakukan, selain dengan meng-copy kartu dan mentrasfer dana menggunakan mesin-mesin ATM biasa. Meski mungkin juga melakukan transfer oleh 3 atau 5 orang pada mesin ATM yang berbeda, tentunya yang mencurigakan adalah selisih waktu 20 detik itu. Ada pernyataan lain, yang menyebutkan otak pelaku berasal dari Rusia, juga menyebut transaksi terjadi juga di Australia dan Kanada. Hal ini karena pelaku skimmer menjual data dan PIN kartu ke kedua negara tersebut. Sehingga semua transaksi yang menggunakan jaringan Cirrus untuk sementara dimatikan. Ada berita lain yang menyebutkan, pembobolan dilakukan membutuhkan sebuah server, memangnya copy kartu ATM saja butuh server ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya pelaku tindakan kriminal adalah orang yang punya hubungan dekat dengan kasus tersebut. Sehingga dicurigai ada pelaku mungkin saja petugas teknis di mesin-mesin ATM atau mantan petugas teknis. Karena siapa yang lebih tahu cara kerja mesin ATM selain mereka. Saya belum pernah menemukan penjelasan detil cara kerja mesin ATM, karena hal itu seharusnya rahasia. Hanya bisa ditemukan cara kerja secara umum saja. Media komunikasi ATM juga pasti jauh lebih aman daripada jaringan telp GSM atau CDMA yang menggunakan metode pengamanan canggih. Hanya satu pihak yang pastinya bisa menyadap data komunikasi tersebut secara "legal", pihak produsen dan mungkin agen intelijen yang memiliki hak untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan bermaksud memberi ide, sebuah cara sederhana yang saya yakin tidak mungkin bisa dilakukan. Sebuah mesin ATM dicuri, untuk kemudian di-hack programnya, sehingga mesin ATM tersebut berganti ID menjadi ATM di lokasi A, kemudian melakukan transaksi transfer, ID diganti menjadi ATM di lokasi B, transfer lagi, dan seterusnya. Sehingga selisih 20 detik tadi kira-kira seperti itu. Bisa juga dengan hanya menginstall software mesin ATM tersebut, karena sistem operasi mesin ATM sama juga dengan yang kita pakai sehari-hari, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Automated_teller_machine"&gt;lihat wikipedia ini&lt;/a&gt;. Cara ini bisa dilakukan pada komputer yang terhubung dengan jaringan intranet, ganti IP dan computer name sesuai dengan komputer lain dalam jaringan itu, sekarang anda sudah terlihat sebagai "orang lain" dalam jaringan tersebut, ganti lagi IP dan computer name, anda sudah berubah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan kartu chip saat ini masih relatif lebih aman, karena "katanya" kartu chip tidak bisa di-copy. Kartu chip adalah smart card, memiliki processor yang bisa berkomunikasi dengan alat pembacanya. Reader (alat pembaca) mengirimkan perintah ke kartu, dan kartu memberikan data yang diminta oleh reader. Cara kerja ini berbeda dengan kartu magnetik, dimana data pada kartu dibaca oleh head magnetik, seperti pada kaset audio atau kaset video. Perbedaan utama adalah, data yang ditulis pada kartu magnetik bisa dibaca semua, sedangkan pada kartu chip, data diberikan bila ada perintah, penjelasan lebih lengkap bisa dibaca pada &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Smart_card"&gt;wikipedia&lt;/a&gt;. Kartu chip sebenarnya juga bisa dicopy, namun saat ini harga alatnya masih sangat mahal. Ingatkah anda ada jasa menggabungkan beberapa kartu SIM menjadi 1 kartu, atau kasus cloning kartu GSM yang pernah menjadi masalah juga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-942935444016374626?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/942935444016374626/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=942935444016374626' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/942935444016374626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/942935444016374626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2010/01/hebohnya-pembobolan-rekening-lewat-atm.html' title='Hebohnya Pembobolan Rekening Lewat ATM'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-7271029654489918435</id><published>2009-10-21T11:28:00.005+07:00</published><updated>2011-10-14T12:02:18.082+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iseng'/><title type='text'>Memperbaiki Engsel Laptop Yang Pecah</title><content type='html'>Judul tersebut sebenarnya kurang tepat, karena engsel laptop selalu dari logam. Lebih tepatnya adalah body laptop dimana engsel tersebut dipasang. Penyebab pecahnya bagian tersebut ada bermacam-macam, penggunaan yang kasar, jatuh atau kejatuhan barang yang beratnya cukup untuk membuat pecah bagian tersebut dan tidak sampai menghancurkan laptop. Bisa juga dari baut yang kendor sehingga terjadi gerakan setiap kali layar laptop dibuka dan ditutup. Baut baja yang sangat kuat sekalipun bisa patah kalau beban cukup berat dan pemasangannya kurang kencang. Bisa juga dari kualitas plastik body laptop yang kurang bagus, getas (biasanya bahan recycle seperti ini), bentuk yang tipis, sehingga kekuatannya terbatas. Dan kemungkinan terakhir adalah kombinasi dari beberapa contoh diatas.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada kasus ini yaitu laptop dengan merk Byon, pembelian Februari 2007, pecahnya bagian tersebut terjadi bulan Oktober 2009. Kemungkinan penyebabnya ada beberapa macam, yaitu :&lt;br /&gt;1.plastik body termasuk tipis untuk menahan beban layar laptop pada saat dibuka dan ditutup, karena engsel laptop diberi penahan gerakan agar layar tidak “terkulai lemas” saat digunakan.&lt;br /&gt;2.Plastik body termasuk kategori getas, mudah pecah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses perbaikan cukup sulit pada bagian membongkar seluruh body. Ini perlu dilakukan karena kabel data dan power LCD tidak bisa dilepas tanpa membuka body laptop. Perbaikan dengan layar LCD masih terhubung menambah resiko putusnya kabel data atau kabel power LCD, atau layar LCD tergores atau terkena tetesan lem besi cair. Jadi untuk lebih aman dan tenang dalam bekerja, sebaiknya dilepas total dari body. Dan ternyata proses melepas layar LCD tidak sesederhana itu, puluhan baut harus dibuka, bahkan pada tempat-tempat yang tersembunyi. Selain baut, body laptop juga diperkuat dengan bentuk “kunci kait” yang melekatkan body atas dan bawah. Perlu kehati-hatian untuk membuka “kunci kait” tersebut, terutama untuk menebak apakah itu baut atau “kunci kait”. Salah tebak dan kurang sabar, akan menyebabkan pecahnya body.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/qkJZcOx8vWGrhwTTtZdItg?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh4.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/St6NshQ3mTI/AAAAAAAAAJs/g8_W-9gltRQ/s400/Kabel%20VGA_Power.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="http://picasaweb.google.com/meinardi2000/MemperbaikiEngselLaptopYangPecah?feat=embedwebsite"&gt;Memperbaiki Engsel Laptop Yang Pecah&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;[Kabel data dan kabel power LCD termasuk juga kabel microphone]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua baut yang terlihat sudah dilepas, perhatikan juga baut-baut yang tersembunyi. Pada laptop Byon ini, terdapat beberapa baut yang berada di bawah modul WIFI, harddisk dan bahkan baut pemegang heatsink juga berfungsi sebagai baut perekat body atas dan bawah. Perhatikan juga panjang masing-masing baut, warna baut, sebaiknya masing-masing kembali ke tempat semua, untuk mengurangi resiko perbedaan drat atau alur baut, atau perbedaan panjang yang akan mungkin mendorong apa saja di belakang baut tanpa kita sadari. Catat semua yang dilepas, atau difoto untuk lebih mudahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/6I7-mqJ8g8Pack3o_XF_Uw?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh6.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/St6NshPdjrI/AAAAAAAAAJw/ABTLZOGIXIQ/s400/Baut%20dibawah%20modul%20WIFI.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="http://picasaweb.google.com/meinardi2000/MemperbaikiEngselLaptopYangPecah?feat=embedwebsite"&gt;Memperbaiki Engsel Laptop Yang Pecah&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;[Baut yang tersembunyi dibawah modul WIFI]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah layar bisa dilepas, meski ternyata keyboard dan panel tombol power laptop tidak perlu dilepas, proses perbaikan bisa dilakukan. Jangan lupa, sesuai standar perbaikan alat-alat elektronika yang peka listrik statis, sebelum memegang PCB pastikan tangan di-ground-kan dengan memegang lantai. Lebih bagusnya menggunakan gelang listrik statis. Kini bagian yang pecah sudah terbuka dan lebih mudah diperbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/zddmGk5xVCbGmNpQSwnKcw?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh4.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/St6Nsy9WzcI/AAAAAAAAAJ0/b1wNNO31A7w/s400/Bagian%20yang%20pecah.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="http://picasaweb.google.com/meinardi2000/MemperbaikiEngselLaptopYangPecah?feat=embedwebsite"&gt;Memperbaiki Engsel Laptop Yang Pecah&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;[Bagian yang pecah setelah di lem]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar diatas adalah salah satu pegangan engsel yang pecah. Jangan menunda perbaikan dan simpan seluruh pecahan plastik tersebut, karena laptop di desain dengan presisi milimeter, sehingga pergeseran lokasi dan sudut kemiringan yang berbeda bisa menyebabkan engsel tersebut tidak dapat dipasang, dan bila dipaksakan, dalam waktu yang tidak lama akan pecah kembali, karena beban pada bagian tersebut tidak seimbang. Lem masing-masing bagian yang pecah agar bentuk asal tersusun dengan benar dan posisi serta sudut tetap sesuai aslinya, seperti gambar diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/41oT7lXPYacrv-DVg9jRPQ?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh3.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/St6Ns9Q11uI/AAAAAAAAAJ4/u5IWP78tEsk/s400/Proses%20pelapisan%20dengan%20tissue.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="http://picasaweb.google.com/meinardi2000/MemperbaikiEngselLaptopYangPecah?feat=embedwebsite"&gt;Memperbaiki Engsel Laptop Yang Pecah&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;[Penguatan dengan tissue dan lem besi cair] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bagian pecahan tersebut merekat, sekarang saatnya memperkuat pecahan tersebut dengan peralatan yang cukup sederhana. Langkah-langkah penguatan sebagai berikut :&lt;br /&gt;1.Potong tissue dengan lebar sama dengan tinggi bagian yang akan diperkuat. Sedikit lebih lebar lebih baik daripada kurang. Karena tissue terdiri dari dua lapisan, maka pisahkan, ini agar lebih mudah saat nanti ditempelkan.&lt;br /&gt;2.Potong tonjolan plastik yang akan mengganggu proses pelapisan selanjutnya, buat agar bagian yang akan dilapis benar-benar datar agar seluruh permukaan bisa ditempeli tissue dengan mudah dan tentunya beban pada bagian itu akan terbagi rata ke seluruh permukaan.&lt;br /&gt;3.Beri sedikit lem pada bagian yang pecah, hanya untuk menempelkan ujung potongan tissue agar mudah diatur arah dan bentuknya.&lt;br /&gt;4.Tempelkan tissue dengan bantuan ujung obeng kecil atau pinset, biarkan agak kering agar tidak lepas saat sedikit ditarik pada langkah berikutnya.&lt;br /&gt;5.Lingkarkan tissue sisanya mengikuti bentuk yang sedang diperkuat, tahan, dan beri lem besi pada tissue, cairan lem akan meresap dan membasahi tissue, sehingga tissue akan menempel pada plastik body. Lapiskan tissue berikutnya setelah lapisan sebelumnya sudah kering.&lt;br /&gt;6.Pastikan setiap lapisan rapi dan menempel cukup ketat, tidak terdapat rongga udara atau rongga yang hanya berisi lem diantara lapisan tissue.&lt;br /&gt;7.Bila terdapat pecahan plastik yang hilang, masukkan lapisan tissue pada langkah ke empat ke dalam pecahan tersebut, ini dilakukan untuk memegang mur kuningan agar tidak lepas saat nanti baut engsel diputar.&lt;br /&gt;8.Pasang hingga beberapa lapis dengan lebar potongan pada langkah pertama. Kemudian buat potongan yang sedikit lebih lebar, ini untuk membentuk tempelan yang melebar di bagian dasar. Anggap saja seperti membuat pondasi dimana bagian bawah lebih lebar dari bagian pondasi atas.&lt;br /&gt;9.Lapiskan berkali-kali sesuai selera dan rasa aman anda, pada kasus ini tebal lapisan saat kering sekitar 3mm, kira-kira 12-15 lapisan tissue. Buat lapisan yang cukup tebal dan kuat.&lt;br /&gt;10.Rapikan lapisan tissue tadi dengan kikir kecil, tentunya setelah lem benar-benar kering. Pastikan tissue dikikir hingga benar-benar sama tinggi dengan mur kuningan, efek tarikan saat baut di-”keras”-i bisa merusak pekerjaan dari langkah satu hingga langkah tujuh yang memakan waktu beberapa jam.&lt;br /&gt;11.Kikir juga bila ada bagian dari lapisan tadi yang mengganjal bagian lain dari engsel layar LCD. Ini salah satu tujuan dimana dengan lapisan yang lebih tebal, saat bagian lain di tipiskan dengan kikir, bagian lagi masih cukup tebal dan kuat menyangga keseluruhan beban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/kVkuO3ezVXBLYunQd7WMCQ?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh5.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/St6Ns0ezqgI/AAAAAAAAAJ8/NGAB6BGEspI/s400/Hasil%20akhir.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="http://picasaweb.google.com/meinardi2000/MemperbaikiEngselLaptopYangPecah?feat=embedwebsite"&gt;Memperbaiki Engsel Laptop Yang Pecah&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;[Hasil akhir lapisan]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat memasang kembali seluruh peralatan laptop yang tadi dilepas, bersihkan dahulu pasta lama pada processor dan heatsink, beri pasta baru agar penyaluran panas tetap berjalan baik. Pasang semua baut dengan cukup kencang, tidak terlalu kencang dan tidak longgar. Pasang semua peralatan dan kabel dengan benar, standar yang ada, semua pengkabelan pada komputer dan laptop dibuat agar tidak mungkin terbalik atau tertukar. Jangan dipaksa bila tidak bisa masuk, berarti salah atau posisinya kurang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/HWI0R45Td6gUlcNcTe2GDQ?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh5.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/St6N74-_IcI/AAAAAAAAAKA/gfbjqyO2Xk8/s400/Processor%20and%20pasta.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="http://picasaweb.google.com/meinardi2000/MemperbaikiEngselLaptopYangPecah?feat=embedwebsite"&gt;Memperbaiki Engsel Laptop Yang Pecah&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;[Processor dan sisa pasta yang harus dibersihkan]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan lem besi cair dan tissue ini dengan alasan praktis dan kekuatan yang maksimal. Metode ini digunakan pada pembuatan kapal kecil atau perahu dari bahan fiber glass. Menggunakan resin dan serat kaca atau fiber glass, sama juga dengan kasus ini, menggunakan lem besi cair dan tissue. Kertas bisa juga digunakan, namun penyerapan cairan lem jauh lebih susah, kertas lebih padat daripada tissue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width:auto;"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/XIyCBYCOGHxALHPfA9JLiQ?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh5.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/St6N7wyzu8I/AAAAAAAAAKE/es5Kw8dA7lE/s400/Peralatan%20yang%20digunakan.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"&gt;From &lt;a href="http://picasaweb.google.com/meinardi2000/MemperbaikiEngselLaptopYangPecah?feat=embedwebsite"&gt;Memperbaiki Engsel Laptop Yang Pecah&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;[Peralatan yang digunakan]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peralatan yang digunakan cukup sederhana. Lampu meja untuk penerangan, senter bila diperlukan, double tape bila diperlukan, gunting, tissue, lem besi cair, dalam kasus ini menggunakan merk Loctite, isinya cukup banyak, keringnya lebih lambat dibandingkan merk Alteco, cukup susah merapikan tissue bisa terlalu cepat kering. Kuas dan sikat untuk membersihkan, pisau lipat untuk mencongkel “kunci kait” karena permukaan lebar dari pisau mengurangi cacat pada body plastik dibandingkan mencongkel dengan obeng. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tang kecil, satu set obeng kecil, minyak pelumas dengan SAE rendah, agar penahan gerakan layar LCD sedikit lebih licin, pasta untuk heatsink, tempat untuk menampung semua baut dan peralatan kecil yang dilepas. Alas meja agar bagian punggung LCD tidak tergores saat proses pembongkaran body. Dan terakhir adalah kopi dan snack :D Proses pengerjaan cukup lama, sekitar 8 jam bersih, proses membongkar dan saat membuat lapisan penguat dari tissue adalah dua proses yang paling lama. Perakitan kembali bisa diselesaikan tidak sampai 30 menit. Di THR Surabaya Mall juga ada tukang reparasi untuk permasalahan yang sama, namun rasa puas yang didapat jauh lebih besar bila berhasil memperbaikinya sendiri :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ada yang mau iseng melakukan percobaan, potong tissue dengan lebar 5mm, panjang 7cm. Buat lapisan-lapisan tissue seperti lapis legit, masing-masing 20 lapis, 30 lapis, 40 lapis dan 50 lapis. Setelah benar-benar kering, pasang satu persatu lapisan tadi untuk diuji. Kedua ujung diletakkan pada penyangga, dan bagian tengah diberi kawat yang cukup kuat, beri beban pada kawat tersebut, berurutan dari beban ringan hingga berat. Catat masing-masing beban maksimum yang bisa ditahan oleh masing-masing lapisan tadi, dan buatlah artikelnya, kabari saya :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7003993/MemperbaikiEngselLaptopYangPecah.pdf.html"&gt;Artikel dalam bentuk pdf disini.&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-7271029654489918435?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/7271029654489918435/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=7271029654489918435' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/7271029654489918435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/7271029654489918435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2009/10/memperbaiki-engsel-laptop-yang-pecah.html' title='Memperbaiki Engsel Laptop Yang Pecah'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/_JlBglqmE6X0/St6NshQ3mTI/AAAAAAAAAJs/g8_W-9gltRQ/s72-c/Kabel%20VGA_Power.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-630874243308369977</id><published>2009-10-13T13:21:00.005+07:00</published><updated>2011-10-14T12:02:39.064+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliner'/><title type='text'>Nasi Uduk</title><content type='html'>Penasaran dengan apa yang namanya nasi uduk :D dari dulu belum pernah ngicip. Resep ini memang belum saya coba, tapi pasti sukses, karena nasi kuning juga seperti ini, hanya pada nasi uduk tidak menggunakan kunyit aja. Setelah bagian nasi selesai, tinggal mempersiapkan lauknya, bagian inilah yang sangat berpengaruh pada rasa. Silahkan dicoba..............&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;gan, ini ada resep nasi uduk yg suka gw bikin, dapet dr milis ncc:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;500 gr beras&lt;br /&gt;600 ml santan --&gt; gw pake [*sensor*] aja, tambahin aer sampe 600 ml&lt;br /&gt;1 sdm garam&lt;br /&gt;daun salam dan sereh&lt;br /&gt;ketumbar halus dan bawang putih ulek (optional) --&gt; ini yg bikin enak gan, kudu make dah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kukus beras hingga panas&lt;br /&gt;Masak santan, garam, daun salam dan sereh hingga mendidih (jangan lupa selalu diaduk spy santan tidak pecah), angkat.&lt;br /&gt;Masukkan beras kedalam santan, aduk rata biarkan hingga santan terserap habis dan beras menjadi aron (tanpa menyalakan api kompor ya... biar nggak ada keraknya - mods).&lt;br /&gt;Kukus lagi 20 menit hingga matang, angkat. Sajikan dengan ayam goreng dan sambelnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://www.kaskus.us/showpost.php?p=120980191&amp;postcount=6&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-630874243308369977?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/630874243308369977/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=630874243308369977' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/630874243308369977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/630874243308369977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2009/10/nasi-uduk.html' title='Nasi Uduk'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-5848271876874363441</id><published>2009-10-10T08:10:00.006+07:00</published><updated>2011-10-14T12:03:13.312+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>Cobalah Memaafkan :D</title><content type='html'>Iseng-iseng karena gak bisa pulang karena ada tetangga yang lagi hajatan, mampir ke toko buku sambil nunggu acara hajatan selesai. Ada satu buku yang saya baca dari awal sampai selesai, meski pada beberapa bagian cuma liat judul dan sekilas isinya aja :D Secara keseluruhan, isi buku tersebut sangat menarik, cocok bagi jaman sekarang ini yang butuh serba instan. Meski saat membaca buku tersebut timbul juga pertanyaan, dimana bagian yang menceritakan kegagalannya. Karena sejauh ini hampir semua penulis menceritakan hanya bagian suksesnya. Ada bagian yang hanya beberapa baris aja yang benar-benar saya sukai.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Memaafkan tidak berarti melupakan apa yang telah terjadi&lt;br /&gt;Memaafkan tidak mengharuskan anda memberitahu orang lain&lt;br /&gt;Memaafkan adalah untuk diri anda, bukan untuk orang yang telah menyakiti anda&lt;br /&gt;Memaafkan tidak berarti anda suka pada apa yang telah terjadi&lt;br /&gt;Memaafkan tidak berarti anda mengabaikan apa yang telah terjadi&lt;br /&gt;Memaafkan tidak berarti anda suka pada orang yang telah menyakiti anda&lt;br /&gt;Memaafkan tidak berarti anda mengijinkan atau membiarkan orang yang telah menyakiti anda kembali lagi dalam hidup anda&lt;br /&gt;Memaafkan berarti anda tidak lagi merasa marah, tetapi mungkin anda akan merasa sedih atau kasihan pada orang yang menyakiti anda&lt;br /&gt;Memaafkan berarti anda bisa mulai sembuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adi W Gunawan&lt;br /&gt;Hypnotherapy - The Art of Subconscious Restructuring&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-5848271876874363441?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/5848271876874363441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=5848271876874363441' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/5848271876874363441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/5848271876874363441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2009/10/cobalah-memaafkan-d.html' title='Cobalah Memaafkan :D'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-7072311681485383584</id><published>2009-08-31T13:15:00.002+07:00</published><updated>2011-10-14T12:03:58.319+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>Malaysia vs Indonesia</title><content type='html'>Topik terpanas minggu-minggu terakhir ini adalah perseteruan antara Indonesia dan Malaysia tentang klaim-klaim Malaysia atas berbagai budaya tradisional bangsa Indonesia. Cukup banyak yang dipermasalahkan, yang terbaru adalah tari Pendet Bali. Beberapa kasus lainnya adalah alat musik angklung, lagu Rasa Sayange yang dinyatakan langsung sebagai lagu asli Malaysia, masalah teritorial pulau Ambalat, pelanggaran wilayah laut Indonesia oleh kapal tempur Malaysia, kasus pulau Lipadan dan Sigitan yang sudah diakui internasional sebagai teritorial Malaysia. Kasus penyiksaan TKI asal Indonesia. Yang paling parah adalah pelecehan lagu Indonesia Raya, meski ada pihak yang meragukan pelaku berasal dari Malaysia. Adakah yang terlewat oleh saya ???&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak akan membahas semuanya, karena saya juga mendapat informasi tersebut dari koran, website, email, yang 80% dari pihak Indonesia. Hanya 20% dari forum Malaysia. Melihat wartawan saat ini juga "kurang" fair dalam menyajikan berita. Sebagian besar komentar-komentar dari forumer Indonesia menyerukan "ganyang Malaysia" berseberangan dengan pemerintah yang lebih memilih jalan perundingan. Sepintas terpikir oleh saya, apa ruginya juga Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan Malaysia, toh impor barang dari Malaysia juga bisa didapat dari negara lain, sejauh ini produk-produk Malaysia yang kita konsumsi juga bisa didapat dari produk lokal atau dari negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membaca lagi berita-berita tentang penyiksaan TKI oleh aparat Malaysia, baru teringat, ketergantungan Indonesia sebagian besar adalah dari TKI tersebut. Berapa ribu TKI Indonesia yang bekerja di Malaysia, berapa kali lipat anggota keluarganya yang bergantung dari satu TKI tersebut. Sehingga perlu dipikirkan ulang, berapa besar kerugian kita bila memutuskan hubungan diplomatik tersebut, yang mungkin menyebabkan seluruh TKI dipulangkan ke Indonesia. Siapa tahu mereka lebih memilih tenaga kerja dari negara lain sebagai pengganti TKI. Beranikah mereka memulangkan TKI dan mungkin akan menyebabkan industri ataupun perkebunan disana berhenti beberapa saat ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Universitas Diponegoro Semarang telah mengumumkan tidak mau menerima mahasiswa asal Malaysia, namun mahasiswa yang sedang kuliah masih diperkenankan menyelesaikan pendidikan di kampus tersebut. Tidak terdapat lagi berita lanjutan, bagaimana interaksi antara mahasiswa asal Malaysia dengan mahasiswa Indonesia. Keputusan tersebut berkaitan dengan "klaim" Malaysia atas tari Pendet pada iklan “Enigmatic Malaysia” yang akhirnya dihentikan. Dari berita lainnya, disebutkan bahwa Discovery Channel yang membuat iklan kontroversial tersebut meminta maaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus lagu Rasa Sayange yang akhirnya membuat aparat Indonesia yang bekerja pada bidang Budaya dan Pariwisata melakukan inventarisasi atas (semua???) lagu-lagu, tari-tarian, alat musik, dan apapun yang berkaitan dengan seni dan budaya nasional Indonesia, untuk di daftarkan pada UNESCO, dan ternyata tidak semua budaya nasional kita didaftarkan, hanya dipilih yang "masterpiece" saja, karena biayanya mahal. Dan tentunya inventarisasi secara lokal di Indonesia menurut saya juga cukup kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski ada kasus yang sudah puluhan tahun lalu diketahui publik, baru-baru ini yang disebut-sebut lagi adalah lagu kebangsaan Malaysia berjudul Negaraku yang ternyata notasinya sama dengan lagu Terang Bulan yang dulu merupakan lagu populer di Indonesia. Meski media massa saat ini menyebut kasus tersebut seolah-olah baru diketahui, tapi sebenarnya dahulu Bung Karno pernah melarang lagu Terang Bulan tersebut diputar, untuk menghargai Malaysia, yang berarti kasus tersebut sebenarnya sudah diketahui sejak awal. Maka dari itu, pada bagian awal artikel ini saya menyebut media massa Indonesia "kurang fair" dalam menyajikan berita, berusaha menggiring opini ke satu posisi tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terlihat kurang menonjol adalah tanggapan pemerintah Indonesia atas berbagai masalah tersebut. Sebagian besar kasus diselesaikan dengan perundingan yang akhirnya perwakilan dari Indonesia menerima permintaan Maaf dari perwakilan Malaysia. Apakah semua bisa diselesaikan hanya dengan minta maaf ??? Kasus yang terjadi sudah puluhan kali. Pelanggaran wilayah laut oleh kapal tempur Malaysia saja sudah puluhan kali, itu hanya dihitung dari Januari 2009. Sejauh yang diberitakan oleh media, pelanggaran ini hanya diperingatkan lewat radio. Tentunya ada perrtimbangan lain yang dipilih, sehingga hanya memperingatkan dan menggiring kapal tersebut agar menjauhi perairan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya sebagai warga negara Indonesia, kita juga harus mencintai budaya kita sendiri, Menbudpar Jero Wacik pada salah satu acara diskusi santai di televisi mengatakan, hendaknya kita juga menonton pagelaran wayang kulit, jangan cuma diakui sebagai budaya nasional, tetapi nonton wayang aja tidak mau. Dan sejauh ini saya amati juga begitu, berapa banyak pemuda kita yang seneng nonton wayang kulit ???&lt;br /&gt;Berapa banyak yang bisa mengenali nama tokoh-tokoh wayang dan wataknya ???&lt;br /&gt;Warna dan bentuk wajah bagaimana yang menunjukan watak-watak tertentu ???&lt;br /&gt;Banyak hal yang bisa dipelajari dari pagelaran wayang. Terakhir, kita juga harus waspada juga, hambatan-hambatan pelestarian budaya kita juga cukup banyak terjadi malah dari internal kita sendiri. Yang paling banyak adalah dianggap melanggar susila, dan saya yakin tidak lama lagi budaya tersebut hanya bisa diketahui namanya, tanpa bisa kita tonton atau kita dapatkan movie-nya, bahkan lebih parah lagi, akan terlupakan, hanya karena dua kata "melanggar susila".&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-7072311681485383584?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/7072311681485383584/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=7072311681485383584' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/7072311681485383584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/7072311681485383584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2009/08/malaysia-vs-indonesia.html' title='Malaysia vs Indonesia'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-2160319287382328842</id><published>2009-07-15T09:12:00.002+07:00</published><updated>2011-10-14T12:04:23.565+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Melanjutkan Pesan'/><title type='text'>TIPS ngadepin Polisi yang ngejebak taruh Narkoba</title><content type='html'>Jakarta, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Sisno Adiwinoto meminta&lt;br /&gt;masyarakat untuk hati²dan mewaspadai adanya oknum polisi yang menjebak&lt;br /&gt;warga dengan cara menaruh narkoba didalam mobil. Tujuannya untuk&lt;br /&gt;pemerasan.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;berikut tips untuk razia narkoba dari polisi pemeras?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sisno di Jakarta kamis (28/2), warga yang menjadi korban pemerasan oknum polisi harus berani melapor ke unit/bidang/ divisi profesi dan pengamanan (Propam) kantor polisi terdekat.. Dengan demikian, pelakunya dapat dengan cepat diproses baik secara pidana maupun tindakan pelanggaran etika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anda harus berani mengatakan bahwa barang terlarang itu bukan milik anda dan jangan mau jika diminta untuk memegang atau menyentuh barang itu," kata Sisno. Bila perlu, warga yang menjadi korban penjebakan itu minta agar dilakukan tes sidik jari agar dapat dibuktikan siapa saja yang pernah memegang barang terlarang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memasukkan barang haram itu kedalam mobil atau kamar hotel, biasanya oknum tersebut bekerjasama dengan petugas hotel atau juru parkir (valet service)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ada penggerebekan oleh polisi, biasanya barang jenis narkoba itu sudah ada didalam mobil, dikamar atau dimasukkan kedalam tas calon sasaran pemerasan." Kalau anda digerebek polisi dengan tujuan akan diperas, tanyakan surat perintahnya dan laporkan, katanya. Sisno menegaskan, pihaknya kini sedang gencar mengadakan pembersihan terhadap polisi nakal, polisi adalah milik rakyat, sehingga andapun wajib membersihkannya dari segala yang mengotorinya, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tip hadapi Polisi pemeras:&lt;br /&gt;1. Katakan barang narkoba itu bukan milik anda..&lt;br /&gt;2.. Jangan sekali-kali mau disuruh memegang atau menyentuh barang, yang berdekatan atau tempat narkoba itu berada, seperti tas atau koper.&lt;br /&gt;3. Tanyakan surat perintah penggerebekan dari petugas tersebut ? dan tanyakan identitas lengkap petugas tersebut, kartu identitas dan pangkatnya.&lt;br /&gt;4. Minta agar barang tidak disentuh untuk kemudian minta dibuktikan melalui cek sidik jari, yakni sidik jari siapa yang melekat pada barang tersebut.&lt;br /&gt;5. Turuti jika diancamakan dibawa kekantor polisi.&lt;br /&gt;6. jangan berikan uang sedikitpun.&lt;br /&gt;7. Laporkan ke petugas Propam agar kasusnya cepat terungkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1559555&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-2160319287382328842?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1559555' title='TIPS ngadepin Polisi yang ngejebak taruh Narkoba'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/2160319287382328842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=2160319287382328842' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/2160319287382328842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/2160319287382328842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2009/07/tips-ngadepin-polisi-yang-ngejebak.html' title='TIPS ngadepin Polisi yang ngejebak taruh Narkoba'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-1264571084506840385</id><published>2009-06-01T15:45:00.002+07:00</published><updated>2011-10-14T12:05:14.095+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Melanjutkan Pesan'/><title type='text'>Menghargai Orang Lain</title><content type='html'>Dikisahkan, di sebuah pesta perpisahan sederhana pengunduran diri seorang direktur. Diadakan sebuah sesi acara penyampaian pesan, kesan, dan kritikan dari anak buah kepada mantan atasannya yang segera memasuki masa pensiun dari perusahaan tersebut. Karena waktu yang terbatas, kesempatan tersebut dipersilahkan dinyatakan dalam bentuk tulisan. Diantara pujian dan kesan yang diberikan, dipilih dan dibingkai untuk diabadikan kemudian dibacakan di acara tersebut, yakni sebuah catatan dengan gaya tulisan coretan dari seorang office boy yang telah bekerja cukup lama di perusahaan itu.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dia menulis semuanya dengan huruf kapital sebagai berikut, "Yang terhormat Pak Direktur. Terima kasih karena Bapak telah mengucapkan kata "tolong", setiap kali Bapak memberi tugas yang sebenarnya adalah tanggung jawab saya. Terima kasih Pak Direktur karena Bapak telah mengucapkan "maaf", saat Bapak menegur, mengingatkan dan berusaha memberitahu setiap kesalahan yang telah diperbuat karena Bapak ingin saya merubahnya menjadi kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Pak Direktur karena Bapak selalu mengucapkan "terima kasih" kepada saya atas hal-hal kecil yang telah saya kerjakan untuk Bapak.Terima kasih Pak Direktur atas semua penghargaan kepada orang kecil seperti saya sehingga saya bisa tetap bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan kepala tegak, tanpa merasa direndahkan dan dikecilkan. Dan sampai kapan pun bapak adalah Pak Direktur buat saya. Terima kasih sekali lagi. Semoga Tuhan meridhoi jalan dimanapun Pak Direktur berada. Amin."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sejenak keheningan menyelimuti ruangan itu, serentak tepuk tangan menggema memenuhi ruangan. Diam-diam Pak Direktur mengusap genangan airmata di sudut mata tuanya, terharu mendengar ungkapan hati seorang office boy yang selama ini dengan setia melayani kebutuhan seluruh isi kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Direktur tidak pernah menyangka sama sekali bahwa sikap dan ucapan yang selama ini dilakukan, yang menurutnya begitu sederhana dan biasa-biasa saja, ternyata mampu memberi arti bagi orang kecil seperti si office boy tersebut. Terpilihnya tulisan itu untuk diabadikan, karena seluruh isi kantor itu setuju dan sepakat bahwa keteladanan dan kepemimpinan Pak Direktur akan mereka teruskan sebagai budaya di perusahaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca Yang Budiman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga kata "terimakasih, maaf, dan tolong" adalah kalimat pendek yang sangat sederhana tetapi mempunyai dampak yang positif. Namun mengapa kata-kata itu kadang sangat sulit kita ucapkan? Sebenarnya secara tidak langsung telah menunjukkan keberadaban dan kebesaran jiwa sosok manusia yang mengucapkannya. Apalagi diucapkan oleh seorang pemimpin kepada bawahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin bukan sekedar memerintah dan mengawasi, tetapi lebih pada sikap keteladanan lewat cara berpikir, ucapan, dan tindakan yang mampu membimbing, membina, dan mengembangkan yang dipimpinnya sehingga tercipta sinergi dalam mencapai tujuan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu bagi siapapun kita perlu membiasakan mengucapkan kata-kata pendek seperti terima kasih, maaf, dan tolong dimana pun, kapan pun, dan dengan siapa pun kita berhubungan. Dengan mampu menghargai orang lain minimal kita telah menghargai diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nb :&lt;br /&gt;Sekali lagi jauhkan lah diri kita dari sifat sombong, meremehkan orang !!!&lt;br /&gt;Bantulah orang lain dimana saja kita berada, hargailah mereka, hormatilah mereka &lt;br /&gt;sebagaimana mereka menghormati kita !!!&lt;br /&gt;Niscaya hidup kita akan bahagia !!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sedotan_limun&lt;br /&gt;kaskuser&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UserID: 719107 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1765507&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-1264571084506840385?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/1264571084506840385/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=1264571084506840385' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/1264571084506840385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/1264571084506840385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2009/06/menghargai-orang-lain.html' title='Menghargai Orang Lain'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-3135825398213888533</id><published>2009-05-18T14:57:00.001+07:00</published><updated>2011-10-14T12:05:38.327+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Melanjutkan Pesan'/><title type='text'>Dahlan Iskan: Susu Sapi Bukan untuk Manusia</title><content type='html'>Tidak ada makhluk di dunia ini yang ketika sudah dewasa masih minum susu -kecuali manusia. Lihatlah sapi, kambing, kerbau, atau apa pun: begitu sudah tidak anak-anak lagi tidak akan minum susu. Mengapa manusia seperti menyalahi perilaku yang alami seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Itu gara-gara pabrik susu yang terus mengiklankan produknya," ujar Prof Dr Hiromi Shinya, penulis buku yang sangat laris: The Miracle of Enzyme (Keajaiban Enzim) yang sudah terbit dalam bahasa Indonesia dengan judul yang sama. Padahal, katanya, susu sapi adalah makanan/minuman paling buruk untuk manusia. Manusia seharusnya hanya minum susu manusia. Sebagaimana anak sapi yang juga hanya minum susu sapi. Mana ada anak sapi minum susu manusia, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa susu paling jelek untuk manusia? Bahkan, katanya, bisa menjadi penyebab osteoporosis? Jawabnya: karena susu itu benda cair sehingga ketika masuk mulut langsung mengalir ke kerongkongan. Tidak sempat berinteraksi dengan enzim yang diproduksi mulut kita. Akibat tidak bercampur enzim, tugas usus semakin berat. Begitu sampai di usus, susu tersebut langsung menggumpal dan sulit sekali dicerna. Untuk bisa mencernanya, tubuh terpaksa mengeluarkan cadangan "enzim induk" yang seharusnya lebih baik dihemat. Enzim induk itu mestinya untuk pertumbuhan tubuh, termasuk pertumbuhan tulang. Namun, karena enzim induk terlalu banyak dipakai untuk membantu mencerna susu, peminum susu akan lebih mudah terkena osteoporosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesor Hiromi tentu tidak hanya mencari sensasi. Dia ahli usus terkemuka di dunia. Dialah dokter pertama di dunia yang melakukan operasi polip dan tumor di usus tanpa harus membedah perut. Dia kini sudah berumur 70 tahun. Berarti dia sudah sangat berpengalaman menjalani praktik kedokteran. Dia sudah memeriksa keadaan usus bagian dalam lebih dari 300.000 manusia Amerika dan Jepang. Dia memang orang Amerika kelahiran Jepang yang selama karirnya sebagai dokter terus mondar-mandir di antara dua negara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap memeriksa usus pasiennya, Prof Hiromi sekalian melakukan penelitian. Yakni, untuk mengetahui kaitan wujud dalamnya usus dengan kebiasaan makan dan minum pasiennya. Dia menjadi hafal pasien yang ususnya berantakan pasti yang makan atau minumnya tidak bermutu. Dan, yang dia sebut tidak bermutu itu antara lain susu dan daging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia melihat alangkah mengerikannya bentuk usus orang yang biasa makan makanan/minuman yang "jelek": benjol-benjol, luka-luka, bisul-bisul, bercak-bercak hitam, dan menyempit di sana-sini seperti diikat dengan karet gelang. Jelek di situ berarti tidak memenuhi syarat yang diinginkan usus. Sedangkan usus orang yang makanannya sehat/baik, digambarkannya sangat bagus, bintik-bintik rata, kemerahan, dan segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tugas usus adalah menyerap makanan, tugas itu tidak bisa dia lakukan kalau makanan yang masuk tidak memenuhi syarat si usus. Bukan saja ususnya kecapean, juga sari makanan yang diserap pun tidak banyak. Akibatnya, pertumbuhan sel-sel tubuh kurang baik, daya tahan tubuh sangat jelek, sel radikal bebas bermunculan, penyakit timbul, dan kulit cepat menua. Bahkan, makanan yang tidak berserat seperti daging, bisa menyisakan kotoran yang menempel di dinding usus: menjadi tinja stagnan yang kemudian membusuk dan menimbulkan penyakit lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Prof Hiromi tidak merekomendasikan daging sebagai makanan. Dia hanya menganjurkan makan daging itu cukup 15 persen dari seluruh makanan yang masuk ke perut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengambil contoh yang sangat menarik, meski di bagian ini saya rasa, keilmiahannya kurang bisa dipertanggungjawabk an. Misalnya, dia minta kita menyadari berapakah jumlah gigi taring kita, yang tugasnya mengoyak-ngoyak makanan seperti daging: hanya 15 persen dari seluruh gigi kita. Itu berarti bahwa alam hanya menyediakan infrastruktur untuk makan daging 15 persen dari seluruh makanan yang kita perlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga menyebut contoh harimau yang hanya makan daging. Larinya memang kencang, tapi hanya untuk menit-menit awal. Ketika diajak "lomba lari" oleh mangsanya, harimau akan cepat kehabisan tenaga. Berbeda dengan kuda yang tidak makan daging. Ketahanan larinya lebih hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping pemilihan makanan, Prof Hiromi mempersoalkan cara makan. Makanan itu, katanya, harus dikunyah minimal 30 kali. Bahkan, untuk makanan yang agak keras harus sampai 70 kali. Bukan saja bisa lebih lembut, yang lebih penting agar di mulut makanan bisa bercampur dengan enzim secara sempurna. Demikian juga kebiasaan minum setelah makan bukanlah kebiasaan yang baik. Minum itu, tulisnya, sebaiknya setengah jam sebelum makan. Agar air sudah sempat diserap usus lebih dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kalau makanannya seret masuk tenggorokan? Nah, ini dia, ketahuan. Berarti mengunyahnya kurang dari 30 kali! Dia juga menganjurkan agar setelah makan sebaiknya jangan tidur sebelum empat atau lima jam kemudian. Tidur itu, tulisnya, harus dalam keadaan perut kosong. Kalau semua teorinya diterapkan, orang bukan saja lebih sehat, tapi juga panjang umur, awet muda, dan tidak akan gembrot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling mendasar dari teorinya adalah: setiap tubuh manusia sudah diberi "modal" oleh alam bernama enzim-induk dalam jumlah tertentu yang tersimpan di dalam "lumbung enzim-induk" . Enzim-induk ini setiap hari dikeluarkan dari "lumbung"-nya untuk diubah menjadi berbagai macam enzim sesuai keperluan hari itu. Semakin jelek kualitas makanan yang masuk ke perut, semakin boros menguras lumbung enzim-induk. Mati, menurut dia, adalah habisnya enzim di lumbung masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka untuk bisa berumur panjang, awet muda, tidak pernah sakit, dan langsing haruslah menghemat enzim-induk itu. Bahkan, kalau bisa ditambah dengan cara selalu makan makanan segar. Ada yang menarik dalam hal makanan segar ini. Semua makanan (mentah maupun yang sudah dimasak) yang sudah lama terkena udara akan mengalami oksidasi. Dia memberi contoh besi yang kalau lama dibiarkan di udara terbuka mengalami karatan. Bahan makanan pun demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi kalau makanan itu digoreng dengan minyak. Minyaknya sendiri sudah persoalan, apalagi kalau minyak itu sudah teroksidasi. Karena itu, kalau makan makanan yang digoreng saja sudah kurang baik, akan lebih parah kalau makanan itu sudah lama dibiarkan di udara terbuka. Minyak yang oksidasi, katanya, sangat bahaya bagi usus. Maksudnya, mengolah makanan seperti itu memerlukan enzim yang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja makanan yang direkomendasikan? Sayur, biji-bijian, dan buah. Jangan terlalu banyak makan makanan yang berprotein. Protein yang melebihi keperluan tubuh ternyata tidak bisa disimpan. Protein itu harus dibuang. Membuangnya pun memerlukan kekuatan yang ujung-ujungnya juga berasal dari lumbung enzim. Untuk apa makan berlebih kalau untuk mengolah makanan itu harus menguras enzim dan untuk membuang kelebihannya juga harus menguras lumbung enzim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof Hiromi sendiri secara konsekuen menjalani prinsip hidup seperti itu dengan sungguh-sungguh. Hasilnya, umurnya sudah 70 tahun, tapi belum pernah sakit. Penampilannya seperti 15 tahun lebih muda. Tentu sesekali dia juga makan makanan yang di luar itu. Sebab, sesekali saja tidak apa-apa. Menurunnya kualitas usus terjadi karena makanan "jelek" itu masuk ke dalamnya secara terus-menerus atau terlalu sering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap pasiennya, Prof Hiromi juga menerapkan "pengobatan" seperti itu. Pasien-pasien penyakit usus, termasuk kanker usus, banyak dia selesaikan dengan "pengobatan" alamiah tersebut. Pasiennya yang sudah gawat dia minta mengikuti cara hidup sehat seperti itu dan hasilnya sangat memuaskan. Dokter, katanya, banyak melihat pasien hanya dari satu sisi di bidang sakitnya itu. Jarang dokter yang mau melihatnya melalui sistem tubuh secara keseluruhan. Dokter jantung hanya fokus ke jantung. Padahal, penyebab pokoknya bisa jadi justru di usus. Demikian juga dokter-dokter spesialis lain. Pendidikan dokter spesialislah yang menghancurkan ilmu kedokteran yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba mengikuti saran buku ini sebulan terakhir ini. Tapi, baru bisa 50 persennya. Entah, persentase itu akan bisa naik atau justru turun lagi sebulan ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menggembirakan dari buku Prof Hiromi ini adalah: orang itu harus makan makanan yang enak. Dengan makan enak, hatinya senang. Kalau hatinya sudah senang dan pikirannya gembira, terjadilah mekanisme dalam tubuh yang bisa membuat enzim-induk bertambah. Nah..... gan pei!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-3135825398213888533?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/3135825398213888533/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=3135825398213888533' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/3135825398213888533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/3135825398213888533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2009/05/dahlan-iskan-susu-sapi-bukan-untuk.html' title='Dahlan Iskan: Susu Sapi Bukan untuk Manusia'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-4227814282970477208</id><published>2009-04-21T15:55:00.005+07:00</published><updated>2011-10-14T12:06:02.065+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IT'/><title type='text'>AVG Antivirus Command Line Update</title><content type='html'>Untuk kalangan IT yang bekerja pada perusahaan yang memiliki banyak komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows, apapun versinya, tentunya pernah mengalami masalah dengan virus. Apalagi kalau virus tersebut masih belum dikenali oleh provider antivirus. Sudah dikenali-pun, kita masih mengalami kesulitan apabila client-client kita tidak menjalankan update secara berkala. Untuk komputer yang diberi hak akses internet tentunya kita tidak perlu mencemaskan masalah update tersebut, karena sudah bisa "auto update". Sedangkan untuk komputer yang tidak diberi hak akses internet, tentunya harus update secara manual, baik oleh user ataupun kita sebagai pekerja IT.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai macam antivirus yang ada, terpilih AVG sebagai penjaga kebersihan komputer di kantor saya dari banyaknya virus yang setiap hari muncul. AVG dipilih pertama-tama karena freeware dan saat penentuan tadi, AVG masuk dalam 10 besar antivirus terbaik. Meski ternyata sampai hari ini, ada juga virus yang lolos. Saya kira juga antivirus lainnya tidak bisa selalu menjadi yang pertama saat muncul virus baru, sehingga kita hanya bisa berharap pada berapa banyak virus yang berhasil difilter olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah cukup lama mengamati, ternyata tidak semua client yang bener-bener care dengan data-data miliknya dari gangguan virus. Meski sekarang ini virus-virus sudah jarang yang menginfeksi file executable, pembuat virus saat ini sudah memanfaatkan keruwetan sistem operasi windows, sehingga tanpa harus menginfeksi file-pun, virusnya sudah bisa aktif dengan menyisipkan kode pemanggil pada registry atau batch file atau file-file setting lainnya. Tidak semua virus berlaku destruktif, tapi masih ada juga yang bener-bener destruktif. Ini yang sangat merepotkan, karena file dokumen word atau excel bisa di-overwrite dengan file virus dia. Kalau tidak rajin melakukan backup, bisa-bisa pekerjaan kita terpaksa harus diketik dari awal. Untungnya virus seperti itu tidak banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali pada permasalahan user yang males update atau bahkan tidak tahu bagaimana caranya update antivirus. Setelah cukup lama mencari-cari, bosen dan lupa. Akhirnya teringat lagi gara-gara ada serangan virus, dan mulai lagi mencari-cari, dan sekarang menemukan solusi auto-update dengan mode intranet. Ingat, kasusnya hanya untuk AVG antivirus. Caranya sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Buat batch file dengan isi sebagai berikut :&lt;br /&gt;"%programfiles%\avg\avg8\avgupd.exe" /pri=4 /session=0 /source=folder /path="\\server\avgupdate\"&lt;br /&gt;2. Buat task scheduler untuk menjalankan batch file tersebut sesuai jadwal anda mendownload beberapa file bin dari website AVG.&lt;br /&gt;3. Pastikan batchfile proses update tadi berfungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://www.msfn.org/board/lofiversion/index.php/t116212.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-4227814282970477208?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/4227814282970477208/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=4227814282970477208' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4227814282970477208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4227814282970477208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2009/04/avg-antivirus-command-line-update.html' title='AVG Antivirus Command Line Update'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-2942559645650638974</id><published>2009-04-20T14:00:00.000+07:00</published><updated>2011-10-14T12:06:26.313+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Travelling'/><title type='text'>Wisata Lebaran 2008 - Part 2</title><content type='html'>Untuk Persiapan perjalanan hari kedua, 29 September 2008, yaitu menuju Sukamade. Dari semua informasi yang didapat, menyebutkan medan sangat berat, terpencil dan yang menjadi tujuan utama adalah bisa liat penyu bertelur :D Jadi kota persinggahan terdekat yang menarik dikunjungi adalah kota Jajag. Berada di dalam wilayah Banyuwangi. Kami bermalam di hotel Surya, yang semula saya kira masih properti pabrik rokok terbesar di Jatim, dan ternyata salah besar. Dari hasil survey sebelum kami semua berangkat, hanya hotel itu yang dikenal, ternyata saat muter-muter disitu, sedikit ngobrol-ngobrol dengan pemilik toko tempat kita belanja, di Jajag sudah berdiri beberapa hotel yang dulunya berupa penginapan kecil, kemudian direnovasi dan kini cukup layak disebut sebagai hotel. Sehingga maklum juga kalau kita semua baru tahu. Jalan utama Jajag cukup ramai, bisa juga karena menjelang lebaran, untuk persiapan pada hari lebaran. Untungnya tidak seperti salah satu kota di Jatim (atau mungkin ada lagi) yang mengeluarkan Perda melarang semua warung, depot, rumah makan untuk beroperasi di bulan puasa, jadi kami masih bisa sarapan tanpa harus masak sendiri. Betapa merepotkannya kalau harus begitu.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cukup lama juga untuk berbelanja bahan makanan yang diharapkan cukup untuk 3 hari 2 malam di Sukamade. Sayur, bumbu, beras, air minum dan barang-barang kecil lainnya. Perjalanan menuju Sukamade dimulai !!! Melewati kota-kota kecil dalam kabupaten Banyuwangi (CMIIW), tidak ada pemandangan yang menarik perhatian, atau hampir sepanjang perjalanan saya ketiduran di mobil ??? :D Ada pemandangan yang sangat jarang terlihat selama saya jalan-jalan ke beberapa kota di Jatim, ada sebuah desa entah apa namanya, penduduknya banyak yang beternak bebek. Sungai yang ada di sepanjang jalan, menjadi kandang bebek, tiap kelompok puluhan ekor hingga 100 ekor lebih, dan terdapat puluhan kelompok. Ada yang diberi pembatas jala setinggi 50 cm agar bebek tidak keluar dari wilayah itu, atau agak tidak pindah ke kelompok lain yang persis disebelahnya, karena tentunya kelompok itu milik orang lain. Ada juga yang tidak diberi pembatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk dasar sungai juga cocok untuk beternak bebek, sebagian berupa air mengalir meski pelan, sebagian berupa endapan tanah yang membentuk "daratan", dimana bebek-bebek itu duduk berjemur, ada juga yang hanya bisa duduk di tanah miring di plengsengan sungai yang masih berupa tanah. Saya juga tidak tahu apakah diberi makan, atau bebek-bebek itu mencari makan dari sungai itu. Juga tidak diketahui, bila musim hujan nanti, berapa ketinggian dan arus air, apakah bebek-bebek itu kalau sore di giring pulang ? Banyak pertanyaan sih, tapi kalau nggak mampir untuk bertanya-tanya, ya tetap aja gak ada jawaban :D Kalau mau menghitung jumlah bebek yang ada di sepanjang sungai itu, total bisa ribuan ekor. Bisa jadi mereka supplier nasi bebek di Surabaya :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota tujuan kali ini adalah Sarongan, dan ternyata kota kecil itu adalah peradaban terakhir sebelum masuk ke lokasi Sukamade yang betul-betul terpencil. Menurut informasi, di pasar Sarongan, kita bisa mendapatkan mobil sewaan untuk mengantar sampai di Sukamade. Cukup meragukan juga, karena hari itu adalah hari terakhir puasa. Tapi ternyata ada juga satu sopir yang bersedia mengantar, biaya yang diminta saat itu adalah delapan ratus ribu, untuk mengantar dan menjemput pada hari ke-3. Memang terasa mahal, tapi saat anda menikmati perjalanan dari Sarongan menuju Sukamade, rasa mahal itu jadi relatif :D nanti akan kita ketahui dari cerita selanjutnya :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan dari Sarongan menuju Sukamade dimulai dengan pemandangan sawah di kiri dan kanan jalan, melewati pantai Rajekwesi meski tidak mampir disitu. Dengan menggunakan satu mobil sewa dan satu mobil 4WD yang tentunya bukan menjadi masalah untuk melewati jalur itu. Jalan mulai menanjak dan disitulah ongkos 800 ribu rupiah untuk antar dan jemput dari dan ke Sukamade terasa relatif murah. Jalan yang dikeraskan dengan batu-batu kali tidak rata dan jauh lebih parah daripada jalan di Alas Purwo menuju pantai Plengkung pada hari sebelumnya sehingga kali ini perjalanan sedikit lebih lambat. Namun ada sedikit hiburan dan ternyata malah menjadi tempat terindah yang pernah saya datangi. Setelah menanjak beberapa lama, ada papan bertuliskan "Welcome to Green Bay", sebuah jalan masuk yang terlihat kurang meyakinkan, dari atas tebing di dekat situ, terlihat teluk kecil yang cukup menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berjalan menyusuri tebing dengan lebar jalan setapak sekitar 50 cm sampai dengan 75 cm, dengan sebelah kanan tebing dan sebelah kiri jurang, tidak terlalu seram juga, karena banyak pohon-pohon yang bisa menjadi pegangan dan sekaligus menjadi pagar, banyak juga ranting-ranting yang tumbuh menjorok ke jalan setapak. Jalan yang kami lewati hampir semuanya tertutup rontokan daun-daun kering, menandakan jalan setapak tersebut jarang dilewati orang. Jalur tersebut bukan jalur alam, karena pada beberapa bagian tanjakan dan turunan telah diperkuat dengan kayu dan dibentuk seperti tangga, sehingga tidak licin terutama bila musim hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyusuri jalan setapak dengan pohon-pohon yang membatasi pandangan membuat perjalanan terasa jauh dan lama, tapi begitu sampai di pantai, pandangan jauh lebih lega. Pantai pertama adalah "pantai Batu" atau yang tertera pada peta wisata sebagai "Stone Beach". Disebut Pantai Batu karena pantai itu berupa batu, dari ukuran kecil yang kira-kira sebesar buah kelapa hingga batu-batu besar yang besarnya setara sebuah mobil. Sambil berjalan-jalan diatas batu-batu itu, saya berpikir, darimana asalnya batu-batu ini, karena di sekitar situ tidak terlihat gunung berapi. Seandainya Pantai Batu berada dekat pemukiman, mungkin batu-batu itu lama-lama habis diambil untuk bangunan :D meski untuk mengambilnya juga penuh perjuangan, karena ombak di pantai itu cukup besar, kalau perahu merapat bisa pecah terhantam batu-batu di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menulis artikel ini, baru terpikir, kemungkinan besar, batu-batu yang digunakan untuk mengeraskan jalan disitu diambil dari pantai Batu ini, dan tentunya jalan setapak tersebut dibuat dan digunakan para pekerja yang mengambil batu tersebut. Entah tahun berapa dan berapa lama jalan tersebut dibangun, yang penting saat ini jalan tersebut bisa kita gunakan sebagai satu-satunya jalan masuk menuju Sukamade yang kami ketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai Batu bukan tujuan penjelajahan ini, di depan masih ada satu pantai lagi, yaitu Teluk Hijau atau nama kerennya Green Bay. Masuk lagi ke hutan mengikuti jalan setapak yang entah berapa banyak orang lewat disitu sehingga cukup terlihat jelas jalurnya. Pada saat itu hanya rombongan kami saja yang turun. Berjalan beberapa menit, terlihat perubahan warna pasir pantai, dari batu, tanah dan pasir berwarna hitam, kemudian menjadi pasir pantai yang berwarna putih, saya masih belum tahu, mengapa ada pasir pantai yang berwarna putih agak kekuningan tersebut, apakah dari batu kapur ? Yang pasti bukan dari kulit kerang. Suasana pantai yang sepi, berupa teluk kecil dan pemandangan yang sangat jarang kita temui membuat kita sadar, banyak tempat-tempat indah di pulau Jawa yang ternyata jarang dikunjungi, dan semoga tetap begitu, agar keaslian alam masih bisa kita temukan di pulau Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa lama menikmati pemandangan pantai yang jauh berbeda dari yang sudah pernah saya kunjungi, perjalanan harus dilanjutkan lagi, karena sopir mobil sewaan, masih menunggu di jalan masuk tadi. Jalan yang hanya cukup dilalui satu mobil, bila berpapasan dengan mobil lain, harus mencari space yang agar lebar, jadi agak susah juga mencari tempat untuk memarkir kedua mobil tersebut. Ditambah jalan yang menanjak menjadi satu masalah juga. Setelah disiksa oleh rusaknya jalan makadam selama satu jam dari pintu masuk ke teluk hijau tadi, bahkan mungkin lebih dari satu jam. Sampai juga di pos penjagaan untuk area Sukamade. Akhirnya sampai !!! Urusan administrasi selesai, jalan lanjut lagi. Ternyata perjalanan belum selesai, kami harus melewati jalan ditengah-tengah kebun coklat, cukup jauh juga dan untungnya jalanan sudah sedikit lebih rata, karena jalan tanah. Dan akhirnya benar-benar sampai di penginapan, di pantai Sukamade, terpencil, namun fasilitas disitu cukup memadai bagi pengunjung yang berniat menginap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung pada bagian III...................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sabar.......... editing-nya sambil belajar buat artikel yang menarik :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-2942559645650638974?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/2942559645650638974/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=2942559645650638974' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/2942559645650638974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/2942559645650638974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2009/04/wisata-lebaran-2008-part-2.html' title='Wisata Lebaran 2008 - Part 2'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-2415390873968779720</id><published>2009-03-18T12:12:00.003+07:00</published><updated>2011-10-14T12:06:45.938+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Delphi'/><title type='text'>Menggunakan Component TFrame</title><content type='html'>Memiliki fungsi sebagai "container" untuk komponen-komponen lain, TFrame di desain untuk memudahkan kita mengatur satu susunan aja, dan selanjutnya bisa kita gunakan berulang-ulang, bahkan bisa diletakkan pada "Component Pallete" sehingga bisa digunakan seperti komponen lainnya. Dan tentunya kita bisa berkreasi macam-macam dengan memanfaatkan TFrame.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tidak semua desain TFrame kita perlu digunakan berulang-ulang, baik pada satu project atau malah lebih dari satu project. Sehingga fungsi TFrame hanya sebagai "container" saja, untuk memudahkan kita saat mengatur user interface agar tetap menarik tanpa kita harus susah payah misalnya hanya untuk hide dan visible komponen, apalagi yang setiap form terdiri dari banyak komponen. Dalam kasus ini, tanpa harus menutup form tersebut. Misal pada form sebelah kiri ada menu yang berupa TreeView, saat di-click, maka layar sebelah kanan akan menampilkan informasi sesuai menu tersebut. Dengan menggunakan TFrame, kita bisa menyediakan beberapa tampilan sesuai menu, dan tinggal hide dan visible TFrame yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih jelasnya, saya telah membuat satu contoh pemanfaatan TFrame untuk menampilkan sesuatu yang berulang. Saya hanya membuat satu desain menggunakan TFrame untuk ditampilkan pada form utama program. Pada form utama, kita bisa mengubah hingga menghilangkan fungsi yang seharusnya dijalankan pada event tersebut, namun ini berfungsi hanya pada satu frame saja. Perubahan yang dilakukan pada frame, akan berfungsi pada semua frame yang digunakan. Dengan mengetahui perilaku tersebut, kita bisa memanfaatkan segala kelebihan dan kekurangan yang ada, untuk sebesar-besarnya kebutuhan kita :D (maklum, masa kampanye).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, saya akan mengubah perilaku pada button pertama, source-nya sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;procedure TfMainForm.Frame1ButtonClick(Sender: TObject);&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;showmessage('Sebelum button click');&lt;br /&gt;Frame1.ButtonClick(Sender);&lt;br /&gt;showmessage('Setelah button click');&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat create event onClick pada button pertama (pada form utama), secara otomatis akan ditambahkan code "Frame1.ButtonClick(Sender);" yang berfungsi untuk menjalankan code pada frame yang telah kita buat sebelumnya. Kita bisa menghapusnya, atau menambahkan code sebelum dan atau sesudahnya. Terserah kita ingin mengubah perilaku tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya bila digunakan lebih dari satu, pasti kita juga tidak mau repot-repot membuat code untuk mengaktifkan atau apapun itu satu-persatu. Code ini akan menjalankan suatu perintah pada semua frame.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;procedure TfMainForm.alldisabledClick(Sender: TObject);&lt;br /&gt;var&lt;br /&gt;lcou : byte;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;CRSetAllButton(false,true);&lt;br /&gt;for lcou := 1 to 20 do&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;TFramePanel(Self.FindComponent('Frame' + IntToStr(lcou))).CRSetGreen(false);&lt;br /&gt;Sleep(50);&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;CRSetAllButton(true,true);&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang perlu diingat adalah, cara diatas menggunakan nama komponen sebagai referensi, sehingga anda harus mengatur nama tersebut memiliki pola tertentu. Saya menggunakan nama "Frame1", "Frame2", .... hingga "Frame20". Bisa juga menggunakan cara lain, misal dengan menggunakan array, kali ini saya mengunakan text nama komponen. Agak sedikit ribet dengan menggunakan "casting", hal ini agar output dari function FindComponent yang berupa Object dikenali sebagai tipe TFramePanel, sehingga saya bisa menggunakan fungsi-fungsi yang telah saya buat di frame tersebut. Namun code untuk itu hanya sebaris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih jelasnya, silahkan dicoba sendiri, file source bisa di &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3905286/FrameDemo200903180828.rar.html"&gt;download di sini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;saya menggunakan Delphi 7, komponen yang digunakan semua native, sehingga mungkin bisa juga dibuka pada versi lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-2415390873968779720?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/2415390873968779720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=2415390873968779720' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/2415390873968779720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/2415390873968779720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2009/03/menggunakan-component-tframe.html' title='Menggunakan Component TFrame'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-234327031824974510</id><published>2009-01-31T12:17:00.002+07:00</published><updated>2011-10-14T12:07:01.076+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Delphi'/><title type='text'>Compact and Repair Access Database</title><content type='html'>Fungsi Compact and Repair yang disediakan pada microsoft access cukup menarik untuk digunakan pada aplikasi yang kita buat dengan delphi. Terutama saat digabungkan dengan fungsi backup data yang kemudian dihapus dari database, misalnya backup data 3 tahun yang lalu, tentunya sudah tidak pernah diakses lagi, sehingga bisa dihapus. Semakin besar ukuran file database, apapun itu, mempengaruhi kecepatan program. Pada database yang "portable" misalnya access, paradox, dbf (sementara hanya ini saja database portable yang pernah saya gunakan) semakin besar ukuran file, semakin lambat jalannya program.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cara kerja fungsi ini adalah, baca database aktif, create database baru, copy seluruh data dari database aktif ke database baru, dimana data yang terhapus tidak akan terbaca. Tutup kedua database, hapus database lama, rename database baru dengan nama database lama. Bila anda terlalu paranoid, ubah baris program yang menghapus database lama menjadi rename database lama dengan nama terserah anda. sehingga database baru bisa direname sesuai nama database semula. Perlu diperhatikan, proses ini membutuhkan koneksi eksklusif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;procedure Tfmainform.CRCompactAndRepair;&lt;br /&gt;var&lt;br /&gt;lole : OleVariant;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;lole := CreateOleObject('JRO.JetEngine');&lt;br /&gt;try&lt;br /&gt;lole.CompactDatabase('Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=multi.mdb',&lt;br /&gt;'Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=multi.mdbx;Jet OLEDB:Engine type=5');&lt;br /&gt;DeleteFile(GAppPath + 'multi.mdb');&lt;br /&gt;RenameFile(GAppPath + 'multi.mdbx',GAppPath + 'multi.mdb');&lt;br /&gt;finally&lt;br /&gt;lole := Unassigned;&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;end;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-234327031824974510?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/234327031824974510/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=234327031824974510' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/234327031824974510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/234327031824974510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2009/01/compact-and-repair-access-database.html' title='Compact and Repair Access Database'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-3605283151672106598</id><published>2008-12-31T11:36:00.002+07:00</published><updated>2011-10-14T12:07:18.184+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Delphi'/><title type='text'>Mengurangi Pusing Karena Comport - Edisi ke-2</title><content type='html'>Dilihat dari judulnya, saya memang melanjutkan artikel terdahulu tentang Comport. Pada artikel tersebut, terjadi masalah yang cukup menghambat saat saya menyelesaikan beberapa proyek yang berurusan dengan hubungan serial PC ke hardware atau sebaliknya. Sedikit mengingatkan, bila anda malas membaca artikel tersebut. Pada kasus terdahulu, saya mendapat kesulitan saat menerima data dari hardware (self design) menggunakan IC MCS51, tipe apapun yang memiliki jalur komunikasi RS232. Komputer menerima data terpotong dan panjang tiap potongan bervariatif antara 5 hingga 7 byte saja. Misal terkirim 20 byte, maka seolah-olah komputer menerima 3 atau 4 paket data. Bagi yang sudah pernah coba-coba menggunakan comport, anda pasti merasa komunikasi serial antar komputer gampang-gampang aja. Tiap paket yang dikirim, pasti diterima utuh.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada proyek terbaru, kebetulan saya bekerja sama dengan anak buah teman saya yang bernama Januar, sehingga saya bisa lebih mudah "mengontrol" dia, dan akhirnya cukup banyak yang bisa di negosiasi antara program pada komputer dan program pada hardware. Tentunya hal ini tidak mungkin bisa saya dapat bila proyek hardware tersebut dikerjakan sendiri oleh teman saya :( Kembali ke topik utama, sebenarnya ide ini malah berasal dari Januar, berawal dari jumlah byte dalam satu paket kali ini mencapai 500 byte sekali kirim dan dalam satu detik dikirimkan lebih dari satu paket. Bisa dibayangkan, betapa sibuknya kontroller RS232 pada komputer untuk menerima data sebanyak itu. Solusi pertama dengan meningkatkan baud rate, hingga kemudian diturunkan pelan-pelan hingga akhirnya pada 9600 bps ternyata lebih cocok. Pada baud rate tinggi, sering terjadi data hilang, tentunya kami punya protokol sendiri untuk membuktikan paket tersebut valid, istilah umumnya checksum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan beberapa kali mencoba dan masih sering terjadinya invalid checksum, padahal hal tersebut tidak boleh terjadi atau harus sedikit mungkin terjadi, proyek kali ini adalah monitoring signal sinus pada listrik AC. Sehingga setiap data yang hilang akan terlihat sebagai noise pada signal sinus tersebut. Timbul ide untuk memperpendek jumlah data dalam paket untuk mengurangi data yang hilang, karena dicurigai data hilang karena terlalu panjang. Dengan konsekuensi pengiriman paket dalam setiap detik lebih banyak daripada sebelumnya. Sesuai dengan problem pertama, program penerima tidak bisa menerima paket tersebut secara langsung, data yang diterima saya tampung dulu dalam array of byte, pada interval tertentu, menggunakan TTimer, saya menganalisa buffer, bila sudah sesuai panjang paket yang seharusnya, maka data diambil dan diolah. Apakah mungkin cara ini digunakan pada cara terbaru ? Jelas tidak masuk akal, TTimer biarpun dipasang interval 1(msec) tetap tidak akan di-trigger setiap 1 milisecond, apalagi kali ini dalam 1 detik terjadi pengiriman puluhan paket kecil. Bahkan Bill Gates sendiri pernah bilang kalau cari sistem operasi yang real time, jangan menggunakan windows, kira-kira seperti itu pernyataannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kali ini masuk ke bagian penting dari artikel. Dari semakin mepetnya pengiriman data, cara lama sudah tidak bisa digunakan lagi, dari indikator yang saya buat setiap trigger timer, terjadi penumpukan data pada array hingga buffer saya full dan akhirnya komputer hang. Seandainya tidak secepat itu, kerja processor pasti tinggi sekali hanya untuk memantau buffer tersebut. Jadi akhirnya usul Januar dicoba, proses penerimaan data, berubah total, meski sedikit lebih sederhana dari semula, tetap memakan waktu untuk mengedit program agar tetap pada alur awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses penerimaan sangat sederhana, cukup satu baris saja, hanya beda peletakan event, biasanya pada Comport event onRXChar, kali ini pada onPacket pada component ComDataPacket, terjadi penambahan component ComDataPacket. Pada ComDataPacket ada dua property yang harus diisi yaitu StartString dan StopString, semakin panjang string pada properti ini, semakin valid data yang diterima, namun harus dipertimbangkan juga, efektivitas dari panjang string tersebut. Pilihlah kombinasi string yang seharusnya tidak mungkin terdapat pada tengah paket yang dikirim, paling mudah, isi aja dengan 'Start' dan 'Stop', pada data yang seharusnya saya terima, sangat mustahil string tersebut saya terima. Pada event onPacket, data yang diterima adalah parameter Str yang sudah tinggal data, tanpa StartString dan StopString. Selanjutnya tinggal mengolah string pada variabel Str tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesederhana ini lho................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;procedure TfCOMM.ComDataPacket1Packet(Sender: TObject; const Str: String);&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;NewCheckData(Str);&lt;br /&gt;end;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-3605283151672106598?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/3605283151672106598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=3605283151672106598' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/3605283151672106598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/3605283151672106598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/12/mengurangi-pusing-karena-comport-edisi.html' title='Mengurangi Pusing Karena Comport - Edisi ke-2'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-4093724438725960117</id><published>2008-12-19T10:53:00.004+07:00</published><updated>2011-10-14T12:07:36.813+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Melanjutkan Pesan'/><title type='text'>TINDAK NYATA MENOLONG ORANG LEMAH DI SAAT KRISIS !</title><content type='html'>Di bawah ini adalah usulan-usulan dari Romo Anton Gunardi MSF, Paroki Klp Gading, dalam menolong kalangan miskin dalam menghadapi krisis ekonomi global ini .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil dari milis sebelah tapi rasanya kita perlu merenungkannya, terlepas kita setuju atau tidak, namun intinya kita memang perlu lebih memperhatikan orang-orang yang tidak seberuntung kita.&lt;br /&gt;Silahkan dicermati.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1. Kalau beli MAJALAH, jangan beli di dalam supermarket atau toko buku. Tetapi usahakan untuk membelinya dari kios pinggir jalan atau pun di lampu merah. Sehingga uang keuntungan akan masuk ke orang kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kalau beli SAYUR-SAYURAN, mungkin bisa beli di tukang sayur yang lewat di rumah daripada beli di supermarket. Kebanyakan dari kita tidak ada di rumah pada saat tukang sayur lewat, tetapi bisa juga kita titipkan dengan pembantu/tetangga. Agak lebih repot sedikit, tetapi uangnya akan masuk ke orang kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ada baiknya secara berkala, misalnya satu bulan sekali, kita panggil tukang NASI GORENG/TUKANG SATE yang lewat di depan rumah. Walaupun kita tidak terlalu ingin makan nasi goreng atau sate, tetapi boleh lah sekali-sekali membeli dagangan mereka. Uangnya akan membantu org kecil jg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Sering kita berjalan-jalan dan mendapati beberapa orang berjualan KUE, misalnya kue pancong, kue ape, dsb. Belilah.Untuk kita uangnya tidak seberapa, tetapi untuk mereka akan sangat berguna bagi org kecil. Tentu saja jangan keseringan, karena nanti kita juga bosen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Untuk yang cowok -- mungkin jika tidak terlalu pusing sama model rambut, ada baiknya mulai POTONG RAMBUT di barbershop ketimbang di salon. Lumayan bisa menolong mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kalo mo service ke BENGKEL,mendingan nggak ke dealer tapi ke bengkel umum/biasa, jadi dapat membantu usaha org kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Sebulan sekali gaji yang kita peroleh bisa kita sisihkan ke YATIM atau JANDA janda tua atao orang yang berhak / yang membutuhkan. Hal ini sangat membantu kaum miskin / duafa. Disamping itu kita juga akan mendapat pahala atas kebaikan kita tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Bagi yang punya MOBIL ada baiknya kita sewaktu waktu naik angkutan umum kayak bis, mikrolet, bajai dan becak, buat nambah penghasilan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Bagi yg punya dana berlebih, bisa juga membuka usaha kecil2an seperti WARUNG rokok, kios pulsa, jual gorengan dll untuk membantu anggota keluarga ataupun teman sekampung yg menganggur. Ini akan sangat membantu mengurangi pengangguran di negara kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau di dalam mailing list ini ada 30 orang, rasanya uang yang turun ke bawah cukup lumayan. Jika kita beli nasi goreng seharga 4000 rupiah satu kali sebulan, maka uang yang kita "berikan" ke orang kecil sudah mencapai 120 ribu sebulan -- itu hanya dari urusan nasi goreng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi rasanya kalau kita membiasakan diri untuk melakukan ini, maka mudah-mudahan secara perlahan kita bisa menyeimbangkan distribusi uang ke bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi jika Anda mau meneruskan usul ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau jika itu terlalu muluk -- paling tidak kita sudah memainkan peran kita untuk menolong orang kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antonius Gunardi MSF&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kol 3 : 12&lt;br /&gt;Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-4093724438725960117?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/4093724438725960117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=4093724438725960117' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4093724438725960117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4093724438725960117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/12/tindak-nyata-menolong-orang-lemah-di.html' title='TINDAK NYATA MENOLONG ORANG LEMAH DI SAAT KRISIS !'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-7559192361326919922</id><published>2008-12-12T14:39:00.003+07:00</published><updated>2011-10-14T12:08:13.822+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mikrotik'/><title type='text'>Link Download Setting Mikrotik</title><content type='html'>Bagi anda yang ingin mempelajari mikrotik, berikut ini adalah setting mikrotik yang saya buat dan tentunya sudah saya pergunakan. Semua ini hasil browsing dan coba-coba. Sudah saya buat artikel lengkapnya pada posting terdahulu, namun pada ebook yang saya buat ini, saya bagi per topik, sehingga lebih mudah mempelajarinya. Ke depan, masing-masing ebook, akan di-update terus sesuai tambahan ilmu yang saya dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2894092/InstalasidanSetupDasarMikrotik.pdf.html"&gt;Instalasi dan Setup dasar mikrotik&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2894090/DHCPServer.pdf.html"&gt;DHCP Server&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2894091/Web-Proxy.pdf.html"&gt;Web-Proxy&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-7559192361326919922?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/7559192361326919922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=7559192361326919922' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/7559192361326919922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/7559192361326919922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/12/link-download-setting-mikrotik.html' title='Link Download Setting Mikrotik'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-8171684356273589524</id><published>2008-12-07T21:48:00.003+07:00</published><updated>2011-10-14T12:08:36.132+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>Shi*netron, bisakah kita hidup tanpanya ???</title><content type='html'>Perusuh satu ini semakin lama, semakin merusak cara hidup kita (bagi yang merasa), bagi pengagumnya, malah menjadi referensi utama. Mulai dari gaya hidup borjuis, sombong, seragam sekolah, make up, tatanan rambut, cara mlerok (bahasa jawa), dan masih ribuan lainnya yang telah menjadi sebagian dari hidup anda semua (tidak termasuk saya - semoga). Dari semua seri yang ada, tidak ada yang menyimpang dari alur : perebutan warisan, perebutan suami, perebutan kekuasaan dengan menghalalkan segala cara, pembunuhan, intrik jahat, dan banyak lainnya yang tidak bisa saya sebutkan lagi, karena sudah sangat lama saya tidak nonton sampah ini, hanya tau sebagian isinya dari iklan yang kebetulan tampil saja.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, kenapa jumlah sampah ini semakin banyak ??? Mulai dari jam tayang utama, antara 18.00 hingga 21.00, dan ada beberapa stasiun televisi yang menayangkannya pada tengah malam, bahkan pukul 1 pagi ??? Semurah itukah sampah ini, hingga stasiun televisi membelinya agar ada pengisi acara, dibandingkan membuat acara talkshow atau membeli film yang sedikit lebih berbobot ??? Dan sebodoh apakah para penontonnya yang rela menunggu seri demi seri, yang tentunya semua ceritanya bisa ditebak. Ceritanya berputar-putar agar jumlah seri meningkat yang berarti jumlah pendapatan bertambah bagi pembuat sekaligus pemain-pemainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu saya sangat sebal bila ada film asing diluar bahasa Inggris yang di-dubbing dengan bahasa Indonesia. Sejak kapan saya juga tidak tahu, ada dua stasiun televisi (Indosiar dan TPI, kalau tidak salah) yang punya shi*netron dengan dubbing bahasa Indonesia. Jangan tanya isi ceritanya deh, kalau mau tau, liat aja sendiri, jangan tanya saya. Padahal dengan aneka ragam bahasa yang tampil di televisi, kita bisa tau sedikit bahasa asing selain bahasa Inggris. Mungkin bila di masing-masing pulau ada stasiun televisi, tayangan bahasa Batak misalnya, harus di-dubb dalam bahasa Jawa bila ditayangkan di pulau Jawa. Apakah harus begitu ??? Tidakkah anda semua punya rasa ingin tau tentang sesuatu yang belum kita tau ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke point utama, bisakah kita hidup tanpanya ??? BISA !!! Kenapa tidak ??? Sudah banyak korban yang anda semua tidak akan mengira bahwa penyebabnya berasal dari tayangan sampah ini. Yang masih hangat diberitakan adalah banyaknya produk kosmetik dengan bahan kimia yang berbahaya. Siapakah yang bersalah ??? Produsennya (yang sebagian ditemukan ternyata ilegal) ??? Apakah konsumen tidak ikut bersalah karena mendukung maraknya produsen ilegal ??? Karena tentunya anda semua tau kalau ada permintaan pasti ada barang, dan kemudian tebak, siapakah (salah satu) pendorong masyarakat untuk mengkonsumsi kosmetik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar dari shi*netron yang pernah ditayangkan, mengambil ide (daripada saya sebut menjiplak) dari serial jepang atau korea yang tidak semua orang tau, karena konsumen shi*netron adalah kalangan yang minim akses ke siaran tersebut. Bahkan saya sempat kagum dengan acara "Jail", pada cerita dimana ada korban yang sedang jalan sendirian, kemudian ada segerombolan orang lari ke arah korban sambil teriak-teriak, dan korban ketakutan, respon tiap korban berbeda-beda. Dan rasa kagum saya jadi rasa mangkel, saat teman saya yang bercerita tentang acara dengan tema yang sama, dan kasus yang sama, sampai saya pastikan, "kamu liat acara itu kapan ???" "Gak tau, sudah beberapa tahun lalu", jawabnya. AHHHHHHHH orang Indonesia ini apakah sudah tidak punya malu ??? Budaya Indonesia di-akui Malaysia sebagai budaya mereka, marah-marah. Andai ide itu ada hak paten-nya, kalau dituntut, apakah gak malu ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, pernah dalam suatu wawancara, seorang juri casting (dalam istilah Indonesia ini apa ya ???) mengatakan "Hampir semua peserta menggebrak meja saat diminta berperan sedang marah." Gimana punya ide lain ??? Selama ini di shi*netron semua peran marah pasti membanting sesuatu, menggebrak meja, dll. Kalo mendapat didikan seperti itu, pasti berpikir searah bukan ??? Coba anda semua amati orang-orang sekeliling anda, terutama penonton setia shi*netron, pasti anda temukan beberapa perilaku yang secara tidak sadar ditiru dari hasil "belajar"nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak bisa menyebutkan bukti nyata pengaruh buruk shi*netron ini, tapi tanpa saya sebutkan-pun, orang yang memiliki pikiran bagus saya rasa bisa tau bahwa tayangan ini tidak perlu ada. Kenapa tidak menciptakan jenis acara baru, misalnya mendukung tayangan film Indie (saya belum mengamati, trend film Indie ini masih berbau shi*netron atau tidak). Membeli acara pendidikan dari luar negeri yang sudah kuno misalnya, biar murah. Seperti televisi edukasi (TVE), mungkin discovery channel yang sudah ditayangkan tahun 90-an, saya tidak tahu harganya, tapi setidaknya tayangkanlah acara yang mendidik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari titik ini, saya rasa, serial "Serumpun Padi" di TVRI jaman dulu, itu jauh lebih bermanfaat bagi pendidikan dibandingkan .......... tau lah yang saya maksud. Bila saya bisa mengeluarkan fatwa, pasti semua shi*netron saya fatwa haram. Bahkan kalau bisa, lebih tinggi dari haram (kalau ada). Kapan Indonesia bebas dari sampah-sampah itu ??? Atau setidaknya ada, dalam jumlah minimal, agar kita tidak kehilangan satu nilai referensi, untuk mengingatkan kita semua, bahwa masih ada konsumen yang berhak mendapatkan hal-hal buruk. Bisa saya umpamakan, film porno dilarang, tapi masih ada konsumennya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-8171684356273589524?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/8171684356273589524/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=8171684356273589524' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/8171684356273589524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/8171684356273589524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/12/shinetron-bisakah-kita-hidup-tanpanya.html' title='Shi*netron, bisakah kita hidup tanpanya ???'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-7314839908013365676</id><published>2008-11-12T15:20:00.003+07:00</published><updated>2011-10-14T12:08:54.929+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Travelling'/><title type='text'>Wisata Lebaran 2008 - Part 1</title><content type='html'>Perjalanan liburan Lebaran 2008 kali ini bertema pantai. Berbeda dengan 2 lebaran sebelumnya yang bertema gunung :D Jumlah peserta 9 orang dan menggunakan 2 mobil yang kebetulan jam berangkatnya berbeda, mobil yang berangkat siang hari adalah peserta yang pada hari sabtu memang libur atau pada hari itu dia sudah diliburkan, sisanya menumpang pada mobil kedua yang berangkat sore hari. Tas, ransel dan peralatan-peralatan lain yang dibutuhkan, telah mengisi hampir semua space di mobil, meski tidak membuat jadi penuh sesak. Kenyamanan tetap dibutuhkan, perjalanan kali ini jauh lebih melelahkan, terutama bagi pengemudinya. Total jarak tempuh masih dalam area Jawa Timur, tapi berdasarkan hasil survey dan browsing, area tujuan kali ini melewati jalur yang cukup ekstrem bagi mobil kota.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hambatan pertama yang beberapa tahun ini belum bisa diselesaikan adalah area Porong Sidoarjo, sejak munculnya lumpur Lapindo, area ini rutin macet, ditambah juga hari itu adalah sabtu terakhir sebelum lebaran, banyak yang mengambil kesempatan itu untuk melakukan perjalanan mudik. Untungnya kali ini antrian macet tidak sepanjang biasanya, mungkin karena dari pintu keluar tol Sidoarjo hingga beberapa Km ke arah Pasar Porong jalan baru saja diaspal ulang, hal ini sekaligus juga menjelaskan seberapa pentingnya saluran air misal got, sungai yang juga harus bersih dari endapan yang menghambat aliran air. Meski jalan padat bila permukaan jalan lebih halus, perjalanan "sedikit" lebih lancar. Selepas macet Lapindo, perjalanan selanjutnya lancar, jalan antar kota cukup ramai namun tidak sampai menimbulkan kemacetan. Berhenti sebentar di Pasuruan untuk makan malam. Dari rute Surabaya - Jatiroto, tempat makan yang dikenal enak dan posisinya tepat jam makan malam adalah Pasuruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah di Jatiroto, posko transit bila perjalanan ke arah timur, rombongan pertama sudah sampai disana sekitar 3 jam lebih awal. Setelah bongkar tas, dimulailah meeting yang kurang lebih 1 jam, untuk menentukan lokasi tujuan perjalanan kali ini, karena dari tiga lokasi, hanya bisa dipilih dua lokasi saja :&lt;br /&gt;Plengkung dan Sukamade&lt;br /&gt;Sukamade dan Bandealit&lt;br /&gt;Pertimbangannya adalah jalan menuju kesana tidak mulus aspal, mobil harus jalan pelan-pelan, dibandingkan dengan sepeda aja, masih jauh lebih cepat sepeda. Masing-masing peserta menjelaskan alasan dan pilihannya, akhirnya terpilih Plengkung dan Sukamade sebagai tujuan perjalanan kali ini, dan ditetapkan berangkat pukul 4 subuh besok paginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 3 pagi semua sudah bangun, dengan tidur sekitar 4 jam, rasanya memang kurang, tapi memang harus sesuai jadwal yang telah disepakati, banyak pertimbangan kenapa dipilih jam 4 subuh berangkat, yang terutama adalah jam sampai di tujuan pertama, yaitu Pantai Plengkung dan yang paling penting, saat keluar dari Plengkung menuju Jajag diusahakan sebelum jam makan malam, berdasarkan survey, butuh sekitar 6-7 jam dari Jatiroto hingga pantai Plengkung. Dan jangan lupa, saat di mobilpun tidur bisa dilanjutkan :D meski kasihan juga sama sopirnya ya........... yang lain tidur, mereka berdua (mobilnya khan dua) harus tetap melek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mampir beli semangka kuning di Jember, buat ransum, dan sarapan di dekat stasiun Kalibaru jam 6 pagi, menunya nasi pecel dan teh panas, juga kopi. Berdasarkan survey beberapa minggu sebelumnya, diperkirakan sampai di Plengkung jam 10 sampai jam 11 siang. Perjalanan mulai menarik saat memasuki kawasan Alas Purwo, jalan sudah tidak lagi aspal, jalan makadam (jalan tanah dengan batu kali). Untuk kawasan ini, mobil offroad lebih unggul dari segi kenyamanan saat lewat di jalan batu ini. Cukup lama juga, hanya untuk menempuh belasan kilometer dibutuhkan sekitar 2 jam perjalanan, padahal di Surabaya cukup 10 sampai 15 menit saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimulai dengan hutan jati yang cukup luas dan saat itu sedang meranggas, maklum musim kemarau. Tanah juga kering, hingga mulai terlihat berbagai macam tanaman dan lebih hijau, yang berarti sudah memasuki hutan alam, disini tanah mulai terlihat lebih lembab. Semakin masuk ke dalam hutan, semakin banyak rontokan daun menutupi permukaan jalan. Akhirnya terlihat bangunan lagi, pintu gerbang masuk Alas Purwo dan pos penjaga hutan. Sepanjang perjalanan hanya terlihat seekor burung dengan warna biru yang menarik dan beberapa ekor merak di sela-sela pepohonan. Beberapa ratus meter dari pos penjagaan, terlihat puluhan sarang lebah liar menempel pada pohon-pohon besar, rata-rata pada ketinggian diatas 7 meter, ada beberapa yang cuma sekitar 2 meter dari permukaan tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlihat juga satu pura disitu, pada beberapa blog yg saya baca, disebutkan ada beberapa pura di dalam Alas Purwo, mungkin lokasinya agak masuk ke dalam hutan, jadi tidak terlihat. Tidak jauh dari pura (gak tau berapa jauh), jalan berbelok, dan terlihat warna biru dari sela-sela tanaman, berarti pantai sudah dekat, akhirnya, setelah sekian lama hanya melihat tanaman dengan kecepatan sangat rendah :D sekarang jalan sejajar dengan pantai, pandangan ke laut tertutup oleh hutan bakau, jadi tidak setiap saat terlihat laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah di pos Pancur, ini adalah batas mobil pribadi yang akan menuju pantai Plengkung. Hanya mobil dari petugas saja yang boleh masuk hingga ke pantai Plengkung, mungkin untuk mengurangi kerusakan akibat dari banyaknya kendaraan masuk kesana, sekaligus ada pemasukan bagi penjaga hutan dari sewa mobil atau lebih tepatnya mengantar, yang biayanya 130 ribu. Untuk makanan, di pos Pancur ada warung nasi satu-satunya sejak masuk Alas Purwo dan bisa didapat dengan harga rupiah, di pantai Plengkung ada hotel, pastinya ada juga restoran, tapi bayarnya dollar :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pos Pancur hingga ke pantai Plengkung jalan sudah berupa tanah, tapi tetap saja tidak rata dan bergelombang, melewati banyak jembatan besar maupun kecil untuk melintas diatas sungai yang saat itu banyak yang kering. Plengkung dikenal sebagai pantai yang ombaknya bagus untuk bermain selancar air (surfing), dan saat itu terlihat banyak yang sedang surfing disana. Ombak yang bisa digunakan untuk surfing termasuk besar, setinggi 3-5 meter mungkin, tapi tidak satupun ombak yang bisa mencapai pantai, karena dari pantai hingga 100 meter ke laut atau bahkan lebih dari 100 meter, pantai tidak dalam, paling dalam cuma selutut bahkan rata-rata cuma semata kaki, berupa karang dan pasir, mungkin itu yang meredam ombak. Seandainya ada anak-anak kecil, bisa bermain air di pantai dengan aman tanpa resiko terseret ombak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Binatang laut pertama yang terlihat adalah siput laut (atau kerang ???), cangkangnya biasa dirangkai menjadi kalung, tinggal di pantai karang. Jumlahnya ribuan, hingga kita tidak bisa melangkah di pantai tanpa menginjak mereka. Ada juga pantai yang berupa pasir, disini terdapat banyak sekali bintang laut dengan 5 sulurnya yang seperti ular. Setelah berjalan ke arah pantai yang lebih jarang dilewati orang, terlihat binatang laut yang berbeda, kepiting pantai, udang hijau, dan yang berbahaya adalah bulu babi, dimana duri-durinya beracun. Gerakan Duri-durinya berkesan lunak, tapi setelah saya coba tarik dengan tanaman air yang ada disekitar situ, terasa kaku, kasar dan tajam. Bulu babi dapat ditemukan pada karang-karang, jadi kalau jalan di karang, hati-hati terinjak, Jenis binatang yang di karang dan di pasir juga berbeda, kalau bulu babi dan siput laut di karang, bintang laut hanya terlihat di pasir. Tanaman air yang tumbuh juga berbeda, pada karang bentuknya mirip lumut dengan bentuk cendawan meski ada juga yang mirip dengan kangkung :D kalau di pasir, berupa ganggang atau rumput laut. Semua saya tidak tahu nama latinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ingin makan dan minum tanpa terjemur matahari, hanya terdapat bangunan kayu bertingkat 3, dari situ juga posisi yang bagus untuk menonton para surfer. Karena tidak terdapat lagi tempat berteduh yang menghadap pantai. Seperti yang saya sebutkan diatas, untuk makanan dan minuman, lebih enak membawa sendiri, terutama minuman yang jumlahnya harus lebih banyak, karena pada cuaca cerah dan panas, sangat mudah haus. Sambil iseng saat perjalanan kembali dari pantai menuju pos Pancur, ada kegiatan yang menarik, yaitu menghitung jumlah jembatan yang dilewati, selain karena dalam mobil angkutan tidak bisa leluasa melihat pemandangan diluar mobil, maklum, mobil tersebut diisi 13 orang termasuk sopirnya, jadi bisa dibayangkan, betapa susahnya bergerak. Ada 3 jembatan besar dari kayu, kalau tidak salah ingat ada 14 jembatan besar dari beton yang masing-masing memiliki nama, dan 25-an jembatan kecil (panjang sekitar 1 meter) untuk melintasi parit gitu lah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluar dari Alas Purwo menuju Jajag, tempat transit sebelum ke area Sukamade, melewati jalan makadam yang sama. Menurut petugas disitu, untuk menuju pantai Plengkung atau lebih tepatnya menuju pos Pancur, terdapat 2 jalur, yaitu jalur yang kami lewati, dan satu jalur lagi bisa ditempuh dari kota Banyuwangi dan jarak yang ditempuh ternyata lebih pendek. Kembali ke Jajag, disitu dianggap posisi strategis, penginapan memenuhi syarat, untuk cari warung atau depot makan juga tidak susah, minimarket, apotik dan pasar untuk belanja keperluan dapur untuk lokasi ke 2 yaitu pantai Sukamade. Semua itu tersedia pada jalan utama Jajag. Tidak semua kebutuhan untuk perjalanan ini dibawa dari Surabaya, beberapa lebih praktis kalo dibeli dari lokasi tersebut atau setidaknya lokasi terdekat. Biasanya bahan-bahan keperluan masak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-7314839908013365676?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/7314839908013365676/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=7314839908013365676' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/7314839908013365676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/7314839908013365676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/11/wisata-lebaran-2008-part-1.html' title='Wisata Lebaran 2008 - Part 1'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-4400440196912001482</id><published>2008-11-08T23:19:00.005+07:00</published><updated>2011-10-14T12:09:16.313+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iseng'/><title type='text'>Refreshing Bentar</title><content type='html'>Lagi iseng-iseng baca kaskus, ada yang lucu. Biasa liat dulu yang lagi hot di halaman depan, baca-baca judul yang kira-kira menarik, kali ini ada judul yang gak keliatan tema isinya apa, cuma kali ini kok pingin baca, biasanya pasti lewat deh. Ternyata bener-bener lucu :D&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sekarang web pornografi masuk ke peringkat 2 setelah kaskus :D (to admin, bagi-bagi apa gitu, sudah tak promosikan disini lho :D) Bagi yang pingin baca disini http://kaskus.us/showthread.php?t=1178243, sapa tau suatu saat dihapus, jadi saya copy-paste disini. Thx untuk TS yang nulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi.... (REAL)&lt;br /&gt;gua : ( sambil ngetuk pintu...liat ud ada dosen )...pak...masih boleh masuk&lt;br /&gt;kagak ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dosen : sini dulu kamu....&lt;br /&gt;gua : kenapa pak ?&lt;br /&gt;dosen : kamu minggu kemaren juga telat kan di jam saya&lt;br /&gt;gua : iya pak&lt;br /&gt;dosen : kamu tu niat kuliah gx ? tiap malam begadang ya ?&lt;br /&gt;gua : iya seh pak..&lt;br /&gt;dosen : ngapain kamu malem2 gx tdur...mabok2kan ya ?&lt;br /&gt;gua : gx pak....cuma ngenet aja...tapi mang sering mape pagi..jadi telat tdur..&lt;br /&gt;dosen : buka situs porno ya ? mang nya apa guna nya buat otakmu ?&lt;br /&gt;gua : gx pak... ngaskus doank ( kelepasan coz mo ngotot bela diri )&lt;br /&gt;dosen : hah ? kaskus ?&lt;br /&gt;gua : iya pak&lt;br /&gt;dosen : kamu kaskuser juga ?&lt;br /&gt;gua : iya pak...mang kenapa pak ?&lt;br /&gt;dosen : ah gx...ud sana duduk&lt;br /&gt;gua : makasih pak&lt;br /&gt;dosen : ( sebelum sempet gua duduk ) ...doi nyeletuk...minggu depan telat kena bata merah kamu.. (sambil nyengir2 )&lt;br /&gt;gua :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gx mungkin repost!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Quote:&lt;br /&gt;Originally Posted by senja hari View Post&lt;br /&gt;pantas kuping gw gatal2..&lt;br /&gt;elo bikin trit segala yah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Quote:&lt;br /&gt;Originally Posted by senja hari View Post&lt;br /&gt;masih belom turun2 juga nih trit&lt;br /&gt;ne beneran doi gx seh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;update :&lt;br /&gt;doi dosen BSI di Purwokerto&lt;br /&gt;identitas dirahasiakan&lt;br /&gt;umurnya 35an deh...ud ada anak satu&lt;br /&gt;si senja hari beneran gx ya ?&lt;br /&gt;Last edited by sacrifiex666; 10-11-2008 at 01:10 PM..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-4400440196912001482?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/4400440196912001482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=4400440196912001482' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4400440196912001482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4400440196912001482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/11/refreshing-bentar.html' title='Refreshing Bentar'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-6209542671924882354</id><published>2008-10-30T08:50:00.003+07:00</published><updated>2011-10-14T12:09:34.814+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Delphi'/><title type='text'>Regional Setting</title><content type='html'>Regional setting pada Windows memungkinkan kita mengatur sebagian kecil informasi yang fungsinya sangat besar. Sususan tanggal, jam, bahkan ada satu yang sangat rawan kesalahan adalah digit grouping, untuk memisahkan ribuan dengan titik atau koma. Bagi user, perbedaan titik dan koma tersebut tidak terlalu penting, karena kita melihat hanya dari jumlah digit-nya, tapi bagi program yang berbagi data, apalagi yang menggunakan file text, perbedaan tersebut sangat bermasalah.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi perbedaan tersebut, dalam kasus ini, pemrograman menggunakan delphi, tersedia fasilitas untuk menterjemahkan regional setting pada Windows seperti yang kita mau. Namun hal ini hanya berlaku dalam aplikasi yang kita jalankan saja, tidak berlaku pada aplikasi lain, apalagi sampai mengubah setting Windows. Salah satu contoh untuk mengubah format tampilan time lengkap dengan tanggalnya, sebagai berikut :&lt;br /&gt;LongTimeFormat := 'yyyy/MM/dd hh:mm:ss';&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya untuk time di-setting hanya jam menit dan detik, mungkin bisa juga milidetik, untuk tanggal di-set tanggal bulan dan tahun, urutannya juga bisa bulan, tanggal dan tahun. Bahkan kalo dibutuhkan sebagai format nomor transaksi, biasanya tahun, bulan dan nomor urut. Untuk melakukan hal tersebut, kita tidak mungkin mengubah regional setting masing2 komputer yang kita pasang aplikasi tersebut, resiko lupa adalah sangat besar. Bisa juga user iseng mengubah setting tersebut, dan aplikasi kita akan kacau, tapi pada komputer lain tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain contoh diatas, masih banyak setting lain (dalam kasus ini semua setting pada regional setting) yang bisa kita ubah. Silahkan cek sendiri pada dokumentasi help delphi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-6209542671924882354?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/6209542671924882354/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=6209542671924882354' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/6209542671924882354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/6209542671924882354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/10/regional-setting.html' title='Regional Setting'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-1269446642100667086</id><published>2008-10-21T08:17:00.003+07:00</published><updated>2011-10-14T12:09:54.820+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Melanjutkan Pesan'/><title type='text'>AYO SELAMATKAN BANGSA KITA !!!, MULAILAH DARI DIRI ANDA.</title><content type='html'>Ada langkah lain yang perlu kita lakukan untuk menyelamatkan&lt;br /&gt;bangsa kita :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Yang mempunyai deposito bertahanlah dengan deposito anda. Jangan ambil uang anda dari bank. Jika anda ikut ikutan mencairkan dana anda maka akan terjadi bank rush, dan krisis keuangan akan semakin parah.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. Yang memiliki saham dan turunannya, jangan menjual saham dan derivasinya. Jika anda ikut ikutan menjual saham dan turunannya, maka harga saham akan semakin ambruk, dan krisis akan sungguh terjadi semakin parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jangan ikut ikutan memborong dolar. Jika anda ikut ikutan memborong dolar, maka harga dolar akan semakin tinggi dan rupiah semakin terpuruk. Harga barang impor akan semakin mahal, dan inflasi dalam negeri akan semakin menggila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jangan panik. Jika anda tidak panik, maka krisis akan cepat berlalu. Perekonomian akan cepat pulih. Harga saham akan cepat rebound. Dolar akan cepat menyesuaikan diri pada kurs yang rasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cadangan devisa kita cukup kuat. Jika anda panik dan ikut ikutan menarik deposito, menjual saham dan memborong dolar, maka anda ikut memberikan kontribusi pada semakin dalamnya krisis di Indonesia. Tetapi tentu ini merupakan pilihan bebas. Tidak ada yang dapat melarang anda. Hati nurani yang bicara. Pilihan yang sulit bagi yang berduit tetapi silahkan memilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krisis keuangan global kian menebar ancaman menjadi krisis ekonomi global yang tidak main-main, bursa saham guncang dan nilai tukar Rupiah semakin melemah, ini semua menjadi indicator bahwa akan ada bencana baru yang siap menerkam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para kaum Kapitalis yang ingin meraup keuntungan dengan cara cepat dan menjadi SERAKAH akhirnya menjadi sumber dari segala krisis yang kita belum tau kapan akan berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya adalah apa yang bisa kita lakukan untuk ikut membantu agar krisis ini tidak menghancurkan sendi-sendi perekonomian Bangsa ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu kita tidak ingin ini menjadi periode 10 Tahunan (1998-2008), mimpi kelam krisis ekonomi 10 tahun lewat tentu tidak ingin kita munculkan kembali, tapi jika Anda tidak peduli maka bisa saja hal ini akan terjadi!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jika itu terjadi maka Bangsa ini akan semakin terpuruk, akan muncul PHK besar-besaran, sector riil yang tidak bergerak, system perbankan yang sudah tidak dipercaya lagi dan akhirnya kita kembali ke NOL lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda masih mencintai Bangsa ini maka ada banyak hal yang bisa Anda lakukan, paling tidak MULAILAH DARI DIRI ANDA SENDIRI..!! , contoh kecil sbb : Jika Anda seorang awam sebagaimana saya, maka yang bisa kita lakukan adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakanlah PRODUKSI DALAM NEGERI dalam semua aktivitas hidupmu,dengan langkah ini akan menyelamtkan Sektor Riil, usaha-usaha kecil akan berkembang, dan akhirnya kita bisa berdiri tegak dan mengatakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KITA BISA HIDUP DARI NEGERI KITA SENDIRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah kecil lain jangan sok mengkonsumsi produk makanan luar negeri, jika anda senang makan Durian tidak perlu durian Bangkok Thailand cukup durian local toh tidak kalah rasanya, jika senang makan Jagung? Tidak perlulah Jagung Thailand cukup jagung local, tidak perlu makan-makan di outlet2 dengan brand luar negeri, toh ayam kampung kita tidak kalah nikmatnya, hal kecil ini kadang tidak kita sadari tapi ketahuilah EFEK nya sangat luarbiasa, anda bisa bayangkan jika semua anak bangsa ini berfikiran sama, jika anda konversikan dengan modal yang beputar maka Anda akan kaget dan heran akan IMPACT yang sangat luar biasa, yakin dan percayalah dengan cara kecil ini. Krisis ini tidak akan terjadi DISINI di BUMI INDONESIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan angkutan Massal jika itu anda bisa lakukan, itu akan membantu untuk mengurangi konsumsi energi yang luar biasa yang sebetulnya tidak perlu, disamping mengurangi polusi, jangan lupa disamping krisis keuangan yang berpotensi menjadi krisis Ekonomi kita juga dihadapkan dengan krisis Energy..!! kenyamanan mungkin belum kita pikirkan sekarang, percayalah bahwa aroma sesaknya penumpang di Angkot dan bus-bus itu masih menimbulkan secercah harapan bahwa sector riil kita masih bergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbelanjalah di pasar-pasar tradisional, berdayakan warung-warung kaki lima, percaya atau tidak Ekonomi Kerakyatan terbukti mampu menyelamatkan perekonomian kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda seorang pelaku bisnis maka tolong jangan hanya memikirkan untuk meraup keuntungan pribadi semata-mata hanya dengan memikirkan Import barang-barang murah yang hanya akan menghancurkan produk dalam negeri, jangan lari dari tanggung jawab dengan membawa lari modal ke luar negeri, ingat menjaga, mengusahakan agar Capital Inflow akan lebih bijkasana dan akan sangat membantu Negeri ini, jangan biarkan&lt;br /&gt;capital outflow terjadi itu sama dengan menghancurkan perekonomian Rakyat LET' S SAVE OUR NATION, START FROM YOUR SELF!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukan hal sederhana ini maka Anda akan lihat akibat penyelamatan yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan meneruskan pesan ini ke relasi dan sahabat Anda, berarti Anda sudah ikut mengingatkan Saudara Sebangsa Kita untuk Ikut PEDULI menyelamatkan Bangsa ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-1269446642100667086?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/1269446642100667086/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=1269446642100667086' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/1269446642100667086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/1269446642100667086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/10/ayo-selamatkan-bangsa-kita-mulailah.html' title='AYO SELAMATKAN BANGSA KITA !!!, MULAILAH DARI DIRI ANDA.'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-4007323135107004371</id><published>2008-10-13T22:51:00.002+07:00</published><updated>2011-10-14T12:10:36.312+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IT'/><title type='text'>Wire Tapping</title><content type='html'>Kebetulan iseng baca lagi artikel yang pernah aku tulis, ada satu artikel yang pernah kujanjikan ditulis, berkaitan dengan penyadapan telepon rumah. Topik yang cukup menarik dan keliatannya butuh peralatan canggih dan aneh seperti di film-film spionase, macam James Bond, Mission Impossible, dst. Peralatan yang seharusnya cukup kecil untuk disembunyikan dan dengan baterai yang tahan lama untuk misi pengintaian, jarak pancar yang cukup jauh untuk di terima oleh mobile unit yang selalu merekam data suara dan gambar. Sampai akhirnya misi diselesaikan dengan bukti rekaman tersebut.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Namun aksi penyadapan yang pernah saya lakukan dulu bukan usaha spionase atau menjebak seseorang, setidaknya saat itu tidak digunakan untuk tujuan itu. Hanya untuk guyonan aja di sekolah, hasil rekaman dipinjamkan ke temen yang diajak ngobrol di telepon sambil direkam, dibilang kalo kaset lagu baru, pasti tertarik dan akhirnya laku dipinjam. Tentunya topik yang dibahas di telepon juga gak termasuk area pribadi, jadi asal ngobrol aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup prolognya, sekarang ke sisi teknis penyadapan. Dulu nggak terpikir cara sadap ngawur bakal bikin telepon terbakar atau malah tape recorder-nya yang rusak. Saat itu cuma berpikir sangat sederhana, kabel speaker pada handset disambung kabel ke input mic pada tape recorder. Setelah dicoba, berhasil !!! Jadilah misi penyadapan dimulai :D Hasil rekaman pertama ternyata tidak hanya berisi suara lawan bicara, ternyata kedua pihak yang bertelepon ria terekam juga, meski pada saat kita menggunakan telepon, kita tidak sadar kalau kita juga mendengar suara kita sendiri, karena pada saat itu kita sedang berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telepon pada saat itu masih bawaan dari telkom, sudah menggunakan tone dialing, sudah termasuk generasi ke-dua kalau dilihat dari yang pertama menggunakan pulse dialing, lingkaran yang perlu diputar dan pada saat berputar balik itulah telepon menghasilkan pulse sebagai kode panggil. Tone dialing menggunakan beda nada dari tiap tombol yang ditekan. Untuk telepon terbaru saat ini, bahkan sudah tersedia colokan jack untuk mic dan headset, yang justru lebih mudah untuk disadap, mungkin perlu sedikit "hacking" agar saat jack dipasang, handset telepon tetap bisa digunakan, karena jack audio berfungsi bergantian, misalnya tape atau radio atau walkman bila headphone dipasang, pasti speaker akan mati dan suara hanya keluar dari headphone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk yang lebih canggih, bisa juga disadap dari kabel telepon tanpa harus masuk ke dalam rumah target, hanya butuh komponen sederhana, kapasitor, potensiometer, atau tripot, resistor dan dioda. Tripot digunakan untuk mengatur volume suara yang nantinya sebagai input pada peralatan audio, karena intensitasnya sangat lemah, harus dimasukkan ke amplifier dahulu. Peralatan ini lebih mudah digunakan, karena kita tinggal menggunakan jepit buaya pada kabel diluar bangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain bisa disadap dengan peralatan sederhana, kita juga bisa menggunakan telepon yang dikunci tombol dial-nya. Caranya sangat sederhana, bisa menggunakan hook telepon, tekan hook beberapa kali sejumlah nomor telepon yang dituju. Khusus untuk angka nol, jumlah penekanan sepuluh kali. Masing-masing set nomor diberi jeda sebentar. Dengan beberapa kali latihan, rasanya sudah bisa mahir :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mau menggunakan yang lebih canggih lagi, bisa membeli dtmf tone, alat sederhana yang mungkin termasuk susah dicari dan bisa juga mahal, terdiri dari tombol-tombol persis telepon biasa, dan speaker, dimana tiap tombol punya nada yang sama dengan telepon biasa. Caranya, tempelkan speaker dtmf tone pada mic handset, dan tekan tombol yang dituju. Meski saya tidak punya alat itu, tapi dari teorinya, seharusnya bisa digunakan. Masih banyak cara lainnya, yang paling sederhana, beli telepon kecil lebih mirip mainan, meski sebenarnya bisa digunakan untuk telepon sungguhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat 1994 atau 1995, telepon berukuran kecil belum ada di pasaran, bahkan telepon belum dijual bebas di toko-toko seperti sekarang ini. Semua hanya didapat dari telkom, bila rusakpun harus panggil petugas telkom untuk ditest dan diganti bila memang sudah tidak bisa digunakan lagi. Sampai akhirnya beberapa merk telepon dijual di toko-toko elektronik, dan sekarang telkom sudah tidak memberikan telepon lagi, hanya menyambungkan kabel ke rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya sekarang lebih mudah membeli perdana gsm atau cdma daripada memasang telepon rumah. Untuk peralatan GSM dan CDMA sekarang ini, sudah sudah bagi orang biasa untuk menyadap, hanya yang memiliki akses ke server provider atau memiliki peralatan khusus saja yang bisa menyadapnya. Pada teknologi AMPS dahulu, ada teman yang memiliki alat sebesar HT (handy talky) yang ternyata penyadap signal AMPS, meski tidak bisa memilih target yang akan disadap. Alat itu bekerja seperti fungsi scanning pada radio, bila tidak ada signal, akan bergeser ke frekwensi selanjutnya, atau dipaksa untuk pindah ke signal lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-4007323135107004371?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/4007323135107004371/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=4007323135107004371' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4007323135107004371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4007323135107004371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/10/wire-tapping.html' title='Wire Tapping'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-2862565708479894658</id><published>2008-10-08T12:45:00.002+07:00</published><updated>2011-10-14T12:11:19.321+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>SAMSAT on the MALL</title><content type='html'>Baru kemarin malam aku memanfaatkan layanan samsat di mall, pembayaran pajak kendaraan bermotor. Sempat salah alamat juga, ke layanan SIM di Tunjungan Plaza, ternyata layanan PKB (bukan partai lho) di Royal Plaza. Meski sudah berjalan beberapa bulan, karena memang belum saatnya bayar, jadi males cari tau. Setelah melakukan persiapan rutin, fotocopy BPKP, STNK, KTP, sudah dijepret rapi juga, karena seperti itu yang harus dilakukan bila melakukan pembayaran di kantor samsat. Ternyata hanya diminta BPKB, STNK dan KTP asli saja, tanpa perlu map, dengan tulisan "Kecamatan ....., Kelurahan ....., RW ....., RT .....".&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sangat-sangat jauh dari keruwetan layanan kantor samsat biasanya. Harus ambil formulir di loket depan, dengan menunjukkan STNK dan KTP asli, diisi dan dijepret dengan aturan khusus, masuk ke kantor dalam, cari loket sesuai wilayah rumah tinggal, Surabaya Utara, Surabaya Timur, Surabaya Barat, Surabaya Selatan, nunggu antara 20 menit sampe 1 jam, dulu bahkan masuk pagi, baru selesai sore. Setelah dipanggil, bayar ke loket kasir, nunggu lagi sampe bukti pembayaran dicetak, bisa langsung diambil kadang juga nunggu lagi karena STNK asli masih beredar di meja-meja yang gak tau ada berapa banyak. Ada petugas yang ramah, ada juga petugas berseragam polisi yang bersikap seperti panitia OSPEK membentak-bentak mahasiswa baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat-saat menunggu, gak ada kerjaan juga, terpaksa ijin cuti, kecuali pake calo sih, sering terpikir, kenapa perusahaan swasta, bank-bank swasta, bisa melayani customer dengan cuma 1 meja per customer, tanpa harus mondar-mandir ambil formulir, dll. Terbayang juga gimana seandainya kantor-kantor pemerintah meniru cara bekerja yang lebih customer oriented. Dan ternyata setelah kemarin, persis dengan yang saya bayangkan. Hanya perlu datang saja, dalam 5 menit selesai, jam layanan sampe jam 2000 kalo gak salah, meski SIM Corner di TP jam 2045 masih buka. Mungkin personalnya saja yang gak mau repot. Tapi rasanya saat ini sudah cukup, meski seharusnya tiap tahun dilakukan perbaikan dan penambahan counter, bilamana perlu, pada satu counter melayani baik SIM dan STNK, jadi lebih irit tempat. Kita lihat saja bersama :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-2862565708479894658?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/2862565708479894658/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=2862565708479894658' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/2862565708479894658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/2862565708479894658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/10/samsat-on-mall.html' title='SAMSAT on the MALL'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-8788251673622478686</id><published>2008-09-26T00:34:00.007+07:00</published><updated>2009-01-09T09:00:11.115+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IT'/><title type='text'>Buat Read More..........</title><content type='html'>Terima kasih kepada Kang Rohman, dari blog-nya, saya contek cara buat read more untuk blog saya ini. Sudah cari-cari agak lama, tujuannya cari yang lebih mudah, gak perlu edit html, gak perlu ubah template. Pinginnya kayak di wordpress, karena pernah pake di wordpress kok tinggal click button buat pasang splitter. Ternyata gak susah juga. Meski gak paham sedikitpun tentang tag html ataupun xml. Tutorialnya bagus, sederhana juga. Gak perlu saya tulis ulang, silahkan liat langsung kesana, OK !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini link-nya http://kolom-tutorial.blogspot.com/2008/01/trik-mudah-membuat-more.html&lt;br /&gt;    &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-8788251673622478686?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/8788251673622478686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=8788251673622478686' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/8788251673622478686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/8788251673622478686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/09/buat-read-more.html' title='Buat Read More..........'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-4713269188041385800</id><published>2008-09-19T20:32:00.008+07:00</published><updated>2011-10-14T12:11:55.495+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliner'/><title type='text'>Back to Nature</title><content type='html'>Penasaran dengan artikel ini ? Gak perlu penasaran lah. Sederhana aja kok. Saya sedikit mengingatkan anda semua yang membaca artikel ini, bahwa sebenarnya produk-produk baru dan keren-keren yang muncul pada beberapa tahun terakhir ini hanya menggantikan apa yang telah kita konsumsi sejak jaman dahulu, tentunya yang produk baru telah di kemas dan di bentuk jauh lebih menarik dari produk sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saya coba bahas satu makanan atau malah sekarang ini masuk kategori minuman. Petunjuknya adalah minuman agar-agar. Ada yang diberi rasa buah, ada yang rasanya tawar. Bahan dasarnya sama, jadi mereka hanya bersaing di rasa dan iklan aja. Terserah anda memilih yang mana. Kalau diliat dari semua iklannya, minuman tersebut bertujuan untuk melancarkan BAB :D Sudah tau khan maksud saya ? Jadi saya tidak perlu menyebut nama produk-produk tersebut :D karena saya tidak dibayar oleh mereka untuk menyebut produk mereka dalam blog ini :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari fungsinya yang "melancarkan BAB", sebenarnya ada makanan (susah dijadikan minuman kalau yang ini) yang sebenarnya sudah sangat dikenal, meski belum tentu digemari oleh anda-anda semua. Bahkan mungkin ada yang gengsi untuk makan makanan ini :D Harganya murah, masaknya mudah, asal anda bisa menyalakan kompor aja sudah bisa mateng kok :D Nama kerennya kalau gak salah, manihot utilisima, dan masih ada beberapa manihot lainnya, silahkan cari sendiri di wikipedia. Nama yang kita kenal adalah ubi kayu alias singkong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari satu tujuan tadi, singkong sudah memenuhi syarat, meski dia bukan satu-satunya makanan "pelancar BAB", banyak juga jenis makanan lainnya, bisa berupa jenis ubi selain singkong yang kita bahas, buah-buahan yang kita juga tahu ada lebih dari satu jenis, dan mungkin masih banyak jenis makanan dan minuman yang lebih alami dari produk pabrik. Kalau bentuknya kurang keren, kurang praktis, ya memang sih. Tapi kalo sampe singkong kukus bisa diproduksi pabrik juga, kayaknya bisa juga tampil keren :D masih saya bayangkan, singkong kukus rasa original, singkong kukus rasa ........ :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin bisa dibandingkan dengan roti, jaman dulu, roti dibuat manual, dengan tangan, cara yang rumit, waktu yang lama, dengan sekarang ini, roti bisa dibuat dengan otomatis (sudah ada pabrik roti yang katanya full otomatis di Jatim, di Jateng ato di Jabar saya belum tahu), dan sekarang dari tepung menjadi roti siap makan tidak lebih dari 3 jam. Tapi kali ini, yang diproduksi (dalam bayangan saya) adalah singkong :D mungkin ada yang mau merealisasikan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke singkong sebagai topik kali ini, untuk mengurangi rasa yang selalu itu-itu aja, bisa kita olah menjadi macam-macam juga, resep-resep bisa dengan mudah kita temukan pada majalah kuliner, web kuliner. Saya yakin bakal menemukan banyak nama makanan yang berbahan dasar singkong ini, mungkin bisa dibuat menjadi jadwal menu kita selama setahun penuh tanpa mengulang menu pertama :D siapa tahu ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang saya yakin tidak bakal anda semua temukan dari web lain kecuali dari blog saya ini, resep sederhana untuk makan singkong kukus. Mula-mula siapkan singkong, kukus seperti biasa, tidak ada yang penting dan tidak ada yang berbeda pada bagian ini, hanya pastikan anda tidak menaburkan gula pasir atau "menciprati" dengan air gula (saya belum menemukan kata dalam bahasa Indonesia yang sesuai untuk ini). Mungkin lebih cocok dengan sedikit rasa asin, dan itu terserah selera masing-masing :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian terpenting adalah bumbunya. Ini juga relatif, terserah pada resep masing-masing, siapkan sambal dan kecap manis. Kalau susah menebak sambal kecap seperti apa yang saya maksud, saya juga tidak bisa mendeskripsikan lebih jelas, sambal ini termasuk dalam paket ayam goreng, atau bandeng goreng, otak-otak bandeng, bandeng presto. Sambalnya jenis sambal  tumis, bukan jenis sambal instan. Silahkan dicoba, karena saya sendiri sudah mencobanya, dan rasanya enak :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-4713269188041385800?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/4713269188041385800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=4713269188041385800' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4713269188041385800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4713269188041385800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/09/back-to-nature.html' title='Back to Nature'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-9057985399588481290</id><published>2008-09-13T09:57:00.004+07:00</published><updated>2011-10-14T12:12:57.334+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Melanjutkan Pesan'/><title type='text'>Jagalah Budaya Indonesia</title><content type='html'>KISAH SEDIH DARI BALI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah sedih dialami Desak Suarti, seorang  pengerajin perak dari&lt;br /&gt;Gianyar, Bali. Pada mulanya, Desak menjual karyanya  kepada seorang&lt;br /&gt;konsumen di luar negeri. Orang ini kemudian mematenkan desain  tersebut.&lt;br /&gt;Beberapa waktu kemudian, Desak hendak mengekspor kembali  karyanya.&lt;br /&gt;Tiba-tiba, ia dituduh melanggar Trade Related Intellectual  Property&lt;br /&gt;Rights (TRIPs). Wanita inipun harus berurusan dengan  WTO.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Susah sekarang, kami semuanya khawatir, jangan-jangan nanti  beberapa motif&lt;br /&gt;asli Bali seperti `patra punggal', `batun poh', dan beberapa  motif&lt;br /&gt;lainnya juga dipatenkan" kata Desak Suarti dalam sebuah  wawancara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah sedih Desak Suarti ternyata tidak berhenti sampai di  sana.&lt;br /&gt;Ratusan pengrajin, seniman, serta desainer di Bali kini resah  menyusul&lt;br /&gt;dipatenkannya beberapa motif desain asli Bali oleh warga negara  asing.&lt;br /&gt;Tindakan warga asing yang mempatenkan desain warisan leluhur orang  Bali ini&lt;br /&gt;membuat seniman, pengrajin,&lt;br /&gt;serta desainer takut untuk  berkarya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu desainer yang ikut merasa resah adalah Anak Agung  Anom Pujastawa.&lt;br /&gt;Semenjak dipatenkannya beberapa motif desain asli Bali oleh  warga asing,&lt;br /&gt;Agung kini merasa tak bebas berkarya. "Sebelumnya, dalam satu  bulan saya&lt;br /&gt;bisa menghasilkan 30 karya desain perhiasan perak. Karena  dihinggapi rasa&lt;br /&gt;cemas, sekarang saya tidak bisa menghasilkan satu desain  pun," ujarnya hari&lt;br /&gt;ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potret&lt;br /&gt;di atas adalah salah satu gambaran  permasalahan perlindungan budaya di&lt;br /&gt;tanah air. Cerita ini menambah daftar  budaya indonesia yang dicuri, diklaim&lt;br /&gt;atau dipatenkan oleh negara lain,  seperti Batik Adidas,&lt;br /&gt;Sambal Balido, Tempe, Lakon Ilagaligo, Ukiran Jepara,  Kopi Toraja, Kopi&lt;br /&gt;Aceh, Reog Ponorogo, Lag Rasa Sayang Sayange, dan lain  sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LANGKAH KE DEPAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia harus bangkit dan  melakukan sesuatu. Hal inilah yang&lt;br /&gt;melatarbelakangi berdirinya Indonesian  Archipelago Culture&lt;br /&gt;Initiatives (IACI), informasi lebih jauh dapat dilihat  di&lt;br /&gt;&lt;a href="http://budaya-indonesia.org/"&gt;http://budaya-indonesia.org/&lt;/a&gt; .  Untuk dapat mencegah agar kejadian di atas&lt;br /&gt;tidak terus berlanjut,&lt;br /&gt;kita  harus melakukan sesuatu. Setidaknya ada 2 hal perlu kita secara&lt;br /&gt;sinergis,  yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mendukung upaya perlindungan budaya Indonesia secara  hukum.&lt;br /&gt;Kepada rekan-rekan sebangsa dan setanah air yang memiliki  kepedulian&lt;br /&gt;(baik bantuan ide, tenaga maupun donasi) di bagian ini, harap &lt;br /&gt;menggubungi IACI di email: &lt;a href="mailto:office@budaya-indonesia.org"&gt;office@budaya-indonesia.org&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;&lt;a href="mailto:office%40budaya-indonesia.org"&gt;mailto:office%40budaya-indonesia.org&lt;/a&gt;&amp;gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mendukung proses pendataan kekayaan budaya Indonesia.&lt;br /&gt;Perlindungan  hukum tanpa data yang baik tidak akan bekerja secara&lt;br /&gt;optimal. Jadi, jika  temen-temen memiliki koleksi gambar, lagu atau&lt;br /&gt;video tentang budaya  Indonesia, mohon upload ke situs PERPUSTAKAAN&lt;br /&gt;DIGITAL&lt;br /&gt;BUDAYA INDONESIA,  dengan alamat &lt;a href="http://budaya-indonesia.org/"&gt;http://budaya-indonesia.org/&lt;/a&gt; Jika  Anda&lt;br /&gt;memiliki kesulitan untuk mengupload data, silahkan menggubungi IACI  di&lt;br /&gt;email: &lt;a href="mailto:office@budaya"&gt;office@budaya&lt;/a&gt;-  indonesia.org&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-9057985399588481290?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/9057985399588481290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=9057985399588481290' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/9057985399588481290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/9057985399588481290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/09/jagalah-budaya-indonesia.html' title='Jagalah Budaya Indonesia'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-1671633627647893440</id><published>2008-09-10T23:27:00.004+07:00</published><updated>2011-10-14T12:13:44.992+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penting'/><title type='text'>Plagiat ????</title><content type='html'>Bagi kalian yang membaca isi blog ini, mungkin ada sedikit rasa curiga, kenapa isinya sama persis dengan meinardi.wordpress.com ??? :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sama persis, karena rencananya blog di wordpress, kalo istilah pejabat, dibekukan. Jadi update selanjutnya pada blogspot. Harap maklum :D gak terlalu banyak waktu senggang untuk bisa posting pada 2 blog. Lebih enak maintain pada satu blog saja, dan kali ini tidak ditujukan hanya untuk bidang IT seperti pada blog saya di wordpress. Memang mungkin masih ada posting dengan tema IT juga nantinya.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Perlu diketahui, saya mencoba untuk tidak asal copas, semua posting pasti hasil pikiran saya sendiri, seandainya harus copas untuk coding, pastinya sudah saya coba dahulu, dan tentunya tidak saya copas seluruhnya, hanya bagian-bagian yang saya anggap perlu untuk diposting. Bila ternyata ada posting yang 100% persis dengan blog lain, saya pastikan hal itu tidak akan melanggar hak cipta orang lain :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-1671633627647893440?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/1671633627647893440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=1671633627647893440' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/1671633627647893440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/1671633627647893440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/09/plagiat.html' title='Plagiat ????'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-4849148712612793550</id><published>2008-09-10T23:26:00.005+07:00</published><updated>2011-10-14T12:14:06.894+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mikrotik'/><title type='text'>Instalasi dan Setup Mikrotik</title><content type='html'>Bagi admin jaringan yang membawahi beberapa komputer, dimana membutuhkan tool untuk membagi koneksi internet, saat ini sudah tersedia banyak pilihan. Salah satunya adalah MIKROTIK. Tool ini, menurut saya, termasuk paling mudah dalam administrasinya, meski saya juga belum masuk kategori expert di mikrotik. Hanya berbekal browsing di google, cukup banyak informasi yang bisa didapat dalam bahasa indonesia, tentunya dari blogger indonesia juga.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Proses Instalasi Mikrotik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Booting komputer yang akan diinstall mikrotik menggunakan cd (bootable), perlu diperhatikan bahwa seluruh isi harddisk akan dihapus total. Pada layar, akan ditampilkan package-package yang tersedia, dan hanya package "system" yang terpilih. Tekan "a" untuk memilih semua package yang tersedia, secara otomatis semua package akan dipilih. Kemudian akan muncul pertanyaan "Keep old configuration ?" jawab "n" ( no ) bila proses ini adalah instalasi pertama kali. Kemudian tekan "y" untuk menjalankan proses instalasi. Setelah semua package terinstal, tekan "Enter" untuk reboot, dan keluarkan cd installer. Proses instalasi mikrotik telah selesai. Proses ini hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja, karena installer hanya berukuran sekitar 15MB. Pada artikel ini, versi mikrotik yang digunakan adalah MikroTik RouterOS 2.9.27.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setting Awal Mikrotik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah proses instalasi sukses, selanjutnya ke tahap setting. Untuk bisa masuk ke menu setting, anda harus login dulu. Default user adalah admin dengan password kosong. Setting awal harus dilakukan pada server, namun selanjutnya bisa di-remote setelah IP di-setting karena secara default, ssh server sudah aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengakses mikrotik, tersedia 3 pilihan, yaitu melalui web browser, melalui winbox setelah didownload dari web browser, dan yang terakhir melalui ssh client, bisa menggunakan ssh client yang banyak tersedia di internet, salah satunya adalah putty. Dalam dokumentasi ini, seluruh proses setup mengunakan ssh client, untuk menggunakan kelebihan dari ssh client yang bisa copy paste bila membutuhkan setting yang berulang-ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk keamanan, ubah password admin, yang semula kosong.&lt;br /&gt;[admin@MikroTik] &gt; password&lt;br /&gt;old password:&lt;br /&gt;new password: *********&lt;br /&gt;retype new password: *********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengubah nama server mikrotik, gunakan perintah dibawah ini.&lt;br /&gt;[admin@MikroTik] &gt; system identity set name=ServerTik&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat interface yang sudah di-detect saat proses instalasi.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; interface print&lt;br /&gt;Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running&lt;br /&gt;# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU&lt;br /&gt;0 R ether1 ether 0 0 1500&lt;br /&gt;1 R ether2 ether 0 0 1500&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubah nama ether1 dan ether2 menjadi INTRANET dan SPEEDY.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; interface edit 0&lt;br /&gt;value-name:name&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tampil nama interface semula, ubah sesuai kebutuhan, dalam hal ini, ether1 menjadi INTRANET dan ether2 menjadi SPEEDY.&lt;br /&gt;Bila ingin melihat setting apa saja yang bisa di-edit, tekan “?”, hal ini berlaku untuk edit pada setting manapun yang tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, set IP address masing2 ethernet card, diasumsikan untuk address local menggunakan 192.168.1.x dan address internet disamakan dengan address pada modem 10.0.0.x.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip address add address=192.168.1.101 netmask=255.255.255.0 interface=INTRANET&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip address add address=10.0.0.100 netmask=255.255.255.0 interface=SPEEDY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi IP address sekarang.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip address print&lt;br /&gt;Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic&lt;br /&gt;# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE&lt;br /&gt;0 192.168.1.101/24 192.168.1.0 192.168.1.255 INTRANET&lt;br /&gt;1 10.0.0.100/24 10.0.0.0 10.0.0.255 SPEEDY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghubungkan ( route ) INTRANET ke SPEEDY, menggunakan gateway.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip route add gateway=10.0.0.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setting setelah penambahan gateway. Gateway yang baru ditambahkan berada pada nomor 2.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip route print&lt;br /&gt;Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic,&lt;br /&gt;C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf&lt;br /&gt;# DST-ADDRESS PREF-SRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE&lt;br /&gt;0 ADC 10.0.0.0/24 10.0.0.100 SPEEDY&lt;br /&gt;1 ADC 192.168.1.0/24 192.168.1.101 INTRANET&lt;br /&gt;2 A S 0.0.0.0/0 r 10.0.0.2 SPEEDY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cek setting yang telah dilakukan, dengan melakukan “ping” ke gateway.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ping 10.0.0.2&lt;br /&gt;10.0.0.2 64 byte ping: ttl=255 time=1 ms&lt;br /&gt;10.0.0.2 64 byte ping: ttl=255 time=1 ms&lt;br /&gt;2 packets transmitted, 2 packets received, 0% packet loss&lt;br /&gt;round-trip min/avg/max = 1/1.0/1 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Set DNS pada mikrotik router.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diasumsikan terdapat web server local, sehingga setting DNS diarahkan ke local dahulu, bila tidak ditemukan, baru diarahkan ke server DNS internet, untuk request ke internet, perlu di-allow “yes”.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip dns set primary-dns=192.168.1.103 allow-remote-requests=no&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip dns set secondary-dns=10.0.0.2 allow-remote-requests=yes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfigurasi DNS setelah setting diatas.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip dns print&lt;br /&gt;primary-dns: 192.168.1.103&lt;br /&gt;secondary-dns: 10.0.0.2&lt;br /&gt;allow-remote-requests: yes&lt;br /&gt;cache-size: 2048KiB&lt;br /&gt;cache-max-ttl: 1w&lt;br /&gt;cache-used: 338KiB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cek akses internet dengan “ping” ke domain external.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ping google.com&lt;br /&gt;72.14.207.99 64 byte ping: ttl=234 time=322 ms&lt;br /&gt;72.14.207.99 64 byte ping: ttl=234 time=684 ms&lt;br /&gt;72.14.207.99 64 byte ping: ttl=232 time=327 ms&lt;br /&gt;3 packets transmitted, 3 packets received, 0% packet loss&lt;br /&gt;round-trip min/avg/max = 322/444.3/684 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila mikrotik digunakan sebagai gateway internet, maka perlu di set masquerading.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip firewall nat add action=masquerade out-interface=SPEEDY chain=srcnat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cek setting masquerade.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip firewall nat print&lt;br /&gt;Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0 chain=srcnat out-interface=SPEEDY action=masquerade&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setting Sebagai DCHP Server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ada client yang menggunakan IP dynamic, maka server DHCP perlu di set dan diaktifkan.&lt;br /&gt;Buat setting DHCP pool, dalam hal ini, dibatasi dari 220-225.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.1.220-192.168.1.225&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahkan DHCP network dan gateway yang akan didistribusikan ke client.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip dhcp-server network add address=192.168.1.0/24 gateway=192.168.1.101&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghubungkan DHCP server ke jaringan local dengan address pool diatas.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip dhcp-server add interface=INTRANET address-pool=dhcp-pool&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setting DHCP setelah langkah diatas.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip dhcp-server print&lt;br /&gt;Flags: X - disabled, I - invalid&lt;br /&gt;# NAME INTERFACE RELAY ADDRESS-POOL LEASE-TIME ADD-ARP&lt;br /&gt;0 x dhcp1 INTRANET dhcp-pool 3d&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada display diatas, masih terdapat tanda x, yang berarti setting DHCP tersebut belum aktif, aktifkan dengan perintah sebagai berikut.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip dhcp-server enable 0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada client, bila menggunakan fixed IP address, maka yang perlu diisi adalah :&lt;br /&gt;IP address : x.x.x.x&lt;br /&gt;Subnet mask : 255.255.255.0&lt;br /&gt;Default gateway : 192.168.1.101 ( server mikrotik )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Preffered DNS server : 192.168.1.101 ( server mikrotik )&lt;br /&gt;Alternate DNS server : 192.168.1.103 ( server DNS local )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila client menggunakan dynamic address :&lt;br /&gt;Aktifkan “Obtain an IP address automatically”&lt;br /&gt;Aktifkan “Obtain DNS server address automatically”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membatasi bandwidth per-IP user dengan simple queue.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; queue simpe add name="client01" target-addresses=192.168.1.111/32 dst-address=0.0.0.0/0 interface=all parent=none direction=both priority=8 queue=default/default limit-at=50000/75000 max-limit=75000/100000 total-queue=default&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai bagian ini, mikrotik sudah bisa difungsikan sebagai internet gateway. Bagian dibawah adalah pembatasan bandwith masing-masing user dan setting security.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firewall&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filter firewall standard.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip firewall filter add chain=input connection-state=invalid action=drop&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip firewall filter add chain=input protocol=udp action=accept&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip firewall filter add chain=input protocol=icmp action=accept&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip firewall filter add chain=input in-interface=intranet action=accept&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; ip firewall filter add chain=input in-interface=internet action=accept&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Backup, Restore, Export dan Import Setting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Backup berlaku untuk semua setting yang ada saat itu.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; system backup save name=backup_setting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Restore berlaku untuk semua setting yang ada saat itu.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; system backup load name=backup_setting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Export berlaku untuk semua setting pada directory aktif saat itu. Contoh : bila aktif pada directory simple queue, maka hanya directory tersebut yang disimpan ke file. Sehingga, bila aktif pada directory root “/” maka semua setting akan diexport.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; queue simple export file=simple_queue&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Import hanya berjalan dari root “/” dan hanya berlaku untuk file dengan ext .rsc.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; import simple_queue.rsc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua perintah diatas, berhubungan dengan file yang disimpan pada directory /file.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; file print&lt;br /&gt;# NAME TYPE SIZE CREATION-TIME&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;3 backup_setting.backup backup 85383 dec/08/2007 14:18:52&lt;br /&gt;4 simple_queue.rsc script 3245 dec/08/2007 14:27:47&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan export dan backup terletak pada file hasil, dimana file hasil dari backup berupa file binary dan file dari proses export berupa text file, dan hal itu merupakan suatu kelebihan, misal bisa dicetak untuk dokumentasi dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Script dan Schedule&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setting schedule auto shutdown. Pertama buat script shutdown dalam contoh ini diberi nama “autodown”.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; system script add name="autodown" source="system shutdown"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian buat schedule untuk shutdown.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; system scheduler add name="mikrotikdown" on-event=autodown start-date=nov/19/2007 start-time=18:10:00 interval=1d&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memudahkan backup, selain disimpan pada server mikrotik sendiri, perlu juga di simpan pada komputer, lain, salah satu alternatif pengiriman file otomatis adalah menggunakan email, selain itu, bisa juga dilakukan dengan menggunakan ftp.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; system script add name=”autobackup” source”/ export file=backup_setting\n/ tool e-mail send to=meinardi@yahoo.co.id subject=”backup setting mikrotik” from=servertik@yahoo.co.id body=”file backup setting mikrotik” server=192.168.1.103 file=”backup_setting.rsc”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian buat schedule untuk backup mingguan.&lt;br /&gt;[admin@ServerTik] &gt; system scheduler add name="mikrotikbackup" on-event=autobackup start-date=dec/10/2007 start-time=08:30:00 interval=1w&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima Kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini dirangkum dari banyak artikel hasil search dari google, kemudian diambil sesuai kebutuhan penulis, sehingga mohon maaf bila ada yang merasa artikelnya di-comot tanpa ijin. Terima kasih kepada siapa saja yang artikelnya saya contek.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-4849148712612793550?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/4849148712612793550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=4849148712612793550' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4849148712612793550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4849148712612793550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/09/instalasi-dan-setup-mikrotik.html' title='Instalasi dan Setup Mikrotik'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-3793097060327362892</id><published>2008-09-10T23:25:00.003+07:00</published><updated>2011-10-14T12:14:53.816+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iseng'/><title type='text'>Puff the Magic Dragon</title><content type='html'>Milih-milih file mp3 buat didengerin sambil buat program, nemu lagu Puff the Magic Dragon, yang nyanyi kali ini Seal. Pas pertama denger dulu, liriknya bagus, jadi seharian di kantor dengerin 1 lagu itu aja muter-muter pake winamp plus headphone :D&lt;br /&gt;Iseng2, googling, cari info apa aja tentang lagu itu, nemu beberapa link berisi lirik lagu, ada juga lirik beserta penafsiran kalo lagu itu berisi sandi2 antara pengedar narkotik, ada juga link di multiply, baik yang potongan lagu, ato yang lengkap, dan penyanyinya beda2, ternyata lagu ini cukup terkenal juga, sampe2 dinyanyikan beberapa kali.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Malam ini milih cuma 5 lagu aja, ada lagi lagu yang berkesan, numa-numa, soundtrack dari film chicken little. Jadi inget pas lebaran 2006 jalan2 ke Ijen dan Bromo, ada foto2-nya di www.friendster.com/meinardi&lt;br /&gt;Mulai dari perjalanan tengah malam dari surabaya ke Ijen, sampe seharian kelaparan, hanya sarapan nasi goreng plus mie gelas, baru bisa makan pas malemnya. Masih banyak kejadian lain, cukup itu aja buat umum :D lainnya konsumsi team jalan2 saat itu aja deh :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"PUFF THE MAGIC DRAGON"&lt;br /&gt;by Yarrow/Lipton&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puff the Magic Dragon lived by the sea&lt;br /&gt;and frolicked in the autumn mist in a land called HONALEE,&lt;br /&gt;Little Jackie Paper loved that rascal Puff&lt;br /&gt;and brought him strings and sealing wax and other fancy stuff.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, Puff the Magic Dragon lived by the sea&lt;br /&gt;and frolicked in the autumn mist in a land called HONALEE,&lt;br /&gt;Puff the Magic Dragon lived by the sea&lt;br /&gt;and frolicked in the autumn mist in a land called HONALEE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Together they would travel on a boat with billowed sail,&lt;br /&gt;Jackie kept a look out perched on Puff's gigantic tail.&lt;br /&gt;Noble Kings and princes would bow whene'er they came,&lt;br /&gt;pirate ships would lower their flag when Puff roared out his name.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, Puff the Magic Dragon lived by the sea&lt;br /&gt;and frolicked in the autumn mist in a land called HONALEE,&lt;br /&gt;Puff the Magic Dragon lived by the sea&lt;br /&gt;and frolicked in the autumn mist in a land called HONALEE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A dragon lives forever, but not so little boys&lt;br /&gt;painted wings and giant's rings make way for other toys.&lt;br /&gt;One grey night it happened Jackie Paper came no more&lt;br /&gt;and Puff that Mighty Dragon, he ceased his fearless roar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;His head was bent in sorrow, green scales fell like rain,&lt;br /&gt;Puff no longer went to play along the cherry lane.&lt;br /&gt;Without his life-long friend, Puff could not be brave&lt;br /&gt;so Puff that Mighty Dragon sadly slipped into his cave.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, Puff the Magic Dragon lived by the sea&lt;br /&gt;and frolicked in the autumn mist in a land called HONALEE,&lt;br /&gt;Puff the Magic Dragon lived by the sea&lt;br /&gt;and frolicked in the autumn mist in a land called HONALEE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini penafsirannya, link-nya lupa darimana, gak dicatet sih :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puff = asap&lt;br /&gt;dragon = ganja (dragg)&lt;br /&gt;frolic = bermain dengan sangat gembira&lt;br /&gt;jackie paper = kertas&lt;br /&gt;strings = tali (utk pengikat)&lt;br /&gt;sealing wax = wax (utk bahan kedap, spy tidak lembab &amp; bau tidak keluar)&lt;br /&gt;fancy stuff = peralatan lainnya&lt;br /&gt;travel on boat = pengiriman lewat laut&lt;br /&gt;kept a look out = mengawasi&lt;br /&gt;Noble Kings and princes = pemerintah&lt;br /&gt;pirate = bajak laut&lt;br /&gt;A dragon lives forever = smp skrg narkotik masih ada :D&lt;br /&gt;but not so little boys = pemakai berganti2, yg lama sudah mati :p&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-3793097060327362892?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/3793097060327362892/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=3793097060327362892' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/3793097060327362892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/3793097060327362892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/09/puff-magic-dragon.html' title='Puff the Magic Dragon'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-4790961186905671491</id><published>2008-09-10T23:13:00.003+07:00</published><updated>2011-10-14T12:15:08.524+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Delphi'/><title type='text'>Pusing dengan Comport</title><content type='html'>Malam ini, seperti biasa, lagi buat program. Aplikasi sms dengan GSM modem, sempat ada masalah di hari-hari pertama belajar AT command, mulai dari modem yang tidak merespon perintah yang dikirim dari program, tapi bila menggunakan hyper terminal modem bisa merespon :( bikin stress juga. Dicoba segala macam setting delay pada send &amp; receive, tetap tidak ada respon. Dicoba ke modem internal pada laptop, modem merespon, padahal program yang digunakan sama. Jadi bingung juga, apa beda antara modem internal dan modem gsm yang aku pakai.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa kali coba-coba, akhirnya menyerah, posting pertanyaan ke milis trus coba pake program teman, programnya sederhana, ada space untuk data yang dikirim dan space tersendiri untuk data yang diterima. ANEHnya program itu bisa, jengkel juga, karena yang ngasih component (pake program delphi, dengan component comport) ke dia itu aku sendiri, termasuk contoh sederhana pemakaiannya, seingatku.&lt;br /&gt;Kejadian ini bukan yang pertama, dan kasusnya sama semua, penerimaan data tidak bisa sempurna, ada beberapa yang hilang atau ada penambahan byte-byte aneh. Akhirnya minta sourcenya, comport aku copy, jadi property-nya ikut tercopy. BISA !!!! Heran juga, apa yang salah dengan buatanku sendiri. Setelah Dicoba-coba beberapa menit, mulai membandingkan setting property yang biasa kupakai dengan setting temanku, dia menekankan pada delay send &amp; receive, seperti sarannya pada kasus sebelumnya. Tetap saja gak keluar respon dari modem, akhirnya pulang dulu, besok cek email dari kantor aja.&lt;br /&gt;Dari email balasan beberapa hari kemudian, dan cuma ada satu, bilang kalo mungkin ada property RTS, CTS, dkk yang harus di-set. Baru terpikir, mungkin juga flag2 itu berpengaruh, karena modem gsm itu I/O-nya RS232, connect ke laptop pakai port usb dengan converter USB to RS232. Mungkin converter itu yang butuh status dari flag tersebut, sedangkan modem internal kenapa kok bisa tanpa set flag, ya belum tau, mungkin pin-pin yang digunakan seperti konfigurasi kabel RS232 pada laplink.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama coba DTR diaktifkan, modem tetap belum ada respon, DTR di-disable lagi, ganti RTS enable, program jalan, dan modem merespon :D thx to Tjeng Budi. Setelah modem bisa merespon, baru mulai coba-coba set property ke default. Dari percobaan, ternyata hanya flag RTS dan TimeOuts -&gt; ReadInterval yang berpengaruh pada penerimaan data, pengiriman data tidak terjadi masalah, jadi setting default lancar-lancar aja. RTS harus di-enable karena mungkin converter (atau modem-nya) tidak mengirimkan respon bila dia tidak dikasih ijin untuk kirim data.&lt;br /&gt;Mulai paham dikit-dikit tentang AT command, mulai masuk ke yang berat, kirim dan baca sms, setelah sebelumnya hanya command ATE0, ATE1, CFUN dan perintah-perintah sederhana lainnya. Belum timbul masalah sampai sejauh ini. Masalah lama timbul lagi saat berurusan dengan sms :( data yang dikirimkan modem tidak bisa dengan lengkap diterima oleh program. Semasa praktikum di kampus dulu, semua setting default dan hanya 1 baris program bisa menerima data yang dikirimkan oleh komputer lain, karena saat itu mata kuliah jaringan komputer. Hanya dengan Comport.ReadStr(lstr, Count); program menghasilkan string yang dikirimkan dari komputer lain, waktu itu, aplikasi chatting sederhana antar 2 komputer dengan kabel RS232 (laplink).&lt;br /&gt;Nilai pada var Count sejumlah panjang string yang dikirim dari komputer lain. Tapi pada modem (kali ini) dan beberapa aplikasi yang dibuat untuk komunikasi dengan microcontroller MCS, data yang diterima terbagi jadi beberapa bagian, meski yang buat alat bersikeras kalo dia mengirimkan data-nya dalam 1 paket tanpa ada delay apapun. Data terpotong dengan panjang yang tidak sama, kadang 4 byte, 7 byte, 10 byte, gak ada pola sedikitpun. Dulu sempat ubah read time-out dengan macam-macam nilai, ternyata tetap terpotong. Akhirnya pakai cara pasrah, buat 1 variabel tambahan, khusus untuk menampung apapun data yang diterima, dan dibaca tiap 1 detik dengan timer, karena data yang dikirim adalah protocol, jadi ada start byte, panjang data, tanpa ada stop byte, tapi masih bisa dilacak dengan 2 patokan itu.&lt;br /&gt;Penasaran dengan kejadian itu, email lagi (japri) ke TB, cerita masalah potongan data itu, siapa tau dia punya pendapat yang berbeda. Dia berpendapat, kalo alat (selain komputer) mengirimkan data per byte, hanya saja waktunya beruntun, jadi data yang diterima panjangnya bisa terpotong, kali ini terpotongnya karena apa, anggap aja masalah hardware, dari sisi program, bisa diterima kalo alat ternyata mengirimkan per byte. Akhirnya cara lama dengan variabel tambahan tetap dipakai, hanya kali ini dengan lebih yakin kalo kondisinya memang begitu, jadi ada beberapa perbaikan dari cara programming proyek sebelumnya.&lt;br /&gt;sempat ada rencana cadangan untuk mengamati data yang lewat pada kabel serial, namun sementara ini tidak perlu dilakukan, sejauh ini sudah sukses ber-AT command dengan modem. Caranya bisa disamakan dengan menyadap kabel telepon, ada 2 pihak yang berkomunikasi, dan ditengah-tengah disadap dengan telepon biasa (sederhananya paralel), tapi kali ini data yang lewat adalah digital, jadi perlu alat tambahan yang tentunya masuk keahlian anak elektro :D Omong-omong tentang sadap-menyadap telepon, jadi ingat masa-masa sma dulu, nyadap telp rumah, trus direkam di tape recorder, besoknya dipinjamkan ke teman-teman :D bahas di artikel lain aja nanti, kalo mood nulis muncul seperti sekarang ini :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-4790961186905671491?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/4790961186905671491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=4790961186905671491' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4790961186905671491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4790961186905671491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/09/pusing-dengan-comport.html' title='Pusing dengan Comport'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-794192891774054432</id><published>2008-09-09T09:24:00.005+07:00</published><updated>2011-10-14T12:16:02.386+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Delphi'/><title type='text'>Melihat Seluruh Daftar ODBC yang Ada</title><content type='html'>Bagi programmer delphi, mengakses registry windows kadang kala diperlukan. Baik sekedar membaca setting aplikasi lain, atau mungkin menambah entry untuk aplikasi yang kita buat. Fungsi registry berdasarkan artikel-artikel yang pernah penulis baca, digunakan untuk menggantikan file INI, yang dirasa semakin banyak, dan bertebaran. File INI juga memiliki batasan ukuran, pada windows 95, besar file memiliki batasan tertentu. Dari semua batasan-batasan yang ada, akhirnya dibuatlah registry untuk mengatasi semua masalah tersebut. Meskipun sudah menghasilkan solusi baru, ternyata ada suatu batasan lagi, atau memang sengaja dibuat seperti itu ??? Isi registry, setelah dihapus, ukuran file DAT-nya, tidak berkurang. Hal ini mungkin disengaja oleh microsoft, agar entry apapun dalam registry, bisa dibaca kembali, contohnya pada program yang digunakan untuk operasi software bajakan belum lama ini, semua aplikasi yang pernah diinstall, muncul.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk menggunakan setting ODBC yang telah dibuat, dapat diambil dari registry. Dimana semua setting ODBC tersebut disimpan. Setting tersebut mungkin bisa berbeda pada masing-masing user, karena terletak pada root HKEY_CURRENT_USER. Procedure dibawah ini mengambil setting ODBC yang sudah dibuat dan ditampilkan pada combobox. Namun tidak ada checking tipe database yang akan dibaca. Hal ini berkaitan dengan connection string nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;procedure TForm1.CRGetODBC;&lt;br /&gt;var&lt;br /&gt;lreg : TRegistry;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;ComboBox1.Items.Clear;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lreg := TRegistry.Create;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;try&lt;br /&gt;lreg.RootKey := HKEY_CURRENT_USER;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;if lreg.OpenKey('SoftwareODBCODBC.INIODBC Data Sources', False) then&lt;br /&gt;lreg.GetValueNames(ComboBox1.Items);&lt;br /&gt;finally&lt;br /&gt;lreg.CloseKey;&lt;br /&gt;FreeAndNil(lreg);&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita berhasil menampilkan ODBC yang ada, pastinya kita menuju ke tahap selanjutnya, yaitu melakukan koneksi ke database sesuai dengan ODBC yang telah kita pilih. Function dibawah ini bertugas untuk membaca nama server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;function TForm1.CRGetServerName : string;&lt;br /&gt;var&lt;br /&gt;lstr : string;&lt;br /&gt;lreg : TRegistry;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;lstr := '';&lt;br /&gt;lreg := TRegistry.Create;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;try&lt;br /&gt;lreg.RootKey := HKEY_CURRENT_USER;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;if lreg.OpenKey('SoftwareODBCODBC.INI' + ComboBox1.Text, False) then&lt;br /&gt;lstr := lreg.ReadString('ServerName');&lt;br /&gt;finally&lt;br /&gt;lreg.CloseKey;&lt;br /&gt;FreeAndNil(lreg);&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;result := lstr;&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menggunakan setting diatas, kita coba buat connection string pada komponen ADOConnection, hanya untuk mendapatkan pola text yang dibuat. Kemudian, kita ganti nama data source sesuai combobox yang kita pilih. Perlu diingat, bahwa setting yang dibuat valid (hanya) pada jenis database server tertentu. Dalam kasus ini, diasumsikan kita memiliki beberapa database dengan jenis yang sama, sehingga connection string tidak berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini contoh connection string yang digunakan sebagai standard :&lt;br /&gt;Provider=MSDASQL.1;Password=mypass;Persist Security Info=True;User ID=edp;Data Source=accdb_servertest&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada proses connect, proses utamanya seperti dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lodbc := ComboBox1.Text;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;if lodbc &amp;lt;&amp;gt; '' then&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;ADOConnection1.Close;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lstr := 'Provider=MSDASQL.1;Password=administrator;Persist Security Info=True;User ID=sa;Data Source=' + lodbc;&lt;br /&gt;ADOConnection1.ConnectionString := lstr;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;try&lt;br /&gt;ADOConnection1.Open;&lt;br /&gt;except&lt;br /&gt;messagedlg('Gagal melakukan koneksi.',mtError,[mbok],0);&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh diatas berjalan pada windows 2000 dan windows XP, untuk windows 98 dan windows Vista, belum dicoba, karena saya tidak menggunakan versi tersebut.&lt;br /&gt;Demikian contoh sederhana cara koneksi dan pemilihan setting ODBC.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-794192891774054432?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/794192891774054432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=794192891774054432' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/794192891774054432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/794192891774054432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/09/melihat-seluruh-daftar-odbc-yang-ada.html' title='Melihat Seluruh Daftar ODBC yang Ada'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6387414522232281472.post-4881014686183935410</id><published>2008-08-03T01:50:00.002+07:00</published><updated>2011-10-14T12:16:35.674+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>ISO oh ISO</title><content type='html'>Dua minggu ini, team EDP (tiiiiiittttttt - sensor) sangat sibuk, mendadak ada perintah untuk ikut dalam audit ISO beberapa minggu ke depan. Dari semula yang gak pernah tau apapun tentang ISO, harus belajar dalam 2 minggu ini untuk buat semua dokumentasi ISO sebaik mungkin. Contek sana, contek sini, akhirnya selesai satu tahap dokumentasi PSO (singkatan dari apa ya ???). Konsultasi sama konsultan ISO, dan didampingi orang QA, akhirnya ada beberapa bagian PSO tadi yang harus direvisi.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=28788" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" height="60" src="http://www.marketiva.com/images/banners/ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Proses revisi kira-kira membutuhkan 2 hari, termasuk menambah beberapa isu yang perlu dibuat PSO-nya. Ternyata gak cuma PSO aja yang dibuat, setelah PSO dianggap selesai oleh manajemen internal, masuk email dari orang QA, contoh-contoh dokumen SOP. Kali ini, 3 huruf yang ini artinya System Operating Procedure, bahasa lokal-nya prosedur tetap aliat protap. Yang milih kata-kata cukup pinter, dari PSO kemudian dijabarkan pada dokumen SOP, tinggal bolak-balik kata, beres :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata isinya gak semudah itu, banyak yang harus dipikirkan untuk menulis SOP tadi.  Tentunya bukan dari segi teknis, lebih banyak susahnya dari sisi rahasia perusahaan, sedetil apakah dokumentasi itu dibuat. Karena yang baca tentunya pihak konsultan dan pihak auditor, sebagai pihak eksternal yang berhak membaca dokumen tersebut. Ada dua pilihan, buat dokumentasi ganda, ato buat satu dokumen yang bener-bener detil untuk SOP tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah hampir satu minggu, SOP selesai juga. Tinggal konsultasi lagi sama pihak konsultan. Menarik juga ikut ISO. Dulu di kantor temen lagi sibuk ISO, aku jadi mikir, kapan aku ikut sibuk ngurus ISO. Akhirnya tercapai juga setelah 4 tahun kepingin. Banyak hal menarik dalam pembuatan semua dokumen ini, mulai dari menentukan poin-poin apa saja yang perlu didokumentasi, yang bisa didokumentasi, yang perlu didokumentasi, termasuk juga sejauh apa layanan yang bisa di dokumentasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak semua layanan dari EDP bisa didokumentasikan, ada beberapa yang perlu diberi batasan-batasan, karena nantinya berkaitan dengan target layanan EDP terhadap departemen lain, kalo meleset, tentunya poin negatif buat EDP, yang akan mempengaruhi penilaian kinerja EDP juga. Yang paling susah adalah keselamatan data dari kerusakan akibat hardware, atau akibat mati lampu, bahkan dari resiko virus. Karena hal itu diluar kemampuan EDP sendiri. Yang lebih menarik lagi, ada dokumentasi yang agak lucu, prosedur menyalakan dan mematikan server. Mematikan server memang harus memeriksa, adakah user yang masih connect pada database atau masih menggunakan fasilitas internet, jadi tidak asal dimatikan aja. Lucunya pada prosedur menyalakan server, karena semudah menyalakan lampu khan ??? Begitu server nyala, service-service didalamnya sudah jalan secara otomatis. Kecuali bila perlu mengubah sesuatu, baru kita login ke server dan mengubah apa yang kita butuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pengalaman selama dua minggu ini, cukup banyak hal-hal dalam lingkungan kerja EDP yang ternyata belum pernah terpikirkan. Muncul juga banyak ide seputar prosedur-prosedur birokrasi untuk memenuhi standar ISO yang disederhanakan, karena dari dokumentasinya aja sudah sangat birokratis, dan terbayang berapa banyak formulir yang harus diisi untuk minta instalasi software misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara ini dulu, lanjutannya ditambahkan setelah ada yang bisa ditulis lagi :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6387414522232281472-4881014686183935410?l=meinardi-raharjo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/feeds/4881014686183935410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6387414522232281472&amp;postID=4881014686183935410' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4881014686183935410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6387414522232281472/posts/default/4881014686183935410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meinardi-raharjo.blogspot.com/2008/08/iso-oh-iso.html' title='ISO oh ISO'/><author><name>Meinardi Raharjo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15661712291063533831</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JlBglqmE6X0/SYkCHI6HKOI/AAAAAAAAABI/k1RVaBJMGGo/S220/avatar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
